Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal
Sunday, February 1, 2026
Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal

BERITA TERKAIT

Pameran Teknologi Pendinginan, Ventilasi, Pemanas, dan Efisiensi Energi (Refrigeration & HVAC Indonesia)

Paramount Gading Serpong Hadir dengan Logo Baru: 7 Fakta yang Memperkuat Identitas dan Visi Pembangunan Berkelanjutan

Everything is Here bukan slogan semata, tetapi representasi dari pengalaman nyata konsumen yang merasakan bahwa semua kebutuhan hidup telah tersedia dan mudah dijangkau di Gading Serpong.

PropertiTerkini.com(GADING SERPONG) — Paramount Gading Serpong, kawasan flagship Paramount Land dengan skala pengembangan ±1.200 hektare, resmi meluncur dengan identitas, logo, dan tagline baru.

Peresmian identitas baru ini digelar di Paramount Plaza, Gading Serpong, Tangerang, pada Rabu, 10 Desember 2025.

Di hadapan media, para perwakilan agen serta perbankan, Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land menegaskan bahwa, logo Paramount Land tidak berubah.

“Logo Paramount Land tetap yang sama, kami hanya membuat pembeda yang jelas antara Paramount Land sebagai property arm yakni property development company, dengan nama-nama proyek kami, seperti Paramount Petals dengan logonya sendiri dan kali ini Paramount Gading Serpong,” katanya.

Gading Serpong merupakan proyek township terbesar Paramount Land. Proyek lainnya adalah Paramount Petals di kawasan Curug, Tangerang seluas ±400 hektar dan Paramount Village Semarang seluas ±10 hektar (sudah rampung), serta satu proyek lagi di Manado, yakni Paramount Hills Manado dengan luas lebih dari 20 hektar.

Luasnya skala pengembangan Paramount Gading Serpong, menegaskan bahwa proyek tersebut sebagai pusat pertumbuhan utama dan kota mandiri paling dinamis di barat Jakarta.

Momentum ini juga bertepatan dengan perayaan 19 tahun Paramount Enterprise dan menjadi deklarasi arah pembangunan kota mandiri yang semakin matang, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi, mengatakan bahwa, dengan usianya yang semakin matang, sejak didirikan 2006 lalu, Paramount Land terus berinovasi dalam berbagai hal.

“Dengan usia yang semakin dewasa, Paramount Land selalu melakukan introspeksi diri dan terus melakukan berbagai gebrakan dan inovasi demi memberikan pelayanan terbaik kami kepada para penghuni, maupun konsumen dan masyarakat secara luas,” ujarnya.

Berikut 7 fakta penting yang memperkuat identitas dan visi baru Paramount Gading Serpong:

1. Rebranding Menandai Fase Kedewasaan Kota Mandiri Modern

kawasan aniva gading serpong, paramount land, jual ruko di gading serpong,
Dikembangkan sejak 2021 Aniva Gading Serpong kini menjadi area bisnis yang sangat diminati. (Dok. Paramount Land)

Setelah hampir dua dekade berkembang sejak 2006, Gading Serpong kini memasuki fase kedewasaan sebagai kota mandiri besar dan terintegrasi.

Nawawi, menegaskan bahwa rebranding ini merupakan puncak perjalanan panjang Gading Serpong.

Brand identity baru Paramount Gading Serpong adalah simbol kedewasaan kawasan, skala kota yang sudah terbentuk, dan cerminan kepercayaan diri pada masa depan,” ujarnya.

Kota ini kini telah dihuni hampir 120 ribu penduduk, belum termasuk ribuan komuter harian, dan menjadi salah satu pusat ekonomi baru yang pertumbuhannya diakui secara nasional dan regional.

2. Alasan Penamaan: ‘Paramount Gading Serpong’ Memperjelas Identitas Kota

Menjelaskan makna dan arti penamaan proyek ini, Chrissandy menjabarkan, kata Paramount melambangkan indentitas utamanya.

“Kata Paramount ditujukan untuk merepresentasikan kepemimpinan, development-ship, akuntabilitas, dan konsistensi dalam membangun serta menatalayani aspek apapun dalam perusahaan,” terangnya.

Kemudian kata Gading Serpong, mengakar kuat pada sebuah kota yang sudah hidup, berbasis komunitas dengan ritme dinamis dan karakter khas.

“Setiap kota mandiri pasti punya karakter yang khas dan di Gading Serpong juga punya kekhasannya, sebagai pusat kuliner, dan lainnya,” lanjut Chrissandy.

Penamaan ini sekaligus menjadi payung identitas resmi untuk seluruh pengembangan hunian, komersial, distrik, hingga fasilitas publik di dalam kawasan.

3. Tagline ‘Everything is Here’ Menjadi DNA Kota

aktivitas baru yang mendorong nilai sewa dan capital gain kawasan sekitar
Hudson Square akan menjadi pusat aktivitas baru yang mendorong nilai sewa dan capital gain kawasan sekitar. (Dok. Paramount Land)

Tagline Everything is Here bukan slogan semata, tetapi representasi dari pengalaman nyata konsumen yang merasakan bahwa semua kebutuhan hidup telah tersedia dan mudah dijangkau di Gading Serpong.

Adapun makna mendalam dari tagline tersebut, yakni kota modern dengan fasilitas lengkap, akses mudah dan konektivitas terintegrasi, kemudahan hidup urban yang bukan janji tetapi fakta yang diakui konsumen, serta inti filosofi pengembangan masa depan Paramount Gading Serpong.

“Everything is Here adalah DNA kota Paramount Gading Serpong—sebuah kota modern dengan konektivitas menyatu, fasilitas lengkap, dan kenyamanan hidup berkelas,” jelas Chrissandy.

Bahkan, dia melanjutkan, “kata-kata Everything is Here ini pada awalnya diinspirasikan oleh konsumen kami. Mereka katakan, semua ada. Semua dekat. Jadi itulah esensi tagline ini,” ungkapnya.

4. Logo Baru ‘The Paramount Tree’ Melambangkan Pertumbuhan Berkelanjutan

Identitas visual baru menampilkan The Paramount Tree, simbol pohon dengan filosofi pertumbuhan lintas generasi.

“Kenapa pohon, karena pohon adalah simbol pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Chrissandy menjelaskan makna logo baru tersebut.

Lebih jelasnya;

  • Akar yang kuat: reputasi, kredibilitas, dan fondasi kokoh Paramount Land sebagai pengembang terpercaya.

  • Batang & pilar utama: inovasi, peningkatan kualitas produk, dan layanan purna jual berkesinambungan.

  • Ranting & daun: representasi investasi dan perkembangan kota yang terus tumbuh dari waktu ke waktu.

Logo ini bukan sekadar desain, tetapi pernyataan jangka panjang tentang arah pengembangan kota.

area komersial Maggiore Signature East
Fascia utama Maggiore Signature East menampilkan desain American Classic yang elegan, memperkuat identitas kawasan komersial Maggiore sebagai primadona bisnis di Gading Serpong. (Dok. Paramount)

5. Filosofi Warna: Navy & Gold

Makna dua warna utama logo dijelaskan secara eksplisit sebagai berikut:

  • Biru/Navy: kestabilan, kepedulian, dan kepercayaan jangka panjang.

  • Emas/Gold: kehangatan, nilai warisan, serta semangat membangun legacy lintas generasi.

“Jadi warnanya sama dengan logo Paramount Land. Kombinasi ini menghadirkan citra modern, elegan, dan relevan bagi masyarakat urban masa kini,” jelasnya.

6. Empat Pilar Pengembangan Kota: Arah Jangka Panjang yang Lebih Terukur

Identitas baru Paramount Gading Serpong diperkuat melalui empat pilar, yakni:

A Complete City Within Reach

Seluruh kebutuhan utama—tinggal, bekerja, belajar, bersantap, hingga berbelanja—tersedia dalam satu kawasan terpadu.

Seamless Connectivity & Walkable Living

Setiap distrik saling terhubung dengan koridor efektif dan ramah pejalan kaki.

Luxury Convenience Every Day

Infrastruktur tertata, boulevard harmonis, dan fasilitas kelas tinggi memastikan kenyamanan hidup premium.

A Distinctive Lifestyle Destination

Karakter kawasan terinspirasi Chinatown modern dan kekuatan sebagai Culinary City, menjadikan Gading Serpong destinasi lifestyle yang hidup dan penuh daya tarik.

Norman Daulay, Direktur Paramount Land, mengatakan bahwa keempat pilar tersebut menjadi kompas pengembangan kota dalam dekade mendatang.

“Dalam mengembangkan Kota Gading Serpong, kami tidak hanya menciptakan sebuah produk. Saat memperbarui masterplan, kami juga fokus menempatkan site plan sesuai produk yang akan dikembangkan,” ujarnya.

Tampak depan show unit Matera Signature malam hari di Gading Serpong
Show unit Matera Signature Tipe L12X20 di Gading Serpong, menampilkan desain American Classic dengan sentuhan modern dan mewah. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

7. Rebranding Diperkuat oleh Transformasi Cepat Kawasan 1.200 Ha

Rebranding ini bukan hanya perubahan visual, tetapi refleksi atas transformasi besar yang terjadi di Gading Serpong, seperti:

  • Matera berkembang dari tanah kosong (bahkan lahan off road pada 2016), kini menjadi kawasan hunian luxury.

  • Verona Junction berubah dari lahan mentah pada 2019 lalu, kini menjadi pusat komersial aktif, dimana sudah sekitar 50% tenant menempati area tersebut, padahal baru serah terima dua bulan lalu.

  • Kawasan Hudson menjadi ikon baru Manhattan District, padahal pada 2019 lalu masih berupa lahan mentah. Baru 6 tahun, namun kini sudah mulai diserahterimakan.

  • Hampton Square juga menjadi landmark gaya hidup dalam waktu singkat, padahal 2023 lalu masih berupa lahan kosong.

  • Kawasan Maggiore, sejak mulai dibangun 2022 lalu, kini telah berubah menjadi kawasan komersial yang ramai dan dinamis.
  • Kawasan Aniva, masih berupa lahan pada 2021, bahkan sejak 2024 lalu telah menjadi magnet kuliner & lifestyle di Gading Serpong dan Tangerang.

Norman Daulay, mengungkapkan bahwa setiap zona dirancang dengan prinsip integrasi dan peningkatan nilai.

“Dengan penataan site plan, zoning, dan infrastruktur yang tepat, nilai hunian dan komersial akan meningkat karena semuanya saling terhubung. Itulah makna dari Everything is Here,” tegasnya.

Peluncuran identitas baru Paramount Gading Serpong menjadi fondasi bagi fase pembangunan berikutnya—sebuah kota yang lebih cerdas, hijau, modern, terhubung, dan berorientasi generasi masa depan.

Dengan tagline Everything is Here, Paramount Land menegaskan komitmen menghadirkan kualitas hidup terbaik bagi masyarakat yang tinggal, bekerja, berbisnis, dan bertumbuh di dalamnya.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com
ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

BERITA TERBARU

Demo Half Page