Tuesday, September 21, 2021
Pasang Iklan disini ....

10 Tren “Smart PV” Pada Tahun 2025

PropertiTerkini.com, (SHENZHEN) – Dalam lima hingga 10 tahun mendatang, energi terbarukan kian berperan sebagai sumber listrik utama bagi jaringan listrik. Sebagai bentuk energi terbarukan yang paling dikenal, energi surya, khususnya, memiliki prospek yang sangat cerah. Namun, saat energi terbarukan mengambil porsi yang bertambah besar dalam produksi listrik, prioritas utamanya ialah menjamin aspek keamanan, keandalan, serta efektivitas biaya pada seluruh aset-aset pembangkit listrik. Huawei mempertimbangkan tren-tren baru tentang teknologi elektronika di sektor energi seiring dengan maraknya perkembangan sejumlah teknologi TIK baru, seperti kecerdasan buatan (AI), cloud, big data, dan 5G. Untuk itu, Huawei bekerja sama dengan pakar-pakar di beberapa bidang tersebut dan merilis 10 tren teknis baru tentang smart PV untuk tahun 2025.

Tren-tren ini, sebagaimana dikutip dari PRNewswire, terdiri atas empat dimensi: levelized cost of electricity (LCOE) yang lebih rendah, kemudahan penggunaan jaringan listrik, konvergensi canggih, serta aspek keamanan dan kepercayaan. Sejumlah tren yang dikemukakan Huawei ingin mengarahkan industri ke solusi canggih dan ramah lingkungan, serta menyajikan wawasan tentang inovasi dan pesatnya pertumbuhan di industri energi baru.

Tren 1: Digitalisasi

tren Smart PV dari huawei
Huawei Prediksi 10 Tren “Smart PV” untuk Tahun 2025

Poin utama: Lebih dari 90% pembangkit listrik PV global akan didigitalisasi.

Terlepas dari pesatnya pasar PV global, masih banyak perangkat yang tidak modern pada pembangkit listrik PV, dari alat produksi listrik hingga komunikasi. Sejumlah perangkat ini tak dapat dimonitor dengan efektif, dan tidak menyediakan alarm kerusakan. Di tengah perkembangan pesat sejumlah teknologi digital seperti 5G dan cloud, lebih dari 90% pembangkit listrik PV akan didigitalisasi pada 2025. Hasilnya, pembangkit listrik PV tampil lebih ringkas, canggih, dan dikelola secara efisien.

Tren 2: Pemutakhiran Canggih yang Digerakkan Kecerdasan Buatan (AI)

huawei-ai
Pemutakhiran Canggih yang Digerakkan Kecerdasan Buatan (AI)

Poin utama: Lebih dari 70% pembangkit listrik PV akan menerapkan teknik-teknik AI

Integrasi luas AI dan PV akan memfasilitasi penginderaan timbal-balik (mutual sensing) dan interkoneksi antarperangkat, serta menambah produksi listrik dan efisiensi O&M lewat optimasi yang kolaboratif.

Teknik-teknik AI menawarkan peluang menjanjikan bagi sistem PV, termasuk: identifikasi dan proteksi modul PV secara proaktif, serta penemuan kerusakan perangkat dengan algoritma diagnosis AI; optimasi algoritma pelacak dengan banyak data dari pembangkit listrik, serta self-learning demi mencapai tingkat produksi listrik yang lebih besar; dan sinergi penyimpanan energi surya yang dibantu AI untuk mengoptimalkan pendapatan fasilitas penyimpanan energi PV secara otomatis. Ketika LCOE terus berkurang dan kerumitan O&M bertambah, teknik-teknik AI kemungkinan besar banyak diterapkan di pembangkit listrik PV.

Tren 3: Pembangkit Listrik Tanpa Pekerja (Unmanned)

huawei-Unmanned
Pembangkit Listrik Tanpa Pekerja (Unmanned)

Poin utama: Lebih dari 80% aktivitas di pembangkit listrik PV tidak akan memerlukan tenaga kerja.

Sejalan dengan hadirnya AI dan Internet of Things (IoT), berbagai produk dan layanan canggih akan memberikan kenyamanan untuk seluruh solusi PV. AI memiliki keahlian terpadu dan self-learning yang berkelanjutan. Untuk itu, AI akan banyak digunakan untuk menggantikan pakar-pakar O&M dalam berbagai pekerjaan diagnostik dan pengambilan keputusan.

Inspeksi dengan pesawat tanpa awak (drone) dan O&M otomatis yang berbasiskan robot akan menangani pekerjaan O&M berbahaya serta kegiatan rutin yang membutuhkan kecermatan tinggi secara terus-menerus. Pemanfaatan AI dilakukan demi produktivitas dan keamanan yang lebih baik di pembangkit listrik PV. Seperti yang diperkirakan, pembangkit listrik PV di masa depan sama sekali tidak memerlukan pekerja.

Tren 4: Dukungan Proaktif untuk Jaringan Listrik

huawei-Dukungan Proaktif untuk Jaringan Listrik
Dukungan Proaktif untuk Jaringan Listrik

Poin utama: Pembangkit listrik PV akan beralih dari yang sebelumnya menyesuaikan diri terhadap jaringan listrik (grid-adapting) hingga berfungsi untuk mendukung jaringan listrik (grid-supporting)

Peningkatan penetrasi energi power-electronic-interfaced kelak menurunkan kekuatan jaringan listrik dan menghambat aplikasi sistem PV yang luas. Dalam lima tahun ke depan, pembangkit listrik PV secara bertahap harus beralih, dari yang sebelumnya menyesuaikan diri terhadap jaringan listrik (grid-adapting), hingga berfungsi untuk mendukung jaringan listrik (grid-supporting).

Itu sebabnya, inverter harus memiliki sejumlah fitur seperti adaptabilitas wide short circuit ratio (SCR), pengendalian arus listrik secara harmonis dalam 1%, consecutive high/low voltage ride-through, serta regulasi frekuensi yang cepat. Fitur-fitur ini penting bagi koneksi ke jaringan listrik.

Tren 5: Energi Surya + Penyimpanan Energi

huawei - Energi Surya
Energi Surya + Penyimpanan Energi

Poin utama: Porsi sistem PV yang digabungkan dengan penyimpanan energi (energy storage) akan menembus 30%.

Saat penetrasi sumber-sumber energi baru tampil lebih tinggi, jaringan listrik semakin membutuhkan regulasi frekuensi dan peak shaving. Sementara, biaya baterai berkurang seiring dengan kemajuan teknologi. Menurut perkiraan, perangkat penyimpanan energi akan dipakai bersamaan dengan sistem PV, serta menjadi komponen penting. Sejumlah proyeksi menunjukkan, porsi sistem PV yang digabungkan dengan penyimpanan energi akan menembus 30% pada 2025.

Tren 6: Pembangkit Listrik Virtual

huawei-Pembangkit Listrik Virtual
Pembangkit Listrik Virtual

Poin utama: Lebih dari 80% sistem di kawasan perumahan akan terkoneksi dengan jaringan Pembangkit Listrik Virtual (PLV).

Dalam lima tahun mendatang, sejumlah teknologi TIK, seperti 5G, blockchain, dan layanan cloud, akan banyak diterapkan di pembangkit listrik terdistribusi, yakni membentuk PLV untuk manajemen kolaboratif, serta berpartisipasi dalam penjadwalan, transaksi, dan layanan pendukung untuk sistem kelistrikan.

Pengembangan teknologi PLV kelak menghadirkan model-model bisnis baru dan menarik minat pemain-pemain baru dalam skenario sistem PV yang terdistribusi. Teknologi ini pun berperan sebagai mesin penggerak bagi sektor PV terdistribusi.

Tren 7: Aspek Keselamatan yang Aktif (Active Safety)

huawei-Active Safety
Aspek Keselamatan yang Aktif (Active Safety)

Poin utama: Fitur arc-fault circuit interrupter (AFCI) akan menjadi fungsi yang wajib dimiliki sistem PV terdistribusi di atap bangunan, serta segera diterapkan ke dalam standar industri internasional.

Ketika aplikasi smart PV terdistribusi digunakan secara lebih luas, aspek keselamatan bangunan dan manusia menjadi isu besar. Risiko arcing pada PV akibat kontak simpul (node) yang buruk pada modul PV, jeleknya koneksi dari konektor PV, atau kabel usang atau rusak, telah menjadi isu utama bagi pelaku industri. Demi mengurangi risiko-risiko tersebut, AFCI akan menjadi fitur standar dalam sistem PV terdistribusi di atas bangunan, dan segera diterapkan ke dalam standar industri internasional.

Tren 8: Densitas Daya yang Lebih Besar

smart pv Densitas Daya yang Lebih Besar
Densitas Daya yang Lebih Besar

Poin utama: Densitas daya pada inverter akan bertambah lebih dari 50%

Sejalan dengan tren LCOE yang lebih rendah untuk energi surya, ada kebutuhan yang lebih besar terhadap modul tunggal dengan daya yang lebih besar dan perawatan inverter yang mudah. Demi memenuhi kebutuhan ini, kita memerlukan densitas daya yang lebih besar. Lewat sejumlah terobosan dalam riset tentang semikonduktor jenis wide-bandgap, seperti SiC dan GaN, serta algoritma pengendalian yang mutakhir, densitas daya inverter akan melonjak lebih dari 50% dalam lima tahun ke depan.

Tren 9: Desain Modular

smart pv modular deisgn
Modular Design

Poin utama: Sejumlah komponen inti seperti perangkat inverter, PCS, dan penyimpanan energi akan menggunakan desain modular.

Perangkat inverter, PCS, dan penyimpanan energi menjadi komponen-komponen inti dalam pembangkit listrik PV. Sejumlah perangkat ini berdampak penting terhadap ketersediaan seluruh sistem pembangkit listrik PV. Sejalan dengan besarnya kapasitas dan kerumitan pembangkit listrik PV, pendekatan biasa yang melibatkan pakar dalam kegiatan perawatan fasilitas di lapangan akan berbiaya terlalu mahal.

Itu sebabnya, desain modular kelak dipakai secara luas mengingat desain tersebut membantu pemasangan yang fleksibel dan kelancaran ekspansi. Kegiatan pemeliharaan pun bisa dilakukan tanpa melibatkan pakar. Dengan demikian, biaya O&M berkurang drastis dan ketersediaan sistem juga semakin baik.

Tren 10: Aspek Keamanan dan Kepercayaan

smart pv
Aspek Keamanan dan Kepercayaan

Poin utama: Aspek Keamanan dan Kepercayaan menjadi hal yang wajib dimiliki pembangkit listrik PV.

Pembangkit listrik PV membutuhkan kapasitas kumulatif yang besar dan arsitektur jaringan yang kian rumit. Kedua hal ini meningkatkan risiko pada pembangkit listrik PV. Lebih lagi, ada persyaratan yang lebih ketat untuk privasi dan keamanan pengguna dalam pembangkit listrik PV terdistribusi. Seluruh tren tersebut menunjukkan, pembangkit listrik PV perlu memiliki aspek keamanan dan kepercayaan dalam hal keandalan, ketersediaan, keamanan, keselamatan, daya tahan, serta privasi.

Keinginan manusia untuk bereksplorasi tidak mengenal batas. Kita selalu berupaya untuk mencapai jenjang baru, menggali hal-hal secara lebih mendalam, dan mencari kebenaran baru. Konvergensi teknologi 5G, cloud, dan AI tengah mengubah dunia, sebab semua hal kini dipindai, terkoneksi, dan canggih dengan kecepatan yang lebih tinggi dari perkiraan kita. Dengan menyusun 10 tren bagi industri PV untuk tahun 2025, Huawei ikut menghadirkan inspirasi tentang dunia yang lebih ramah lingkungan dan canggih. Di dunia ini, berbagai solusi energi baru bisa diterapkan tanpa batas, serta dibagikan secara luas kepada segenap lapisan masyarakat.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU