Kulkas atau Lemari Es Sharp Indonesia
Friday, February 27, 2026
Kulkas atau Lemari Es Sharp Indonesia

BERITA TERKAIT

Menteri PKP Pastikan Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana Banjir Sumatera

Tahap awal telah tersedia kesiapan pembangunan sebanyak 2.603 unit hunian tetap yang akan langsung dilaksanakan bulan ini

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan mulai dilaksanakan pada bulan ini.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri PKP usai menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri percepatan penanganan bencana, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga: PropertyGuru Asia Property Awards ke-20: Lebih dari 90 Penghargaan Tetapkan Developer Terbaik Asia 2025

Maruarar menegaskan, pada tahap awal telah tersedia kesiapan pembangunan sebanyak 2.603 unit hunian tetap yang akan langsung dilaksanakan bulan ini, meskipun penanganan bencana masih berada pada fase tanggap darurat.

“Per hari ini sudah siap dibangun 2.603 rumah untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ini bukan hunian sementara, tapi hunian tetap. Doakan, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kita sudah mulai membangun,” ujar Maruarar.

Pembangunan 2.603 unit hunian tetap tersebut sepenuhnya bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) tanpa menggunakan APBN, dengan rincian 2.500 unit dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan 103 unit dari dana pribadi Menteri PKP.

Pembangunan tahap awal akan dimulai di Provinsi Sumatera Utara dengan target groundbreaking pada minggu ini, agar masyarakat terdampak dapat segera kembali memiliki hunian yang layak, aman, dan bermartabat.

Terkait penentuan lokasi relokasi, Maruarar menegaskan terdapat tiga kriteria utama yang harus dipenuhi. Pertama, aspek hukum yang jelas dan tidak bermasalah.

Baca Juga: Tren Properti Akhir 2025: Harga Rumah Stagnan, Konsumen Fokus Kawasan Mobilitas Tinggi

Proses pembangunan hunian tetap (huntap) tahap 2A pasca bencana Sulawesi Tengah (sulteng)
Proses pembangunan hunian tetap (huntap) tahap 2A pasca bencana Sulawesi Tengah. (Dok. PUPR)

Kedua, aspek teknis yang memastikan lokasi benar-benar aman dari risiko bencana seperti banjir dan longsor. Ketiga, aspek sosial-ekonomi dan kehidupan masyarakat.

“Rumah itu bukan hanya bangunan. Kehidupan ikut berpindah. Karena itu harus dipikirkan akses anak-anak ke sekolah, tempat kerja orang tua, pasar, dan layanan dasar lainnya. Ekosistem kehidupan masyarakat harus menjadi pertimbangan utama,” tegas Maruarar.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page