Sunday, July 3, 2022

Vasanta Group Mulai Pasarkan Ruko Eksklusif di Proyek Baru Mawatu, Labuan Bajo

Mawatu dikembangkan di lahan seluas 20 hektar dengan konsep The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo. Sementara ruko perdana dipasarkan mulai Rp2,8 miliaran.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) — Pengembang properti Vasanta Group menghadirkan proyek baru bernama Mawatu di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Penjualan perdana telah dilakukan untuk commercial village atau ruko eksklusif.

Mawatu merupakan mix used tourism complex tepat di tepian pantai cantik Labuan Cermin di Labuan Bajo.

Baca Juga: Sah, Triniti Land Bangun Proyek Baru 246 Hektar di Tanamori, Labuan Bajo

Dengan luasan 20 hektar, Mawatu mengusung konsep The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo.

Konsep kawasan wisata terpadu di pinggir pantai ini, akan menyajikan one stop holiday destination yang lengkap dan terintegrasi, terdiri dari hotel bintang lima, lifestyle hotel, restoran apung, villa, beach club, alun-alun, serta pusat belanja, kuliner dan hiburan yang juga dilengkapi dermaga baru untuk kapal singgah para pengunjung.

Pengembang proyek pariwisata tersebut sejalan dengan berkembangnya Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata yang mendunia.

Terlebih dengan semakin giatnya pemerintah Republik Indonesia membenahi infrastruktur Labuan Bajo.

Baca Juga: Sinar Mas Land Gelar Sentra Vaksin Booster di Kota Deltamas Cikarang

Pemerintah juga menyiapkan Labuan Bajo sebagai Kawasan Pariwisata yang siap menyambut sukses sebagai “Bali Baru” bagi Indonesia, termasuk untuk berbagai event internasional.

David Lusteaux, Managing Director Mawatu mengatakan, pada Rabu, 23 Februari 2022 lalu, telah diadakan Agent Gathering yang diikuti 300 agen properti dari seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini sekaligus juga dalam rangka penawaran perdana commercial village berupa shophouses atau ruko di Mawatu,” kata David saat membuka pertemuannya secara online tersebut.

Commercial village akan terdiri dari 200 unit. Lokasinya paling atas dari proyek pengembangan Mawatu, yang didesain menyatu dengan alam.

Baca Juga: Ini 6 Alasan Pintar Mengapa Setiap Dapur Perlu Dishwasher

Ruko atau commercial village tersebut terdiri dari beberapa tipe. Semuanya berukuran 5 x 15 dengan pilihan 2 atau 3 lantai. Untuk 2 lantai berukuran luas 160-177 meter persegi sementara 3 lantai berukuran luas 235 meter persegi. Harganya berkisar mulai Rp2,8 – 3,5 miliar.

Keistimewaan dari deretan ruko ini adalah selain posisi Mawatu yang hanya 15 menit dari airport, juga opsi ruko yang menghadap ke kota atau menghadap ke hutan mangrove, juga ke laut lepas.

Ruko perdana tersebut akan menghadirkan sunrise atau sunset yang diperindah dengan pemandangan lepas menghadap pulau Komodo atau pulau Padar serta pulau Rinca.

Investasi di ruko-ruko di proyek baru Mawatu Labuan Bajo ini menjanjikan 8% pengembalian investasi per tahun seturut perkembangan keseluruhan dari Labuan Bajo.

Baca Juga: Gegara Ini, Minat Pembelian Properti Tumbuh Hingga 28 Persen

Mawatu juga bermaksud menghadirkan merek-merek ternama internasional yang sudah konfirmasi akan bergabung dalam waktu dekat, termasuk juga memberi dukungan kepada pengembangan usaha lokal dengan akan hadirnya area ritel serta kuliner bagi UMKM.

Sebanyak 60 ruko perdana akan rampung di akhir kuartal pertama 2023.

Penjualan perdana adalah commercial village
Penjualan perdana di proyek Mawatu Labuan Bajo adalah commercial village atau ruko, mulai Rp2,8 miliar./ dok. Vasanta

Selanjutnya, Mawatu akan membangun restoran apung di hamparan Pantai Batu Cermin, kemudian hotel berbintang, villa, beach club, alun-alun, serta pusat belanja, kuliner dan hiburan yang akan melengkapi keseluruhan wisata di Labuan Bajo sebagai salah satu dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DSPS) pemerintah.

David juga mengakui, bahwa setelah Presiden Joko Widodo mendorong Labuan Bajo untuk dipersiapkan bagi G20 Summit dan ASEAN Summit di 2022 dan 2023, Mawatu semakin bergairah dalam mempersiapkan diri lebih agresif, mengingat Kawasan wisata ini akan menggeliat dalam waktu dekat.

Baca Juga: Jababeka Residence Pasarkan HB Signature, Ruko 2 Lantai Untuk Pebisnis Masa Kini

David juga optimis, keseluruhan proyek Mawatu yang dikembangkan dengan nilai investasi 125 juta dolar AS ini akan rampung dalam waktu 5 tahun kedepan.

“Mawatu memposisikan dirinya sebagai tujuan utama bagi turis lokal maupun mancanegara khususnya keluarga muda atau generasi Y maupun generasi Z dan menjadi destinasi paling lengkap untuk wisata, bisnis, ataupun bekerja,” pungkasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU