PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — ASG Expo 2026 resmi digelar selama 10 hari pada 17–26 April 2026 di Main Atrium PIK Avenue, Jakarta. Ajang ini bukan sekadar pameran, tetapi menjadi kanal distribusi demand di tengah kondisi pasar properti yang masih fluktuatif. Pengembang menghadirkan berbagai produk lintas segmen, dari hunian hingga komersial, dengan skema promo yang cukup agresif.
Event ini dibesut oleh Agung Sedayu Group dalam rangka perayaan 55 tahun perjalanan perusahaan. Fokusnya terlihat jelas, yakni menarik minat pembeli yang masih wait and see, sekaligus mengakselerasi penjualan dalam periode terbatas.
“Sebagai persembahan dari perjalanan panjang ini, kami menghadirkan property expo terbesar selama 10 hari penuh,” ujar Steven Kusumo, CEO Agung Sedayu Group.
Pameran properti ini datang di saat banyak calon pembeli masih menahan keputusan, terutama akibat faktor suku bunga dan ketidakpastian ekonomi. Dalam konteks ini, expo berfungsi sebagai “trigger point” untuk mempercepat closing.
Berbagai produk yang ditawarkan cukup luas, mulai dari residensial, apartemen, rukan, kavling, hingga hingga bizpark.
Produk-produk tersebut tersebar di PIK2, Golf Island PIK, Riverwalk Island, Gold Coast, Sedayu City Kelapa Gading, Fatmawati City Center, Green Royal, Menara Jakarta, Pesona Indah Cemara Medan serta berbagai hotel dan commercial seperti Pesona Alam, All Sedayu Kelapa Gading Hotel, Osaka PIK2 Hotel, Golden Tulip Essential PIK2 Hotel, Batavia, Aloha, dan sebagainya.
Baca Juga: IZZI BSD City Segera Rilis Tahap 2, Rumah Modern Rp1,4 Miliaran Terjual 100 Unit di Fase Awal
Variasi ini menunjukkan strategi diversifikasi target market—tidak hanya end user, tetapi juga investor.
Selain produk, insentif menjadi kunci. Promo eksklusif dan hadiah langsung seperti Vespa Primavera S150, iPhone 17, hingga berbagai home appliances. Bahkan, tersedia kesempatan mendapatkan mobil XPENG X9 Pro+, Vespa Primavera, dan Iphone 17, bagi pembeli selama expo berlangsung.
Skema seperti ini bukan hal baru, tetapi tetap efektif untuk meningkatkan conversion rate dalam waktu singkat.
Menurut Miranda DWK, Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, program hadiah dan aktivitas dirancang untuk meningkatkan engagement pengunjung selama expo berlangsung.
“Rangkaian acaranya juga akan diisi dengan panel diskusi PANI pada 18 April bersama pembicara inspiratif termasuk Trimegah Sekuritas, serta penampilan spesial dari Icun Lin yang siap memeriahkan suasana,” katanya.
Baca Juga: KPR Rumah Seken Cepat Lunas, Strategi Gupita Pangkas Tenor 15 Tahun Jadi 6 Tahun
Produk Baru dan Konsep Hunian Jadi Fokus Penawaran di ASG Expo 2026
Di luar promo, peluncuran produk baru tetap menjadi magnet utama. Salah satunya adalah konsep hunian dengan pendekatan “living in harmony with nature”—menghadirkan gaya resort dan keseimbangan hidup tropis—yang mulai banyak diadopsi pasar.
“PIK2 meluncurkan produk rumah taman, yaitu Ubud Residences di kawasan Pasir Putih, menyeimbangkan kehidupan urban modern dengan nuansa taman yang tenang dan hijau,” terang Lucia Aditjakra, Marketing Director PIK2.
Konsep ini mengarah pada kebutuhan gaya hidup pasca-pandemi—lebih hijau, lebih tenang, tetapi tetap terhubung dengan kawasan urban. Dari sisi positioning, ini jelas menyasar segmen middle-up yang mencari keseimbangan antara investasi dan kualitas hidup.
Namun, perlu dicatat, pembeli tetap harus memperhatikan beberapa faktor penting:
- Legalitas proyek dan status lahan
- Tahapan pembangunan (ready stock vs indent)
- Skema pembayaran dan bunga KPR
- Likuiditas resale di masa depan
Baca Juga: KDM Resmikan SMA Negeri 3 Jonggol di CitraIndah City, Perluas Akses Pendidikan
Tanpa kalkulasi tersebut, promo menarik bisa berubah menjadi keputusan yang kurang optimal.
Event Properti Kini Bukan Sekadar Pameran

ASG Expo 2026 juga menambahkan elemen experiential. Ada aktivitas seperti panel diskusi investasi, hiburan, hingga area keluarga seperti kids playground dan VR booth. Ini mengubah format expo dari transactional menjadi experiential marketing.
Strategi ini cukup relevan. Konsumen properti saat ini tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli cerita dan pengalaman kawasan.
Menariknya, pendekatan ini sekaligus memperluas audience—tidak hanya serious buyer, tetapi juga traffic umum yang berpotensi dikonversi menjadi leads.
Di tengah kompetisi antar pengembang, expo seperti ini menjadi alat untuk:
- Mengunci minat pasar dalam waktu terbatas
- Meningkatkan exposure brand
- Menguji respons terhadap produk baru
Baca Juga: JOMOO Smart Toilet Resmi Hadir di Indonesia, Resmikan Showroom Pertama di PIK2
ASG Expo 2026 memperlihatkan bagaimana pengembang mulai menggabungkan strategi promosi, experience, dan peluncuran produk dalam satu momentum.
Bagi pasar, ini jadi kesempatan mendapatkan harga dan insentif terbaik. Namun bagi pembeli, tetap perlu selektif dan berbasis data.
Kalau tidak, hadiah bisa didapat—tapi asetnya belum tentu optimal.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com





