BERITA TERKAIT

Permintaan Rumah Meledak 32% H+2 Lebaran, Harga Hunian Rp1–3 Miliar Paling Diburu

Permintaan rumah di Indonesia ternyata justru melonjak setelah Lebaran, bukan selama Ramadan. Data terbaru menunjukkan lonjakan pencarian properti hingga 32% tepat pada H+2 Lebaran, menandai perubahan perilaku finansial masyarakat.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Permintaan rumah di Indonesia menunjukkan pola menarik: selama Ramadan aktivitas pencarian properti justru melambat, tetapi melonjak tajam segera setelah Lebaran.

Data terbaru menunjukkan pencarian hunian meningkat hingga 32% pada H+2 Lebaran, menandakan momen pascalibur panjang menjadi waktu strategis masyarakat mengambil keputusan membeli rumah.

Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan: Uang THR Bisa Jadi Investasi Properti

Fenomena ini penting karena terjadi di tengah tantangan besar kepemilikan rumah bagi generasi muda.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sekitar 81 juta generasi muda Indonesia pada 2025 belum memiliki rumah sendiri.

Kondisi ini dipicu oleh stagnasi pendapatan yang berhadapan dengan kenaikan harga properti yang terus meningkat.

Namun, momentum Ramadan dan Lebaran mulai berubah makna. Jika sebelumnya identik dengan konsumsi jangka pendek, kini periode tersebut semakin dipandang sebagai waktu refleksi finansial yang memicu keputusan pembelian aset jangka panjang seperti rumah.

Permintaan Rumah Naik Tajam Setelah Lebaran, Fenomena “Tunda Beli” Saat Ramadan

Data tren pencarian properti selama tiga tahun terakhir menunjukkan pola yang konsisten. Aktivitas pencarian rumah cenderung menurun selama Ramadan, tetapi meningkat drastis setelah Lebaran.

Pada April 2023, pencarian properti turun sekitar 16%, sementara pada Maret 2025 penurunannya mencapai 8,8%.

Baca Juga: Tahun Kuda Api Memanas, KPR Take Over Jadi Solusi Jinakkan Inflasi yang Bakar Harga Rumah

Penurunan ini menunjukkan masyarakat lebih fokus pada kebutuhan konsumsi selama bulan puasa dan persiapan hari raya.

Namun begitu memasuki periode setelah Lebaran, tren langsung berbalik tajam. Pada 2023, pencarian rumah meningkat 29,3% pada H+3 Lebaran.

Tahun 2024 mencatat lonjakan 32,8% pada H+2, sementara pada 2025 peningkatan kembali terjadi sebesar 29,2% pada periode yang sama.

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, menjelaskan bahwa fenomena ini berkaitan erat dengan dinamika psikologis setelah momen mudik dan berkumpul bersama keluarga.

“Lebaran kini berfungsi sebagai reset point keputusan finansial rumah tangga Indonesia. Momen berkumpul bersama keluarga besar sering memunculkan kesadaran akan keterbatasan ruang dan kenyamanan, sehingga mendorong banyak orang mulai serius mempertimbangkan kepemilikan rumah,” ujar Marisa.

Baca Juga: Harga Rumah Seken 2025 Hanya Naik 0,7%, Pasar Properti Siap Melompat di 2026

Menurutnya, Lebaran kini tidak sekadar perayaan, tetapi menjadi titik transisi dari penyewa menjadi pemilik aset properti.

Harga Rumah Rp1–3 Miliar Jadi Target Utama Pembeli

Grafik permintaan rumah setelah Lebaran berdasarkan rentang harga hunian
Grafik permintaan rumah setelah Lebaran berdasarkan rentang harga menunjukkan hunian Rp1–3 miliar menjadi segmen paling diminati oleh pencari properti di Indonesia.
(Dok. Rumah123)

Data juga menunjukkan kelas menengah atas memimpin minat pembelian hunian. Sekitar 36% pencari properti menargetkan rumah dengan harga Rp1–3 miliar, menjadikannya segmen paling dominan di pasar.

Minat ini didorong oleh kombinasi dana Tunjangan Hari Raya (THR) dan akses pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Rumah123 menyarankan masyarakat mulai mengalokasikan sekitar 30% THR sebagai dana uang muka (DP) rumah.

Strategi ini dianggap realistis untuk menutup kebutuhan DP, terutama bagi rumah di kawasan penyangga kota besar.

Baca Juga: Properti Tangerang Kuasai 56% Pasar Rumah Jabodetabek, Gading Serpong Jadi Magnet Hunian

Dari sisi lokasi, wilayah Tangerang mencatat tingkat pencarian tertinggi sebesar 15,6%, diikuti oleh:

  • Jakarta Selatan: 11,5%

  • Jakarta Barat: 9,5%

  • Bandung: 7,3%

Pergerakan ini menunjukkan konsumen mulai mencari hunian dengan harga lebih rasional di daerah penyangga metropolitan.

Konsumen Prioritaskan Rumah dengan Taman

Selain harga dan lokasi, konsumen juga semakin selektif terhadap kualitas hunian. Fasilitas taman menjadi filter pencarian paling populer dengan 71,5%, jauh melampaui fasilitas lainnya.

Baca Juga: Di Tengah Pasar Moderat, Gading Serpong Tetap Jadi Pilihan Rasional Investor Properti

Sebagai perbandingan:

  • Lapangan bulu tangkis: 16,7%

  • Kolam renang: 6,7%

Preferensi ini menandakan perubahan orientasi pembeli rumah yang kini lebih menekankan kualitas hidup dan ruang terbuka privat.

Marisa menambahkan, “Konsumen kini semakin rasional; mereka mencari keseimbangan antara harga, akses, dan kualitas hidup melalui ruang terbuka privat.”

Bagi pengembang, tren ini menjadi sinyal penting bahwa proyek hunian yang menawarkan konsep ruang terbuka dan lingkungan hijau memiliki daya tarik lebih besar.

Baca Juga: BSPS Kalbar Melonjak, Kuota Rumah Subsidi Capai 22.000 Unit

Catatan Penting bagi Calon Pembeli Rumah

permintaan rumah setelah Lebaran berdasarkan kelompok usia pencari properti
Grafik permintaan rumah setelah Lebaran berdasarkan kelompok usia menunjukkan minat tertinggi berasal dari kelompok usia 45–54 tahun serta keluarga muda usia 25–34 tahun.
(Dok. Rumah123)

Meski tren permintaan meningkat setelah Lebaran, calon pembeli tetap perlu memperhatikan beberapa risiko sebelum mengambil keputusan.

Pertama, kenaikan permintaan pascalebaran sering memicu kompetisi antar pembeli sehingga harga rumah bisa naik lebih cepat.

Kedua, kemampuan cicilan harus dihitung secara realistis, terutama jika mengandalkan KPR jangka panjang.

Ketiga, pembeli perlu memastikan legalitas properti dan reputasi pengembang sebelum melakukan pembayaran uang muka.

Baca Juga: Tenor Cicilan Rumah Subsidi 30 Tahun: Solusi Bebaskan MBR dari Cicilan Mahal!

Dengan perencanaan finansial yang matang, momentum pascalebaran justru bisa menjadi waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi di sektor properti.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page