Tuesday, September 28, 2021

Tengok Transformasi Chengdu Menuju Kota Taman

Lebih dari sekadar jalur hijau, Tianfu Greenway akan menjadi tempat bagi orang-orang beraktivitas di luar ruang, serta memperoleh kebahagiaan yang lebih baik.

PropertiTerkini.com, (CHENGDU) — Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan di Tiongkok Barat Daya, mencapai perkembangan baru menuju transformasinya sebagai kota taman (park city).

Tian Xianghe ialah seorang penggemar fotografi yang tinggal di Chengdu. Dalam dua tahun terakhir, Tian merasa lebih mudah memotret pegunungan bersalju dari dalam kota.

Baca Juga: Masa Depan Pengembangan Properti: Pengembang Tiongkok Beralih Menjadi Penyedia Robot

Hal ini juga dirasakan Zhang Wei, juga seorang fotografer amatir, yang mengamati garis langit Chengdu selama beberapa tahun terakhir.

Menurut statistik Zhang, warga Chengdu hanya dapat melihat pegunungan bersalju selama 50 hari pada 2017. Pada 2019, durasinya bertambah menjadi 65 hari. Sementara, pada Semester I-2020, warga lokal bahkan bisa melihat pemandangan yang jelas selama 37 hari.

Transformasi Chengdu menuju kota taman sebenarnya berada di balik perubahan tersebut. Pengembangan konsep kota taman pertama kali dicanangkan pada Februari 2018.

Tak sekadar membangun taman-taman di dalam kota, Chengdu juga menjajaki model pengembangan kota yang baru, serta menjadikannya sebagai motor penggerak untuk pembangunan kota yang bermutu tinggi.

Baca Juga: Taman Indoor dan Outdoor: Yuk, Mari Menata Rumah!

Langkah-langkah baru telah dijalankan untuk mengendalikan polusi udara, memantau kualitas tanah, dan menjalin kerja sama regional dalam pelestarian ekologi.

Menurut data Chengdu Ecology and Environment Bureau, kota tersebut berhasil mempertahankan kualitas udara yang bersih selama 287 hari pada 2019, atau mencatat rekor baru. Sepanjang tahun 2019, Chengdu tak pernah mengalami polusi parah.

Per 10 Oktober lalu, konsentrasi rata-rata PM2.5, partikel dengan diameter kurang dari 2,5 mikron, di Chengdu tercatat 37 mikrogram per m3. Angka ini menurun 33,9 persen ketimbang periode serupa pada 2015.

Selain lingkungan yang nyaman, konsep kota taman bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup warga setiap hari.

Baca Juga: Refleksi Hari Bangunan Indonesia: 5 Kelemahan yang Harus Dibenahi

Tianfu Greenway, direncanakan mencapai panjang 16.900 km, akan menghubungkan cadangan alam, taman, dan ruang terbuka hijau seluas 14.300 km per segi di Chengdu.

Lebih dari sekadar jalur hijau, Tianfu Greenway akan menjadi tempat bagi orang-orang beraktivitas di luar ruang, serta memperoleh kebahagiaan yang lebih baik.

Jalanan di distrik-distrik lama telah direnovasi dengan menertibkan struktur-struktur bangunan ilegal demi memperluas wilayah, serta menanam pepohonan dan mendirikan fasilitas budaya.

Saat membangun beberapa kawasan baru, Chengdu tetap berpegang pada konsep kota taman mulai dari tahap awal, dan seluruh perencanaan perkotaan dibuat berdasarkan lanskap dan alam.

Baca Juga: 10 Ide dan Tips Mendesain Taman Rooftop

Di bawah naungan kerangka kerja kota taman, semakin banyak industri di Chengdu yang menjalankan pengembangan ramah lingkungan dan rendah karbon. [PRNewswire]

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU