Tuesday, September 28, 2021
Pasang Iklan disini ....

Rusun TOD Rawa Buntu Lakukan Topping Off

Tower Cattleya di Stasiun Rawa Buntu yang berbasis TOD diharapkan menjadi solusi terhadap penyediaan perumahan. Dibangun oleh Perumnas, rencananya akan ada 6 tower dengan total hunian sebanyak 3.632 unit.

PropertiTerkini.com, (TANGERANG SELATAN) — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir didampingi Walikota Tangerang Selatan terpilih Benyamin Davnie, dan Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro melakukan topping off atau pengecoran akhir atap Rumah Susun (Rusun) berbasis Transit Oriented Development (TOD) Tower Cattleya, Samesta Mahata Serpong di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Sabtu (17/4/2021). Pembangunan Rusun berbasis TOD sebagai salah satu solusi terhadap isu penyediaan perumahan dan kemacetan di kota besar.

Menurut Basuki Hadimuljono, konsep TOD juga sejalan dengan Program Satu Juta Rumah untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga: Proyek TOD di BSD City Akan Dikembangkan di Lahan 100 Hektar dengan Investasi Rp2 Triliun

“Di Stasiun Rawa Buntu akan ada dua tower khusus untuk MBR, sehingga tidak hanya untuk komersial,” ujar Basuki.

Rusun berbasis TOD tidak hanya bertujuan pada integrasi moda transportasi, tetapi juga ke pengembangan kawasan dan kota (urban development) sekaligus untuk pengurangan kawasan kumuh perkotaan.

“Selalu saya promosikan bahwa jika Anda beli rusun TOD, maka beli rumah dapat kereta api, yakni diantar jemput kereta api. Terjamin transportasinya, apalagi PT. Kereta Api Indonesia (KAI) sudah meningkat kualitas pelayanannya,” ujar Basuki.

Sementara Erick Thohir mengatakan, konsep rusun TOD merupakan sinergi transportasi umum dan pemenuhan kebutuhan perumahan. Tidak hanya mengurangi beban kemacetan, juga akan mengurangi beban emisi. Ini menjadi hal solutif yang baik, sekaligus untuk meningkatkan sosialisasi antar penghuni karena tersedianya fasilitas sosial terpadu seperti sarana olahraga.

Baca Juga: Metode Scamper, 7 Langkah Inovasi agar “Proyek Perumahan” Moncer

Menurut Erick, pembangunan rusun TOD merupakan salah satu langkah Perumnas memperbaiki model bisnisnya melalui sinergitas dengan BUMN lainnya, bahkan ke depan didorong kerja sama dengan swasta sebagai sebuah terobosan.

“Program ini harus berjalan dan tepat waktu, karena setiap tahun kita kekurangan pemenuhan rumah. Bagaimana tanah-tanah milik KAI dimanfaatkan untuk Rusun TOD, ini salah satu sinergitas yang sangat baik,” ujar Erick.

Dilokasi yang sama, Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro mengatakan rusun TOD Rawa Buntu merupakan proyek sinergi BUMN, dimana penyediaan lahan dari PT KAI dan pembangunannya oleh Perumnas dengan kontraktor PT Adhi Karya.

“Rusun ini akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, sarana peribadatan, komunal space seperti jogging track,” ujar Budi.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Jalan Tol Baru, Pengembang Kota Modern Optimis Penjualan Meningkat

Pembangunan Rusun TOD Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan dilakukan oleh Perum Perumnas diatas lahan seluas 24.626 m2 sebanyak 6 tower dengan total hunian sebanyak 3.632 unit. Pada tahap pertama dibangun sebanyak 3 tower terdiri dari 1.816 unit terbagi menjadi 330 hunian subsidi dan 1.486 hunian non subsidi.

 

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU