PropertiTerkini.com, (BANTEN) — Cat Heatgard kembali membuktikan efektivitasnya sebagai solusi pelapis anti bocor dan penolak panas setelah program CSR di SDN Mekarjaya 3 Pandeglang, Banten, berhasil menurunkan suhu permukaan bangunan hingga kisaran 10–20°C.
Program ini menyasar atap dan dinding sekolah yang berada hanya beberapa menit dari bibir pantai, area dengan paparan panas ekstrem yang kerap mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.
Baca Juga: 7 Produk Terbaik untuk Mengatasi Atap Cor Beton yang Bocor
Setiap hari, siswa terbiasa menghadapi suhu ruang kelas yang tinggi. Mereka tampak sering menyeka keringat atau mengipas-ngipas buku di sela pembelajaran. Meski demikian, semangat untuk belajar tidak pernah surut.
Moh. Aris Hidayat, Kepala SDN Mekarjaya 3, menjelaskan bahwa kondisi geografis sekolah menjadi tantangan utama.
“Faktor geografis tentu sangat berpengaruh, cuaca yang terik dan korosif uap air laut dulunya membuat kami memilih atap metal. Kami pikir lebih praktis dan awet,” ujarnya.
Namun, solusi itu ternyata menimbulkan masalah baru, yaitu peningkatan suhu di dalam kelas.
Siti Rohayati, salah satu guru, merasakan dampak nyata situasi tersebut. “Efeknya panas dalam ruangan, situasi belajar anak jadi kurang kondusif,” katanya.
Baca Juga: Siap Digelar, Paramount Color Walk 2025 Gading Serpong Diikuti Lebih dari 12 Ribu Peserta
Cat Heatgard sebagai Solusi Penolak Panas dengan Teknologi Reflect & Insulate
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Heatgard diaplikasikan pada atap dan dinding bagian luar sekolah melalui program CSR Aquaproof.
Produk ini diformulasikan dengan Reflect & Insulate Technology, yang memungkinkan penurunan suhu permukaan antara 10–20°C serta memberikan perlindungan tambahan terhadap potensi karat pada atap metal.
Heatgard hadir dalam enam pilihan warna: Putih 011, Abu-abu 066, Cream Cheese 082, Terakota Klasik 046, Abu Fosil 067, dan Mocca Latte 103.
Program CSR kali ini melibatkan 600 liter Heatgard beserta tenaga pengaplikasian profesional.
Total durasi pengerjaan mulai dari survei hingga pelapisan terakhir berlangsung sekitar 45 hari, sementara proses pengecatan pengejaran diselesaikan dalam 3 hari.
Warna yang diaplikasikan meliputi:
Terakota Klasik 046 untuk atap
Kombinasi Cream Cheese 082 dan Mocca Latte 103 untuk dinding luar
Hasil pengukuran suhu permukaan menunjukkan perubahan signifikan:
Sebelum pengecatan: 45,5°C
Sesudah pengecatan: 33,6°C
Penurunan ini membuat ruang kelas menjadi jauh lebih sejuk dan nyaman bagi siswa.
Baca Juga: Fortress Satu-Satunya Pintu Baja yang Meraih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2025

Sana Wijaya, perwakilan orang tua siswa, menyampaikan apresiasi atas program ini.
“Kami sangat senang dan menyambut baik kehadiran Heatgard dari masalah yang kami hadapi selama ini yaitu cuaca ekstrem, ternyata Heatgard jawabannya,” ungkapnya.
Cat Heatgard tidak berhenti pada peningkatan kenyamanan satu sekolah saja. Melalui kampanye #BeatTheHeat dan #HeatgardBerbagiKenyamanan, masyarakat diajak untuk merekomendasikan sekolah lain yang membutuhkan perbaikan kenyamanan ruang belajar.
Konsumen cukup mengunggah foto sekolah pilihan ke media sosial dan menyertakan alasannya.
Dua sekolah terpilih berkesempatan mendapatkan total 200 liter cat Heatgard, sementara dua orang pemberi rekomendasi akan memperoleh hadiah uang elektronik.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com






