BERITA TERKAIT

Pembangunan Pabrik Pintu Baja Fortress Capai 80%, Siap Genjot Produksi Massal di Akhir 2026

Permintaan pintu baja di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Fortress melihat momentum ini dengan memperkuat kapasitas produksi melalui pembangunan pabrik manufaktur baru.

PropertiTerkini.com(TANGERANG) — Di tengah meningkatnya kebutuhan material bangunan yang kuat dan tahan lama, pembangunan pabrik pintu baja Fortress kini memasuki tahap akhir. Fasilitas produksi milik PT Jaya Bersama Saputra (JBS) Perkasa tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.

Founder & Chief Executive Officer JBS Perkasa Joni Effendi mengatakan pembangunan pabrik tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat industri pintu baja di Indonesia sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.

Baca Juga: Fortress Ramadhan White 2026 Bagikan 3.250 Paket Sembako, Perkuat Kepedulian Sosial Perusahaan

Menurutnya, setelah pembangunan fisik selesai, perusahaan akan melanjutkan tahap pengadaan mesin serta proses instalasi sistem produksi.

“Fokus kami di tahun 2026 adalah manufacturing. Setelah pembangunan fisik pabrik selesai, kami akan masuk tahap pengadaan mesin dan setting, dengan harapan kuartal ketiga sudah bisa beroperasi dan kuartal keempat masuk produksi massal,” ujar Joni.

Ia menilai momentum pembangunan pabrik ini juga sejalan dengan perkembangan industri manufaktur nasional yang dinilai semakin kompetitif.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil serta meningkatnya kebutuhan material konstruksi, peluang pasar pintu baja dinilai masih terbuka luas.

Baca Juga: Fortress Satu-Satunya Pintu Baja yang Meraih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2025

Ekspansi Cabang dan Pabrik Pintu Baja Fortress Dukung Program 3 Juta Rumah

Selain memperkuat kapasitas produksi melalui pembangunan pabrik pintu baja Fortress, perusahaan juga terus memperluas jaringan distribusi untuk mendekatkan layanan kepada konsumen di berbagai daerah.

National Sales Director JBS Perkasa Hens Sumarauw mengatakan ekspansi jaringan cabang menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus memastikan layanan purna jual kepada pelanggan tetap terjaga.

“Saat ini cabang terbaru kami berada di Sorong, Papua Barat Daya, yang menjadi cabang ke-17. Dalam waktu dekat kami juga akan membuka cabang baru di Cirebon, Jawa Barat, yang akan menjadi cabang ke-18,” ujarnya.

Baca Juga: Material Alternatif Kian Diminati: 2 Produk JBS Perkasa Ini Buktikan Kualitas, Mewah tapi Hemat!

Menurut Hens, kehadiran cabang di berbagai daerah memungkinkan perusahaan memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada konsumen, mulai dari konsultasi produk hingga dukungan teknis setelah penjualan.

“Kami membuka cabang agar lebih dekat dengan masyarakat dan konsumen, sehingga pelayanan after sales bisa terjaga dengan baik,” katanya.

Di sisi lain, penguatan jaringan distribusi tersebut juga sejalan dengan pembangunan pabrik pintu baja Fortress yang saat ini tengah diselesaikan. Fasilitas manufaktur ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga ketersediaan produk di pasar nasional.

Baca Juga: Bazar Minyak Goreng Murah: 15.000 Liter Dijual Rp15.000 per Liter, 7.500 Warga Banten–Bogor Terbantu Saat Ramadan

Fortress juga memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri perumahan nasional untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah.

produk pintu baja fortress
Deretan produk pintu baja Fortress dengan desain modern yang dilengkapi fitur keamanan dan teknologi smart lock untuk hunian. (Foto: Pius/PropertiTerkini.com)

Perusahaan telah menjalin kerja sama dengan Real Estate Indonesia (REI) untuk menyediakan pintu baja bagi sejumlah proyek perumahan anggota asosiasi tersebut yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

Ke depan, perusahaan juga berencana memperluas kerja sama dengan asosiasi pengembang lainnya seperti Apersi dan Himpera guna memperkuat pasokan material konstruksi bagi sektor perumahan.

Menurut Joni Effendi, peluang pasar pintu baja dengan harga ekonomis masih sangat besar karena masyarakat masih mencari produk berkualitas dengan harga terjangkau.

Baca Juga: 4 Keunggulan Vivace E Schneider Electric, Sakelar Modern yang Aman dan Elegan untuk Rumah

“Peluang pintu baja harga ekonomis akan besar sekali karena masyarakat masih mencari pintu berkualitas dengan harga terjangkau,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya pembangunan hunian serta kebutuhan material yang lebih tahan lama dan aman, pintu baja diperkirakan akan semakin banyak digunakan sebagai komponen penting dalam konstruksi rumah di Indonesia.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page