PropertiTerkini.com, (BANGKOK) — ARES 2025 Power Women menjadi sorotan utama dalam rangkaian penutupan PropertyGuru Asia Real Estate Summit (ARES) yang digelar dengan meriah di The Athenee Hotel, Bangkok, pada 13 Januari 2026.
Acara VIP Party ini memberikan penghargaan khusus kepada empat pemimpin wanita yang dinilai memiliki pengaruh besar dalam membentuk wajah kota-kota masa depan di Asia.
Baca Juga: PropertyGuru Asia Property Awards 2025: Australia Borong Penghargaan di Grand Final ke-20
Mengusung tema “Trusted Marketplaces and Thriving Communities,” ajang ini merayakan pencapaian luar biasa dalam aspek kepemimpinan, keberlanjutan, inklusi, dan warisan industri.
Keempat penerima penghargaan ARES Power Women 2025 ini datang dari latar belakang yang beragam, mulai dari pengembang kebijakan internasional hingga pengusaha teknologi properti (PropTech).
Mereka dianggap sebagai representasi dari kebangkitan pengaruh wanita yang membawa perubahan nyata bagi ekosistem properti dan komunitas masyarakat di kawasan Asia.
Inovasi ARES 2025 Power Women di Industri Properti
Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam daftar ARES 2025 Power Women adalah Marine Novita, sosok kewirausahaan di balik platform PropTech asal Indonesia, MilikiRumah.com.
Ia mendapatkan apresiasi atas keberaniannya menantang eksklusi sistemik dalam kepemilikan rumah di Indonesia.
Melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), Novita menghadirkan skema sewa-beli (rent-to-own) inovatif yang mendobrak hambatan pembiayaan konvensional.
Misi Novita tidak sekadar urusan bisnis, melainkan sebuah transformasi sosial untuk memperluas akses kepemilikan hunian bagi masyarakat luas di Indonesia.
Ia menjadi simbol gelombang baru pengusaha wanita yang memanfaatkan teknologi untuk menciptakan jalur kepemilikan aset yang lebih adil dan stabil bagi masyarakat.
Selain dari sektor teknologi, sektor perhotelan juga diwakili oleh Marisa Sukosol Nunbhakdi, Executive Vice President The Sukosol Hotels & The Siam.
Marisa, yang juga menjabat sebagai Presiden Kehormatan Thai Hotels Association, dikenal karena dedikasinya dalam meningkatkan keamanan dan pengalaman bagi pelancong wanita di Thailand.
Langkahnya memastikan bahwa keramah-tamahan Thailand tetap inklusif dan aman bagi semua orang.
Baca Juga: Perempuan Kuasai 52% Pasar Properti di 2024, Tren Positif di Tengah Perubahan Industri
Di bidang pembangunan berkelanjutan, Ar. (Dr.) Serina Hijjas dari Malaysia turut mendapatkan penghargaan.

Sebagai Principal Director HIJJAS Architects + Planners, ia merupakan tokoh kunci di balik standarisasi bangunan hijau (green building) nasional di Malaysia.
Karya-karyanya, seperti Menara Telekom, membuktikan bahwa estetika dapat berjalan selaras dengan tuntutan ekologis di tengah urgensi perubahan iklim saat ini.
Tokoh terakhir yang melengkapi daftar ini adalah Duta Besar Chantale Wong, seorang pionir dalam pembangunan internasional.
Sebagai orang LGBTQ pertama yang berpangkat Duta Besar AS, ia berperan vital dalam memperluas kapasitas pinjaman Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk mendanai infrastruktur berkelanjutan yang menyentuh jutaan nyawa di seluruh benua.
Baca Juga: Menteri PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta
Keempat wanita ini membuktikan bahwa kepemimpinan yang inklusif adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi Asia yang lebih kuat
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com







