Tuesday, January 31, 2023

Program BSPS Siap Renovasi Kawasan Kumuh di Surakarta

Program ini tidak hanya mengubah rumah tetapi juga membuat lingkungan menjadi lebih baik dan menghilangkan kesan kumuh di daerah tersebut.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (SURAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai melaksanakan pengentasan kawasan kumuh di Kota Surakarta, Jawa Tengah, lewat program kolaborasi antar unit organisasi, dan Pemerintah Daerah Kota Surakarta.

Pelaksanaan program pengentasan kawasan kumuh ini dilakukan lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Ditjen Perumahan dengan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Ditjen Cipta Karya.

Baca Juga: 2022, Pasar Properti Indonesia Bangkit dan Bergeliat

“Dalam hal sektor perumahan kami telah melaksanakan program BSPS untuk bedah rumah masyarakat yang tidak layak huni agar menjadi layak dan sehat untuk dihuni,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Mochamad Mulya Permana saat melakukan peninjauan lapangan ke Kawasan Mojo di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (24/1/2022).

Menurut Mulya, dalam pelaksanaan program BSPS di Kawasan Mojo ini terbagi dalam dua jenis program yaitu program BSPS Reguler dan program Bantuan Pemeliharaan Perumahan Swadaya (BPPS).

Hal tersebut dilakukan agar tidak hanya mengubah rumah yang tidak layak huni menjadi layak, tetapi juga membuat lingkungan menjadi lebih baik dan menghilangkan kesan kumuh di daerah tersebut.

Baca Juga: 2022, Pasar Properti Indonesia Bangkit dan Bergeliat

“Kawasan Mojo ini menjadi tempat pertama pelaksanaan program BPPS. Program ini berbeda dengan program BSPS regular, karena program BPPS ini terdiri dari pengecatan untuk beberapa bagian yang sudah kusam, perbaikan atap dengan bahan-bahan yang layak pakai, dan juga untuk memperbaiki dinding permanen menjadi lebih layak,” papar Mulya.

Berdasarkan data yang ada di Ditjen Perumahan, jumlah pelaksanaan program BSPS reguler pada kawasan Mojo sebanyak 30 unit dengan total bantuan sebanyak Rp600 juta, dan pelaksanaan program BPPS pada Kawasan Mojo ini sebanyak 68 unit dengan total bantuan sebanyak Rp200 juta untuk satu kawasan.

Salah seorang penerima bantuan Program BSPS di Kawasan Mojo, Sumarmi mengaku sangat senang sekali, dan terbantu dengan program perumahan tersebut. Rumah tempat tinggalnya yang sebelumnya kondisinya tidak layak kini telah berubah menjadi rumah yang layak huni.

Baca Juga: Realisasi Program Sejuta Rumah TA 2021 Capai 1.105.707 Unit

“Dulu rumah saya kondisinya benar-benar nggak layak. Atapnya bocor parah, dindingnya masih memakai kayu yang sudah mulai keropos. Semoga dengan bantuan pemerintah ini rumah saya jadi lebih baik,” ujar Sumarmi.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU