Monday, October 2, 2023
Grand Wisata Bekasi 2023

Okupansi Perhotelan Jakarta dan Bali Diprediksi Meningkat Secara Stabil Pada Q2 2023

Seperti yang terjadi pada pemilihan umum sebelumnya, hotel biasanya akan menjadi tempat diadakannya sejumlah agenda kegiatan persiapan pemungutan suara.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kinerja perhotelan dan kondisi pariwisata mulai terlihat mengalami pertumbuhan, baik dari angka turis domestik maupun turis mancanegara yang meningkat stabil.

Colliers Indonesia Head of Research, Ferry Salanto, mengatakan bahwa, pasar pariwisata di Bali diantisipasi akan terus berkembang. Aktivitas Meetings, Incentives, Conferences & Exhibitions (MICE) terlihat mulai meningkat di Bali terutama setelah sempat diselenggarakan pertemuan G20.

Baca Juga: JXB Kenalkan Konsep Hotel Baru Melalui The Tavia Collection

“Sementara itu, untuk pasar hotel di Jakarta, walaupun aktivitas pada awal tahun 2023 cukup tenang, terlihat adanya pergerakan pada bisnis, terutama aktivitas yang berhubungan dengan akomodasi MICE,” kata Ferry.

Dirilisnya agenda aktivitas luring untuk tahun 2023 oleh pemerintah daerah Bali, mengindikasikan bahwa Bali tengah bersiap-siap untuk menerima turis mancanegara masuk.

Bali juga diantisipasi akan mengalami peningkatan aktivitas pada Q2 2023, dengan sejumlah kedatangan turis mancanegara maupun lokal.

Baca Juga: Intip Serunya Berlibur Sambil Belajar di Bali Safari Park

Sektor hotel juga diprediksi akan mendapat keuntungan dari hadirnya tahun politik pada tahun 2024 mendatang, yang meliputi pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Presiden.

Seperti yang terjadi pada pemilihan umum sebelumnya, hotel biasanya akan menjadi tempat diadakannya sejumlah agenda kegiatan persiapan pemungutan suara.

Baca Juga: Kawasan Dataran Tinggi Dieng Siap Dipercantik Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Selain aktivitas MICE yang dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan swasta, berbagai aktivitas luring seperti konser musik, kompetisi olahraga, pameran, dan berbagai aktivitas lain juga memberikan dampak positif bagi kinerja perhotelan.

Semua acara tersebut berhasil menarik sejumlah besar orang dari pertengahan tahun 2022 hingga awal tahun 2023. Hal tersebut dikarenakan tidak ada aktivitas yang terjadi selama kurun waktu pandemi tahun 2020-2021.

Oleh sebab itu, ada secercah harapan bahwa okupansi perhotelan dapat mengalami peningkatan di Q2 2023, serta aktivitas MICE diprediksi akan mengalami peningkatan.

Baca Juga: Rampung Dibangun, Embung Talago Mumbuang Kini Jadi Destinasi Wisata Baru

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

ICBT - 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page