(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Friday, July 19, 2024
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Direct Toll Access KM 25 Mulai Dibangun, Paramount Petals Berkembang Kian Pesat

Modifikasi akses keluar dan masuk tol ini akan dikerjakan kurang lebih sepanjang 10 km, termasuk jembatan layang sepanjang sekitar 90 meter.

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Paramount Land dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, serta Pemerintah Kabupaten Tangerang meresmikan dimulainya pembangunan (groundbreaking) direct toll access KM 25 pada jaringan Tol Jakarta-Merak, yang berlokasi di kawasan kota mandiri Paramount Petals, Tangerang, Banten, Rabu (10/7/2024).

Pembangunan infrastruktur yang berada di sisi utara Kota Paramount Petals ini juga sebagai salah satu upaya pengembang dalam upaya meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, serta memajukan ekonomi daerah.

Baca Juga: Koridor Barat Real Jakarta Masa Depan: Paramount Petals Kian Gencar Membangun Infrastruktur dan Fasilitas

M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land, menjelaskan, seiring dengan semakin meningkatnya kepadatan kendaraan di Jalan Arteri Bitung, Tangerang yang diproyeksikan akan terus meningkat, maka diperlukan adanya alternatif atau modifikasi exit tol terhadap simpang susun (interchange) Bitung.

“Paramount Land bekerjasama dengan Jasa Marga, turut berperan dalam pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas sarana dan prasarana transportasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Bitung, Tangerang serta Banten agar semakin berkembang,” kata Nawawi kepada media di sela acara tersebut.

Senada, Norman Daulay, Direktur Paramount Land mengatakan, kehadiran akses tol ini tentunya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat yang berada di wilayah Binong, Kadu, Kadu Jaya, Sukabakti, Cukanggalih, dan sekitarnya maupun ke arah selatan Tangerang.

Baca Juga: Tol Cimanggis-Cibitung Diresmikan, Ruas JORR 2 Tersambung Penuh

Pengembangan direct toll access KM 25 menurut Norman, juga telah mendapat izin pembangunan modifikasi akses masuk dan keluar Gerbang Tol Bitung (Tol Jakarta-Merak), yang diterbitkan Kementerian PUPR akhir Januari 2024 lalu.

Berdasarkan data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang Tol Bitung I sebanyak 19.000 kendaraan dan gerbang Tol Bitung 20.000 kendaraan per hari.

“Kehadiran akses pintu tol simpang susun Bitung nantinya bisa mengurangi beban kendaraan di Jalan Arteri Bitung mencapai 10-15 persen,” ungkap Norman.

Dengan adanya modifikasi exit tol ini, maka jalur transportasi dari dan ke Jakarta dapat diakses langsung oleh semua pengguna jalan.

“Sehingga kehadiran akses tol langsung KM 25 ini dapat mengurangi kemacetan di Jalan Raya Serang dan Jalan Raya Curug, serta di sekitar gerbang Tol Bitung I,” terang Norman.

Baca Juga: MAS Group Kembangkan Areum Parc, Hunian Berkonsep Korean Dreams di Bogor

Adapun modifikasi akses keluar dan masuk tol ini akan dikerjakan kurang lebih sepanjang 10 km, termasuk jembatan layang sepanjang sekitar 90 meter.

“Pembangunan akses tol ini kami targetkan akan rampung dan sudah bisa digunakan pada akhir 2025 mendatang,” ungkap Norman.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono menjelaskan, pembangunan infrastruktur seperti direct toll access KM 25 akan menggeliatkan ekonomi Kabupaten Tangerang, dan sebagai tanda meningkatnya investasi di Kabupaten Tangerang.

“Akses tol KM 25 ini bukan hanya mengurai kemacetan. Akan memacu banyak investor menanamkan modal, menyerap banyak tenaga kerja di Kabupaten Tangerang. Semua pihak dapat memperoleh keuntungan,” ujarnya.

Dengan adanya infrastruktur yang memadai, kata dia, akan dapat menarik lebih banyak orang sekaligus para investor untuk masuk di wilayah Kabupaten Tangerang, sehingga dapat mendorong perekonomian daerah.

Baca Juga: Paramount Land Luncurkan Hampton East di Manhattan District Gading Serpong, Tahap 1 Mulai Rp4,2 Miliaran

Untuk diketahui, investasi yang masuk di Kabupaten Tangerang pada 2023 lalu mencapai Rp29 triliun, dimana bisnis properti berkontribusi sekitar Rp7 triliun.

Direct Toll Access KM 25 Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Sekitar

Kota baru Paramount Petals mulai dikembangkan sejak 2021 lalu di lahan seluas ±400 hektar. Adanya pembangunan infrastruktur baru dan pengembangan kawasan kotanya, maka proyek yang digadang sebagai ‘the next Paramout Gading Serpong’ bakal memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat sekitarnya.

“Lahan ini sudah lama kami miliki, namun dalam perkembangannya kami melihat bahwa potensi di wilayah barat Jakarta, khususnya Tangerang ini terus berkembang pesat. Sehingga kami hadir untuk turut berkontribusi menyediakan hunian dan tentunya akan berdampak pada perekonomian sekitar,” terang Nawawi.

Lebih lanjut, Nawawi mengatakan, dengan kehadiran Kota Paramount Petals di Kabupaten Tangerang juga diharapkan akan berdampak luas atau multiplier effect terhadap warga sekitar, khususnya berkaitan dengan lapangan kerja dan dampak positif lainnya.

Baca Juga: West Village Business Park Tahap 2, Sambut Kebutuhan Ruang Komersial Premium yang Terus Meningkat di BSD City

“Sesuai pengalaman kami, ketika developer sudah membangun sebuah proyek kawasan hunian, maka pastinya akan banyak membutuhkan tenaga kerja, mulai dari perkerjaan proyek hunian, hingga penataan kawasan dan lainnya. Bahkan hingga warung-warung sekitar, juga bisnis kos-kosan jalan semua,” jelas Nawawi.

Nawawi yakin, dengan sinergi bersama ini, Paramount Land turut menjadi bagian dari pemerataan pembangunan ekonomi khususnya perekonomian daerah, memudahkan mobilitas, dan produktivitas masyarakat.

Melengkapi infrastruktur yang ada, Paramount Land juga berencana akan mengadakan fasilitas transportasi umum yang menghubungkan kawasan Gading Serpong dan Paramount Petals, juga beberapa area lainnya.

Paramount Petals Berkembang Kian Pesat

Adanya akses tol langsung dari dan menuju kawasan hunian Paramount Petals dipastikan akan berdampak signifikan pada pembangunan kota mandiri seluas ±400 hektar di barat Jakarta ini.

Selama tiga tahun dikembangkan, Paramount Land telah meluncurkan beberapa klaster hunian di Paramount Petals, dimana sekitar 1.280 unit rumah sudah terjual dan lebih dari 700 unit sudah diserahterimakan, serta hampir 300 unit telah dihuni.

Baca Juga: Tangerang Konsisten Jadi Kota Terpopuler, Berikut 5 Area yang Paling Diminati Pencari Hunian yang Kebanyakan Warga Jakarta

Dalam waktu dekat klaster hunian baru akan diluncurkan, termasuk produk komersial baru. Sebelumnya, Paramount Petals telah merilis satu produk komersial (Calico Square) yang terserap dengan baik.

Fasilitas yang akan dibangun di dalam kawasan yang mengusung konsep smart city ini mencakup area komersial, mal, hotel, hospital, sekolah, community club, pasar modern, dan lain-lain.

direktur paramount land
M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land (kanan) dan Norman Daulay, Direktur Paramount Land (kiri), usai digelarnya groundbreaking direct toll access KM 25 di sisi utara Paramount Petals, Tangerang. (Foto: Dok. Paramount Land)

Adapun fasilitas yang sudah dihadirkan di Paramount Petals saat ini diantaranya Marketing Gallery, Convenience Store, Bethsaida Clinic, dan kantor Estate Management sebagai pengelola kawasan.

Fasilitas teranyar yang hadir di Paramount Petals adalah KFC Indonesia, salah satu gerai waralaba makanan cepat saji terbesar di Indonesia.

Baca Juga: The Grand, Pusat Perbelanjaan Milik Crown Group Kini Diakuisisi One Global Capital

Paramount Petals kini sedang membangun Community Club di atas lahan seluas 4.135 m2 yang di dalamnya terdapat Lobby and Lounge SpaceCafé, Gym, Multipurpose Court (Lapangan Basket 3 on 3 & Lapangan Futsal), Swimming Pool Olympic Size, dan Kids Pool, serta Children Playground.

“Target kami akhir tahun ini Community Club tersebut sudah bisa digunakan oleh para penghuni di Paramount Petals,” tambah Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Demo Half Page