Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal
Thursday, January 15, 2026
Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal

BERITA TERKAIT

Pameran Teknologi Pendinginan, Ventilasi, Pemanas, dan Efisiensi Energi (Refrigeration & HVAC Indonesia)

Rebana, Economic Corridor yang Paling Lengkap, Helmi Yahya: Didukung Bandara Kertajati dan PSN

Kehadiran Metland di Rebana sebagai supporting karena kawasan industri pasti membutuhkan hotel, komersial area, residensial, pergudangan.

PropertiTerkini.com(KERTAJATI) — Rebana merupakan koridor ekonomi yang paling siap secara menyeluruh. “Rebana adalah the most well prepared economic corridor,” demikian menurut Helmi Yahya, Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana.

Rebana merupakan wilayah metropolitan baru di Jawa Barat yang mencakup tujuh kabupaten/kota, yakni Subang, Sumedang, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Cirebon dan Kota Cirebon.

Baca Juga: Metland Kertajati Semakin Perkuat Pengembangan Kawasan Rebana Metropolitan

Dalam tujuh kabupaten/kota tersebut telah terdapat KI (Kawasan Industri) dan KPI (Kawasan Peruntukan Industri).

Dengan KI dan KPI yang tersebar di wilayah-wilayah tersebut, menjadikan Rebana sebagai the most well prepared economic corridor.

“Saya pikir Economic Corridor Rebana itu yang paling lengkap. Tidak ada yang lebih lengkap selain Rebana. Kita punya bandara terbesar kedua secara luas yaitu Bandara Kertajati,” ujar Helmi, saat menjadi pembicara dalam acara Media Gathering Metland Kertajati, di Kertajati, Majalengka, Sabtu (13/12/2025).

Helmi melihat tetangga Rebana yaitu Kerawang-Bekasi membuat kawasan industri sendiri-sendiri. Tidak terintegrasi antara kawasan industri. Sementara di Rebana semua saling terintegrasi.

Baca Juga: Paramount Land Sabet Best Township Developer Asia di Ajang PropertyGuru Asia Property Awards 2025

Dukungan pemerintah pusat terhadap Rebana, lanjut Helmi, ditunjukkan dengan menetapkan Rebana sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ini dibuktikan dengan Rebana menerima Rp235 triliun, berupa pembangunan infrastruktur. Lebih dari separuh proyek infrastruktur sudah berjalan.

Terkait Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Helmi meyakini sebentar lagi diramaikan oleh pesawat karena BIJB akan menjadi cargo airport.

Tidak hanya itu, baru saja ada groundbreaking pembangunan MRO (maintenance, repair, overhaul) untuk pesawat.

“Kita mungkin yang pertama menjadi tempat untuk service dan overhaul dari pesawat-pesawat militer, seperti helikopter, setelah itu fixed wing. Apalagi beberapa industri strategis, pertahanan juga akan pindah ke Kertajati,” lanjut Helmi, yang ditunjuk sebagai Kepala Pelaksana Badan Pengelola (BP) Kawasan Rebana pada September 2025.

Baca Juga: Tren Properti Akhir 2025: Harga Rumah Stagnan, Konsumen Fokus Kawasan Mobilitas Tinggi

Dengan me-manage wilayah seluas 43.900 hektar, mencakup tujuh kabupaten/kota, Helmi meyakini Rebana akan memberi multiplier kemana-mana. Bukan saja untuk Jawa Barat, tapi juga untuk Indonesia.

“Rebana kalau jalan semua akan bisa menampung 2 juta tenaga kerja karena Jawa Barat ini luar biasa. Penduduk terbanyak, investasi terbanyak, tapi pengangguran juga terbanyak. That’s our challenge,” tegas Helmi, yang pernah menjadi Direktur Utama TVRI.

Metland Sebagai Supporting Kawasan Rebana

Dalam kesempatan tersebut, Helmi memberi apresiasi kepada PT Metropolitan Land Tbk (Metland) yang berani taking the risk untuk masuk ke kawasan Rebana, khususnya melalui proyek Metland Kertajati.

Baca Juga: Metland Optimis Bisnis Perhotelan Akan Kembali Normal

”Ini grup yang luar biasa,” ujar Helmi, yang pernah dijuluki “raja kuis” karena sukses membuat program kuis di televisi.

Sava Terra Metland Kertajati
Salah satu tipe rumah di klaster Sava Terra, dengan banyaknya kehadiran ekspatriat pasti membutuhkan tempat tinggal, sarana hiburan dan olah raga. (Foto: Hendaru/PropertiTerkini.com).

Menurut Helmi, kehadiran Metland di Rebana sebagai supporting karena kawasan industri pasti membutuhkan hotel, komersial area, residensial, pergudangan, perkantoran.

Metland menyediakan semuanya ini, Apalagi dengan banyaknya kehadiran ekspatriat pasti membutuhkan tempat tinggal, sarana hiburan dan olah raga.

Baca Juga: Pasca Bencana Banjir Sumatera, Pemerintah Siapkan Rumah Teknologi RISHA

“Akan banyak sekali ekspatriat, kenapa nggak bikin lapangan golf? Minimal driving range, karena orang Jepang itu hobi banget ngedrive. Mungkin bisa kita pikirkan,” pungkasnya.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com
ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

BERITA TERBARU

Demo Half Page