BERITA TERKAIT

126 Pasien Jalani Operasi Katarak Gratis di Bogor, Summarecon Libatkan 7 Dokter Mata

Program sosial ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-50 Summarecon. Sebanyak 126 pasien dinyatakan lolos screening dan menjalani operasi di RS Hermina Ciawi.

PropertiTerkini.com(BOGOR) — Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis yang digelar PT Summarecon Agung Tbk di Bogor menarik ratusan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-50 perusahaan sekaligus upaya membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Bogor masih menjadi salah satu wilayah dengan kebutuhan layanan kesehatan mata yang cukup tinggi. Biaya operasi yang tidak murah membuat banyak penderita katarak menunda pengobatan hingga kondisi penglihatan semakin menurun.

Baca Juga: Nempel Sekolah dan Dekat Whoosh, Diamond Commercial Summarecon Bandung Bidik Captive Market Baru

Adapun kegiatan ini diselenggarakan untuk kedua kalinya setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Tangerang. Program sosial tersebut berlangsung di RS Hermina Ciawi, Bogor, pada 2 Mei 2026 dengan melibatkan tujuh dokter spesialis mata dan tim medis.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 359 orang. Peserta datang dari berbagai wilayah Jabodetabek hingga luar kota seperti Bandung, Karawang, dan Sumedang.

Setelah menjalani screening kesehatan pada 25 April 2026 di kawasan Summarecon Bogor, sebanyak 126 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan operasi. Rinciannya terdiri dari 116 pasien katarak dan 10 pasien pterigium.

Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Indra W. Antono mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Sebagai langkah strategis dalam membantu dan meringankan beban masyarakat penderita katarak, kegiatan operasi katarak gratis ini perlu dilaksanakan. Ini bukan hanya tanggung jawab, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan,” ujar Indra.

Baca Juga: Gairah Metropolis di Timur Jakarta: 16 Tahun Summarecon Bekasi dan Transformasi Menuju Kota Terpadu Modern

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang mendukung kegiatan tersebut, mulai dari RS Hermina Ciawi, Pemerintah Kabupaten Bogor, hingga tim dokter mata dan relawan yang terlibat selama proses operasi.

Program ini turut didukung oleh Himpunan Bersatu Teguh, Erha Clinic, serta dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

Selain operasi, pasien juga mendapatkan pendampingan pasca tindakan berupa obat dan observasi lanjutan pada H+1 serta H+7.

Salah satu peserta operasi, Eman (41), menjadi gambaran bagaimana akses layanan kesehatan mata masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.

Warga Megamendung, Bogor itu disebut harus berjalan kaki bersama istrinya demi mengikuti proses pendaftaran dan screening kesehatan di RS Hermina Ciawi. Keterbatasan biaya transportasi membuat proses menuju operasi tidak mudah dijalani.

Baca Juga: Lewat Water Polishing, Summarecon Crown Gading Tingkatkan Standar Kawasan Modern

Keberhasilan operasi tersebut menjadi harapan baru bagi pasien yang selama ini mengalami gangguan penglihatan dan kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.

Summarecon Perluas Program Sosial di Usia 50 Tahun

Program operasi katarak gratis menjadi salah satu agenda Corporate Social Responsibility (CSR) Summarecon dalam perayaan 50 tahun perusahaan.

Selain layanan kesehatan, perusahaan juga menjalankan berbagai program sosial lain seperti bedah fasilitas umum, bedah 500 rumah, bantuan pendidikan, hingga program Summarecon Mengajar yang telah diselenggarakan pada 2025.

Saat ini Summarecon mengembangkan kawasan kota terpadu di sembilan area, meliputi Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, Summarecon Emerald Karawang, Summarecon Mutiara Makassar, Summarecon Bogor, Summarecon Crown Gading, dan Summarecon Tangerang.

Baca Juga: Ruko dan Rumah Terjual dalam Waktu Singkat, Summarecon Bogor Raih Pendapatan Rp220 Miliar

Konsep pengembangan kawasan tersebut mengusung pendekatan kota terpadu dengan fasilitas hunian, pendidikan, pusat belanja, hingga akses transportasi yang saling terintegrasi, berorientasi pada TOD (Transit Oriented Development).

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com dan WA Chanel

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page