Monday, September 27, 2021
Pasang Iklan disini ....

Sudah Siapkan Rumah untuk 3 Anaknya, Begini Cara Donna Agnesia Berinvestasi Properti

Tahun 2005 Donna Agnesia Wayong membeli rumah di BSD City dengan luas tanah sekitar 200 meter persegi. Harga rumah ketika itu Rp Rp598 juta. kini, dengan ukuran yang sama, dipasarkan sekitar Rp5 miliar.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Sebagian anak muda atau milenial mungkin akan lebih mengutamakan kesenangannya, seperti traveling atau berbelanja. Itu tidak salah. Namun pentingnya juga berpikir untuk berinvestasi demi masa depan. Ini yang dilakukan oleh Donna Agnesia Wayong sejak berusia 26 tahun. Pilihannya adalah properti.

Donna, demikian akrab disapa. Menyadari betul bahwa rumah adalah kebutuhan dasar sehingga harus dipenuhi. Tahun 2005 Donna Agnesia memutuskan untuk membeli rumah di De Latinos, BSD City, kawasan hunian yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land. Saat itu harga rumah berkisar Rp598 juta dengan luas tanah 200 meter persegi.

Baca Juga: Pendapatan SML Tembus Rp1,5 Triliun di Tiga Bulan Pandemi

“Awalnya saya sempat bingung, mau beli di wilayah Cibubur atau di Serpong. Kebetulan ada keluarga saya yang sudah tinggal di BSD City. Saya main ke sana dan sempat berkunjung ke kantor marketing. Akhirnya pilihan saya jatuh ke De Latinos,” cerita Donna dalam acara webinarLiving in the City” yang digelar oleh Sinar Mas Land, beberapa waktu lalu.

Rumah pertamanya di De Latinos, BSD City adalah hasil kerja kerasnya dari dunia presenting. Saat itu masih berupa tanah kosong atau belum dibangun. Sama seperti kebanyakan konsumen properti, Donna pun membelinya dengan skema KPR selama 5 tahun.

“Waktu itu saya belum nikah. Tahun 2006 nikah dan rumah saya juga sudah jadi. Kemudian pindah dari Radio Dalam, Jakarta Selatan ke Latinos, dan tinggal dengan Darius (Darius Sinathrya, suami Donna) dan kami cicil bersama-sama,” kata Donna.

Tahun 2010 atau usai menyelesaikan cicilan rumah pertama, Donna dan keluarga pindah ke rumah baru di kawasan Foresta, BSD City. Tentunya dengan ukuran yang lebih lapang.

Lantas, bagaimana dengan rumah pertamanya di De Latinos? Rumah pertama bagi Donna memiliki banyak cerita dan kenangan yang penuh dengan perjuangan. Sehingga sampai saat ini pun Donna tidak berpikir untuk menjualnya.

Baca Juga: Minat Investasi Properti Tinggi, Waskita Realty Dorong Sejumlah Strategi

Bahkan, dari rumah pertamanya di De Latinos tersebut, kini Donna dan keluarga sudah memiliki beberapa unit properti lainnya di kawasan BSD City. Mulai dari rumah, ruko, hingga apartemen. Semua ini, Donna bilang, menjadi bagian dari investasi masa depan.

“Anak kami 3, jadi minimal sudah aman hunian bagi mereka. Hahaha… Dan puji Tuhan, seperti rumah yang kami beli di Foresta ini, saat ini harganya sudah naik berapa kali lipat,” ungkap wanita kelahiran 8 Januari 1979.

Semua Ada di BSD City

Kini, pasangan Donna Agnesia dan Darius Sinathrya beserta keluarga sudah 14 tahun menghuni kawasan kota modern BSD City di Tangerang, Banten. Kawasan hunian ini diakui Donna benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi dan dan keluarganya.

Selain infrastruktur kawasan termasuk aksesibilitas yang semakin lengkap, fasilitas dalam kawasan BSD City juga terus dilengkapi oleh pengembang.

Bahkan selama beberapa bulan work from home (WFH) dari rumah saja, Donna dan keluarga sangat menikmatinya tanpa beban apalagi stress. Semua kebutuhan bisa dengan mudah terpenuhi karena ada dalam kawasan BSD City. Mulai dari fasilitas belanja hingga pendidikan, dimana anak-anaknya juga sekolah dalam kawasan ini.

Baca Juga: Benarkah, dalam Kondisi Apapun Investasi Properti Tetap Menarik

“Puji Tuhan selama anak-anak belajar dari rumah, nilainya pun bagus semuanya. Jadi yang penting bagi kami adalah keamanan dan kenyamanan. Kalaupun sekali-kali kami orang tua harus bekerja ke luar kota, juga tetap merasa nyaman. Semuanya sudah ada dalam satu area, sehingga kita tidak perlu jauh-jauh. Ini yang membuat kami merasa aman dan nyaman di BSD City,” beber ibu dari Lionel Nathan Sinathrya Kartoprawiro, Diego Andres Sinathrya dan Quinesha Sabrina Sinatriya.

Untuk proses transaksi properti di BSD City pun diakui Donna, banyak kemudahan. Entah melalui developer atau perbankan.

“Tetapi saya dan Darius punya komitmen sejak awal nikah sampai sekarang, KPR tidak boleh lama-lama. Sejauh ini biasanya paling lama 5 tahun. Karena kita juga berpikir dengan usia produktif kita. Nanti kalau masih bekerja, bisa nambung dan beli lagi,” sambungnya.

Tidak berhenti di sini, Donna juga masih punya keinginan untuk pindah ke hunian yang lebih luas di BSD City.

Untuk para milenial atau generasi muda, Donna memberikan tips: Jangan menunda untuk beli properti karena harga properti naik terus dan bahkan tidak terkejar dengan penghasilan yang diterima. Bahkan memang memang harus dipaksakan untuk bisa menyisihkan.

Baca Juga: Apartemen Aeropolis Semakin Menjanjikan untuk Investasi

“Karena kalau kita bisa menyisihkan untuk properti, otomatis pengeluaran untuk yang lainnya juga bisa direm. Saya juga sering sampaikan ke karyawan saya, apalagi yang sudah menikah. Sebaiknya bisa punya rumah sendiri, karena ini benar-benar investasi masa depan,” pungkasnya.

Terbukti, rumah seken dalam area De Latinos dengan ukuran dan tipe serupa milik Donna Agnesia kini sudah berkisar sekitar Rp5 miliaran.

Jadi, jangan tunda lagi ya. Harga properti naik dan naik terus.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU