PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kompetisi tahunan DAIKIN Designer Award 2026 resmi dibuka oleh PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN), di tengah situasi pasar properti yang semakin menantang, terutama terkait masalah lahan yang kian mahal dan terbatas di pusat kota.
Fenomena ini bukan lagi rahasia umum, dimana tren hunian akhirnya dipaksa bergeser ke arah vertikal atau rumah tapak dengan luasan yang kian minimalis.
Baca Juga: Daikin Kantongi 3 Sertifikat ISO Sekaligus, Ini Dampaknya untuk Konsumen
Kondisi tersebut secara otomatis menantang para arsitek serta desainer interior untuk tidak sekadar menggambar ruang yang cantik secara visual, tetapi juga harus sangat fungsional.
Menjawab kebutuhan mendesak tersebut, kompetisi tahun ini hadir dengan jangkauan yang jauh lebih luas, yakni merangkul talenta-talenta terbaik dari empat negara di kawasan ASEAN.
Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2020, ajang tahunan ini konsisten mencari titik temu antara keindahan desain dan kenyamanan tata udara melalui penggunaan produk AC Daikin Home Central.
Namun, ada yang berbeda di tahun keenam ini karena DAIKIN secara resmi membawa kompetisi ini ke level regional dengan melibatkan Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina sebagai peserta.
Baca Juga: Daikin Resmikan Showroom Proshop Kedua di Semarang, Total 43 di Indonesia
Ekspansi ini bertujuan untuk saling berbagi inspirasi dalam menciptakan ruang hidup ideal, terutama di tengah kemiripan karakteristik kota-kota besar di Asia Tenggara yang padat penduduk
Inovasi Hunian di Tengah Keterbatasan dalam DAIKIN Designer Award 2026
Salah satu jawaban nyata atas tantangan hunian sempit dalam kompetisi ini adalah hadirnya kategori baru: Finished Project Apartment/Condominium.
Kategori ini menjadi panggung khusus bagi para profesional untuk memamerkan bagaimana mereka menyiasati ruang apartemen dengan luasan 150 hingga 500 meter persegi agar tetap terasa lapang dan sehat.
Ching Khim Huat, Associate Officer, Daikin Industries, Ltd. Deputy Regional General Manager, Air Conditioning Business in ASEAN and Oceania, Global Operations Division, menekankan bahwa kompetisi ini adalah cerminan komitmen untuk mendorong lahirnya bangunan komersial dan hunian yang estetis sekaligus memperhatikan sirkulasi udara.
“Yaitu mendorong bertumbuhnya inspirasi hunian dan bangunan komersial ideal yang menaruh perhatian pada nilai estetika dan penciptaan tata udara didalamnya,” ungkap Ching Khim Huat saat peluncuran DAIKIN Designer Award 2026 di Movenpick Hotel Jakarta City Center, Kamis (30/4/2026).
Sementara Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia, Shinji Miyata, menyoroti bahwa solusi AC sentral premium menjadi kunci untuk menyelaraskan desain dengan kenyamanan.
Menurutnya, teknologi AC Home Central DAIKIN dirancang agar menyatu sempurna dengan interior bangunan tanpa mengorbankan fungsi kesehatan.
“Solusi AC sentral bagi hunian dan bangunan komersial DAIKIN ini memiliki berbagai ragam fitur yang dibuat sesuai kebutuhan spesifik menyertai kesejukan udara yang dibawanya. Diantaranya filtrasi berlapis untuk mengeliminasi berbagai partikel merugikan kesehatan di udara serta kemampuan mengatur tingkat kelembapan udara,” jelas Shinji Miyata.
Lebih lanjut, Shinji Miyata menjelaskan bahwa keunggulan desain ini didukung oleh kepraktisan teknis yang sangat krusial bagi hunian modern yang terbatas ruangnya. Keunikannya terletak pada kemampuan mengoperasikan beberapa unit indoor hanya dengan menggunakan satu unit outdoor saja.
Hal ini sangat relevan bagi kategori Finished Project yang mewajibkan peserta menggunakan sistem AC Daikin tipe VRV atau Multi NX yang dipasang oleh Daikin Proshop, dengan spesifikasi minimal satu unit indoor ducting.
Perspektif menarik datang dari juri asal Singapura, Henry Yew, yang melihat bahwa hunian dengan luas minim sudah menjadi standar umum di kota besar.
Desainer harus berani berpikir di luar kebiasaan, seperti menyiasati penempatan perangkat teknis agar tidak memakan tempat namun fungsi utamanya tetap berjalan optimal.
Senada dengan hal itu, Cecil Ravelas dari Filipina mengingatkan bahwa rumah yang baik adalah rumah yang bisa “bernapas” melalui sirkulasi udara yang menjadi bagian dari jiwa bangunan.
Keseriusan DAIKIN dalam mengapresiasi kreativitas ini dibuktikan dengan total hadiah mencapai Rp540 juta yang tersebar untuk kategori profesional hingga mahasiswa.
Arsitek Teguh Aryanto, Chairman IAI Jakarta, menilai ajang ini sangat penting bagi para desainer untuk melepaskan potensi kreatifnya dan mendapatkan pengakuan di panggung regional.
Baca Juga: Midea AC Luncurkan Celest Inverter, AC Pintar Dengan Teknologi AI Pertama di Kelasnya
Bagi para arsitek dan desainer yang ingin membuktikan kecerdasan desainnya, pendaftaran telah dibuka sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Puncak penghargaan atau Awarding Night dijadwalkan akan digelar pada 27 November 2026.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com




