Wednesday, February 8, 2023

Bendungan Margatiga Masuki Tahap Akhir Konstruksi

Bendungan ini menggunakan anggaran APBN secara MYC tahun 2017-2022 dengan nilai kontrak Rp846 miliar.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (LAMPUNG) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pembangunan Bendungan Margatiga guna meningkatkan jumlah tampungan air dan mendukung lumbung pangan nasional di Provinsi Lampung. Pekerjaan konstruksi bendungan telah memasuki tahap akhir dengan progres 96 persen dan dijadwalkan selesai sesuai kontrak Desember 2022.

Bendungan Margatiga membendung aliran Sungai Way Sekampung di daerah hilir untuk dimanfaatkan sebagai pengairan Daerah Irigasi (DI) di Provinsi Lampung seluas 16.588 hektar, yakni DI Jabung kiri 5.638 hektar dan potensi DI Jabung kanan 10.950 hektar.

Baca Juga: Masuki Finishing, Bendungan Semantok Ditargetkan Selesai Desember 2022

Bendungan yang berlokasi di Desa Negeri Jemanten dan Desa Trisinar ini juga terintegrasi dengan dua bendungan lainnya yang berada wilayah hulu, yakni Bendungan Way Sekampung yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2 September 2021 dan Bendungan Batutegi yang sudah selesai 2004 silam.

Bendungan Margatiga memiliki kapasitas tampung 42,31 juta m3 dengan luas genangan 2.314 hektar juga dipersiapkan untuk memasok air baku sebesar 0,8 m3/detik untuk Kabupaten Lampung Timur. Dengan luas wilayah kurang lebih 5.325,03 km2 atau sekitar 15 persen dari total wilayah Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Timur diperkirakan akan terus berkembang.

Salah satunya melalui pengembangan sektor industri, pertambangan, pariwisata, pelayanan jasa, dan UMKM yang membutuhkan air baku bersumber dari bendungan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur Penyedia Air Baku Kawasan IKN Nusantara

Bendungan ini didesain dengan konstruksi tipe urugan yang memiliki tinggi mencapai 28,75 meter, panjang puncak 321,76 meter, dan lebar puncak 7 meter. Dengan saluran pengelak tipe open chanel, bendungan ini diproyeksikan dapat mereduksi banjir sebesar 83,10 m3/detik untuk sebagian wilayah Bandar Lampung dan Lampung Timur.

Pembangunan Bendungan Margatiga menggunakan anggaran APBN secara multi years contract (MYC) tahun 2017-2022 dengan nilai kontrak Rp846 miliar. Pekerjaan konstruksi bendungan di bawah tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Ditjen SDA Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT Waskita Karya-PT Adhi Karya (KSO).

Selain mereduksi banjir, Bendungan Margatiga juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan air Sungai Way Sekampung khususnya di bagian hilir. Sehingga memiliki potensi sebagai konservasi air dan destinasi pariwisata baru di Lampung Timur.

Baca Juga: Tinjau Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen, Menteri Basuki Tegaskan 4 Pesan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan bertujuan untuk peningkatan volume tampungan air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga, penyediaan air baku dan pengendalian banjir.

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasinya, sehingga dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,” ujar Basuki.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU