Iklan Mesin Cuci Sharp
Tuesday, June 18, 2024
Iklan Mesin Cuci Sharp

Gelar Rakerda, DPD AREBI DK Jakarta Paparkan Program Kerja 3 Tahun ke Depan

Para broker properti adalah garda terdepan yang berhadapan langsung dengan konsumen. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memiliki sertifikat.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Real Estate Broker Indonesia Daerah Khusus Jakarta (DPD AREBI DK Jakarta) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Mengusung tema “Tidak bisa tidak! Broker Properti harus Professional & Berintegritas”, acara ini digelar di Apartemen 57 Promenade, Jakarta, Selasa (14/5/2024), lalu.

Baca Juga: Resmikan Kantor Cabang Linktown Bandung, Revenue Ditarget Rp3,1 Triliun

Adapun rakerda ini bertujuan untuk membuat perencanaan program kerja atau kegiatan DPD AREBI DK Jakarta yang selaras dengan Program Kerja DPP AREBI.

Ketua DPD AREBI DK Jakarta, Hengkie Husada mengatakan, sebelum Rakerda, DPD AREBI DK Jakarta telah menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) AREBI DK Jakarta periode 2024-2027.

Terpilih sebagai Ketua DPC Jakarta Timur yakni Ellen Novita (Asia One), Ketua DPC Jakarta Pusat yakni Widia Winoto (Billionaire’s Agent), dan Ketua DPC Jakarta Utara yakni Susan Lim Novita (ProClient).

Baca Juga: Catat Kinerja Positif di 2023, Modernland Kembali Gelar Sales Rewards 2024: Boyong Pemasar Berprestasi Keliling Eropa

“Sedangkan Ketua DPC Jakarta Selatan terpilih Andria Dian Palupi dari ERA MIRA, serta Ketua DPC Jakarta Barat yakni Lia Ayu dari Nobel Property,” katanya.

Program Kerja DPD AREBI DK Jakarta 3 Tahun ke Depan

DPD AREBI DK Jakarta juga telah merencanakan sejumlah program dan agenda kegiatan selama 3 tahun ke depan.

Antara lain membuat event yang bersifat edukasi dan motivasi untuk anggota maupun yang belum menjadi anggota, berupa training atau seminar & NGOPI (Ngobrol Properti) untuk semua 5 DPC.

Kemudian mengoptimalkan badan baru, yakni Badan Analisa & Data Properti yang akan menjadi semacam bank data properti di pasar sekunder.

“Kami menargetkan dalam 3 tahun ke depan jumlah anggota (Kantor) AREBI di DK Jakarta naik 50%,” kata Hengkie.

Baca Juga: Gandeng Meramu.id dan Vivere Group, Sinar Mas Land Gelar Maymorable Art Exhibition di BSD City

Saat ini, lanjut Hengkie, ada banyak broker properti yang tidak atau belum mempunyai Izin Usaha (berbadan Usaha).

“Mereka berusaha secara individual dan tradisional, sehingga menjadi tidak kompeten dan tidak profesional. Mereka tidak bisa begitu saja menjadi anggota AREBI karena untuk menjadi anggota AREBI mereka harus berbadan hukum,” terangnya.

Mengatasi persoalan tersebut, menurut Hengkie, DPD AREBI DK Jakarta mengaplikasikan sejumlah strategi.

“Kami juga mengadakan berbagai acara menarik sehingga nantinya kami bisa masuk untuk menjelaskan kepada mereka. Misalnya mendirikan perusahaan berbadan hukum karena sekarang sudah ada PT Perorangan sebagai pilihan,” lanjut Hengkie.

Baca Juga: Balinese Water Purification Ceremony Menandai Dimulainya World Water Forum

Targetkan Sertifikasi Broker Properti Naik 10 Kali Lipat

Ke depan, broker properti masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah belum adanya regulasi dari pemerintah yang mewajibkan para tenaga pemasar/jasa broker memiliki sertifikat dari LPS Broker Properti/BSN (Badan Sertifikasi Nasional).

“Saat ini revisi regulasi tersebut sedang digodok oleh Kementerian Perdagangan,” ungkap Hengkie.

Hengkie bilang, para broker properti adalah garda terdepan yang berhadapan langsung dengan konsumen. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memiliki sertifikat.

“Dalam proses untuk mendapatkan sertifikat, para broker akan diuji perihal pengetahuan dan keahliannya, sehingga kemampuan seorang broker properti haru terus di-upgrade,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Hengkie, jika seorang broker properti sudah mempunyai sertifikat, maka pengetahuan broker tersebut sudah teruji.

Baca Juga: Parkroyal Collection Marina Bay Hadirkan Unit Family Room Baru Bertema Gnome: Unik, Hotel Nuansa Alam yang Bikin Betah Keluarga

“Para broker properti harus bekerja secara lebih profesional dan berintegritas. Oleh karena itu, kami di DPD AREBI DK menargetkan dalam 3 tahun ke depan, para broker properti yang telah memiliki sertifikat meningkat 10 kali lipat,” ujarnya.

closing properti
Ilustrasi penjualan properti. (www.mtsac.edu)

Untuk mencapai target tersebut, DPD AREBI DK Jakarta memiliki berbagai strategi. Antara lain terus menerus mengingatkan dan menyadarkan masyarakat umum, pengguna jasa broker properti untuk tetap menggunakan jasa pemasar yang bersertifikat LSP/BSN.

“Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melalui media sosial,” imbuhnya.

Baca Juga: Northridge Ultimate Business Center Tahap 3 di BSD City Resmi Diluncurkan, Tipe Luxury Studio Loft Rp9 Miliaran

Kemudian, lanjut Hengkie, menjalin kerja sama dengan bank, developer dan ikatan notaris, agar mereka senantiasa selalu menggunakan jasa broker properti dari anggota AREBI.

“Sehingga kami berharap agar para broker tradisional untuk segera daftar dan bergabung menjadi anggota AREBI yang sudah pasti bersertifikat,” tegasnya.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Demo Half Page