Iklan Youtube Properti Terkini
Tuesday, June 18, 2024
Youtube Channel PT

INPP Optimis Bisnis Tumbuh Positif di 2024, Beberkan Keunggulan dan Rencana Pengembangan Proyek Baru

Apartemen Antasari Place akan menggelar prosesi serah terima tower pertama pada kuartal IV 2024. Tower kedua direncanakan mulai dibangun tahun 2025. Proyek Balikpapan digarap 2025 yang dimulai dari hotel.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia meyakini bisnisnya akan terus tumbuh di sepanjang tahun ini. Ini didukung oleh sejumlah strategi bisnis yang akan dilakukan perusahaan.

INPP juga tercatat sebagai salah satu perusahaan developer properti terbesar di Indonesia Stock Exchange (IDX), (baca: Bursa Efek Indonesia/BEI), dengan recurring income tertinggi yakni mencapai 85%.

Baca Juga: Metland Expo 2024 Hadirkan Beragam Produk dengan Promo Menarik

“Kalau kita lihat market kapitalisasi yang sudah mendekati Rp10-11 triliunan, maka recurring income yang mencapai 85% ini memang cukup langkah. Lebih tinggi dari beberapa nama besar perusahaan properti lainnya. Karena itulah spesialisasi kami di perhotelan dan juga ritel,” kata Presiden Direktur & CEO INPP, Anthony P Susilo kepada media usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan yang dilaksanakan di Harris Suites fX Sudirman, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Melalui proyek-proyek yang dikembangkan, Paradise Indonesia selalu memberikan warna tersendiri, yang ikonik. Proyeknya punya karakteristik unik medium-sized mall, fokus pada segmen middle to upper class, dan bersifat mixed-use.

“Bisnis kami berawal dari perhotelan, dimana awalnya 100% hotel, namun hingga saat ini kami sudah merambah ke komersial, ritel, hingga bisnis penjualan properti residensial,” kata Anthony.

Secara garis besar, lini bisnis Paradise Indonesia terbagi dalam tiga, yakni komersial, perhotelan dan properti residensial.

Baca Juga: Tantangan Bisnis Properti Masih Berat, Intiland Ungkap Strategi Mencapai Target Penjualan di 2024

Untuk komersial, INPP memiliki sebanyak 6 properti komersial, antara lain Plaza Indonesia, The Plaza Office, Beachwalk di Bali, Park23, 23Paskal Bandung, hingga terbaru adalah 23Semarang yang saat ini tengah dibangun.

Kemudian perhotelan, INPP memiliki 14 hotel dengan 8 merek hotel, dari hotel bintang 2 hingga bintang 5. Secara total INPP mengoperasikan sebanyak 2.445 kamar hotel.

Sementara properti residensial, sudah ada sebanyak 6 properti yang merangkum sebanyak 2.201 unit dengan total saleable area sekitar 108.000 m2 (semi gross).

“Melihat proyek dan brand properti kami, maka mungkin ini yang menjadi alasan, kenapa Paradise Indonesia ini adalah the best property company,” tegas Anthony.

Hingga saat ini, Paradise Indonesia memiliki 25 bisnis unit yang tersebar di 8 kota di Indonesia. Selain proyek baru yang diluncurkan di Semarang, pengembang juga segera merealisasikan proyek baru di Kota Balikpapan.

Baca Juga: Tinggal Kenangan, Plaza Atrium Senen Kini Berganti Jadi Millennium Mall

Rencananya, proyek seluas 8 hektar di Kalimantan Timur yang berdekatan dengan IKN Nusantara tersebut akan mulai digarap tahun depan yang diawali dengan pembangunan hotel.

“Seluruh proyek Paradise Indonesia selalu sukses dibangun, tidak ada proyek kami yang sudah diluncurkan kemudian tidak dibangun,” kata Anthony.

Aksi Korporasi Strategis Paradise Indonesia

INPP akan melakukan serangkaian aksi korporasi strategis yang akan dilaksanakan pada semester kedua tahun ini.

Dalam RUPST perusahaan, salah satu hasilnya adalah memberikan persetujuan bagi perusahaan untuk menerbitkan obligasi korporasi.

Rencananya obligasi tersebut akan digunakan untuk proyek-proyek komersial, usaha perhotelan, dan inisiatif pengembangan properti.

“INPP berniat untuk mempercepat pertumbuhan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui aksi-aksi strategis ini,” kata Anthony.

Baca Juga: Paradise Indonesia Resmikan Hotel Hyatt Place Pertama di Makassar

“Kami optimis untuk tumbuh lebih pesat lagi dan meraih pendapatan yang signifikan, terutama melalui aliran pendapatan berulang kami,” tambahnya.

Perusahaan meyakini aksi korporasi ini bisa mendapat respon positif dari publik setelah sebelumnya berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan berkat kontribusi besar dari recurring income.

paradise indonesia bangun mall 23semarang dan bisnis ritel
23Semarang yang ikonik bakal menjadi destinasi wisata baru di Kota Semarang. (Dok. Paradise Indonesia)

Sebagai informasi, saat ini peringkat/outlook perusahaan dari Pefindo yang diperbarui pada 7 Jun 2023 adalah idBBB+ Stable.

Peringkat tersebut diberikan berkat konsistensi INPP memenuhi target pendapatan baik melalui segmen reccurring income dan non-reccuring income serta posisi pasar yang baik dengan kualitas aset yang baik, dan merek jaringan hotel yang kuat.

Baca Juga: Summarecon Mall Makassar Mulai Dibangun, Fasilitas Kota Terpadu Kian Lengkap di Summarecon Mutiara Makassar

Sebagai wujud keyakinan Perusahaan terhadap prospek pertumbuhannya, INPP juga telah menganggarkan belanja modal sebesar hampir Rp1 triliun untuk tahun fiskal ini. Modal tersebut akan disalurkan ke proyek-proyek yang sedang berjalan dan yang akan datang.

INPP saat ini sedang mengembangkan dan menyelesaikan tiga proyek prestisius, yaitu Apartemen Antasari Place di Jakarta, 23 Paskal Shopping Center di Bandung (extension), dan 23Semarang Shopping Center.

Proyek-proyek mixed-use komersial ini merupakan perpaduan berbagai fungsi dalam satu pengembangan yang diposisikan secara strategis untuk menciptakan lingkungan hidup yang dinamis.

INPP Keluar dari Papan Pemantauan Khusus Bursa Efek Indonesia

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengeluarkan saham PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) dari Papan Pemantauan Khusus.

Keputusan BEI yang tertuang dalam Pengumuman Bursa No. Peng-CK00009/BEI.PLP/04-2024 ini mulai efektif pada hari Senin, 27 Mei 2024.

Baca Juga: Pudjiadi Prestige Gelar RUPS Tahunan, Laba Komprehensif Perseroan Rp1,30 Miliar

Dengan dikeluarkannya dari papan pemantauan khusus maka saham INPP akan kembali menjadi penghuni papan pengembangan BEI.

Progres dan Rencana Pengembangan Proyek Baru

Sebagai informasi, INPP adalah pengembang dan operator properti gaya hidup ikonik di beberapa lokasi teratas di Indonesia.

INPP bersama anak perusahaannya memiliki dan mengelola beragam portofolio hotel, pusat perbelanjaan, dan apartemen yang bersinergi untuk menciptakan model bisnis yang berkelanjutan.

Hotel Hyatt Place Makassar
Hyatt Place Makassar berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Kota Makassar, yang juga terintegrasi dengan apartemen 31 Sudirman. (Dok. Paradise Indonesia)

INPP memiliki 14 hotel di Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar; serta mengoperasikan 6 pusat perbelanjaan di Jakarta, Bandung, dan Bali.

Sejalan dengan visi perusahaan untuk membangun proyek properti ikonik, INPP terus melakukan pengembangan properti mixed-use.

Baca Juga: Hunian Lansia Jadi Peluang Pasar Baru Bagi Bisnis Properti Indonesia

INPP sedang mengembangkan 4 proyek; perluasan 23Paskal di Bandung; Apartemen Antasari Place di Jakarta Selatan; pengembangan mixed-use unggulan di Semarang; dan proyek residensial di Balikpapan.

Untuk Apartemen Antasari Place akan menggelar prosesi serah terima tower pertama pada kuartal IV tahun 2024. Sedangkan tower kedua direncanakan mulai dibangun tahun 2025, yang meliputi apartemen dan hotel.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster
Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page