Thursday, July 29, 2021

Pasaman Barat Ajukan 8.183 Unit Rumah Melalui SIBARU

Adapun usulan lokasi Program BSPS Kabupaten Pasaman Barat tersebar di 11 kecamatan, yaitu Kecamatan Sungai Beremas (254 unit), Kecamatan Lembah Melintang (1381 unit), Kecamatan Pasaman (89 unit), Kecamatan Talamau (513 unit).

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat telah mengajukan usulan sebanyak 8.183 unit hunian kepada Kementerian PUPR melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU).

Demikian dikatakan Bupati Pasaman Barat, H Hamsuardi, seperti dikutip dari keterangan tertulis Kementerian PUPR. Dia berharap agar di masa pandemi ini, Kementerian PUPR bisa meningkatkan alokasi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) yang mendapatkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Baca Juga: Metland Transyogi Luncurkan Rumah Tipe Westfield Tahap Dua

“Kami telah mengajukan sebanyak 8.183 unit RTLH untuk mendapatkan Program BSPS dan bantuan Rumah Susun di Kabupaten Pasaman Barat melalui SIBARU Kementerian PUPR. Lokasi RTLH tersebut tersebar di 11 kecamatan dan 19 Nagari,” katanya.

Untuk diketahui, pemerintah terus berupaya mendorong agar kesehatan masyarakat tetap terjaga di masa pandemi Covid-19 melalui pelaksanaan Program Sejuta Rumah di seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya dilaksanakan dengan penyaluran BSPS, termasuk di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

“Program BSPS adalah salah satu bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam meningkatkan kualitas rumahnya dan pembangunan baru rumah beserta prasarana, sarana dan utilitas umum,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ada SIBARU Untuk Usulan Bantuan Perumahan

Menurut Khalawi, rumah swadaya pada dasarnya adalah rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat. Sedangkan penerima Program BSPS adalah MBR yakni masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapat dukungan pemerintah untuk memperoleh rumah yang layak huni.

“Program BSPS di masa pandemi ini sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat termasuk MBR agar rumahnya lebih layak huni. Melalui Program BSPS rumah MBR diharapkan dapat memenuhi persyaratan keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas bangunan dan kesehatan penghuninya,” terangnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Zubaidi menerangkan, salah satu lokasi pelaksanaan Program BSPS di Provinsi Sumatera Barat berada di Kabupaten Pasaman Barat. Untuk itu, pihaknya akan berupaya menggandeng pemerintah daerah setempat agar pelaksanaan Program BSPS dapat berjalan dengan baik di lapangan dengan menerjunkan Tenaga Pendamping Masyarakat.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Kesempatan Ini, Dapatkan Penawaran Spesial di KPR BCA ONLINEXPO

Menurut Zubaidi, beberapa waktu lalu pihaknya telah menerima audiensi Bupati Pasaman Barat, H. Hamsuardi yang didampingi oleh Sekertaris Daerah, Hendra Putra, Kepala Bappeda, Joni Hendri dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ahdiarsyah di Kantor Balai P2P Sumatera III di Riau.

Dalam kegiatan tersebut kedua belah pihak membahas program pengentasan RTLH di Kabupaten Pasaman Barat. Pihaknya juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk memanfaatkan Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU) dalam upaya mengajukan bantuan perumahan bagi masyarakat.

“Kementerian PUPR telah menyalurkan Program BSPS di Kabupaten Pasaman Barat sejak tahun 2015 lalu. Ribuan RTLH masyarakat telah dibedah dan menjadi hunian yang nyaman dan sehat,” terang Zubaidi.

Baca Juga: Pencarian Properti Online Meningkat, Lamudi Luncurkan Inisiatif #CariSekarang

Adapun usulan lokasi Program BSPS Kabupaten Pasaman Barat tersebar di 11 kecamatan, yaitu Kecamatan Sungai Beremas (254 unit), Kecamatan Lembah Melintang (1381 unit), Kecamatan Pasaman (89 unit), Kecamatan Talamau (513 unit).

Selanjutnya adalah Kecamatan Kinali (646 unit), Kecamatan Gunung Tuleh (1257 unit), Kecamatan Ranah Batahan (517 unit), Kecamatan Koto Balingka (2528 unit), Kecamatan Sungai Aur (491 unit), Kecamatan Luhak Nan Duo (31 unit) dan Kecamatan Sasak Ranah Pesisir (476 unit).

Baca Juga: Progres Terkini Superblock Southgate: Apartemen dan AEON Mall Segera Beroperasi

“Program BSPS sangat ditunggu oleh MBR karena kami yakin dengan rumah yang layak huni masyarakat dapat hidup sehat dan nyaman,” tutup Hamsuardi.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU