PropertiTerkini.com, (GADING SERPONG) — Memasuki usia dua dekade, Paramount Land menetapkan target marketing sales sebesar Rp5,5 triliun untuk tahun 2026.
Angka ini mencerminkan optimisme tinggi perusahaan yang didukung oleh realisasi infrastruktur kunci di dua proyek pengembangan, yakni Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.
Baca Juga: Menakar Arah Properti 2026: Kota Mandiri Pilihan Investasi Jangka Panjang
Termasuk diantaranya yakni akses tol langsung Jakarta-Tangerang di KM 25, dimana komitmen pembangunan telah memasuki tahap persiapan Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO), dengan rencana akan diresmikan dan mulai beroperasi pada Juli 2026.
Di kawasan Paramount Petals ini pula, progres pembangunan sangat nyata dengan ±1.300 unit terbangun, ±1.000 unit diserahterimakan, dan telah dihuni oleh sedikitnya 600 KK, sejak mulai dikembangkan 2020 lalu.
Kemudian beragam fasilitas juga telah dibangun, mulai dari Community Club Paramount Petals, Bethsaida Clinic, Paramount Petals Taman Rasa, Pasar Modern Paramount Petals, hingga beragam tenant kuliner yang semakin meramaikan kawasan.
Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi, mengungkapkan bahwa target ini sejalan dengan performa solid perusahaan yang terus meningkat.
“Di tahun 2026 ini, benar kami menargetkan Rp5,5 triliun khusus untuk Paramount Land. Angka ini di luar recurring income yang tahun lalu berkontribusi signifikan sekitar 18-19 persen,” ujar Nawawi usai gelaran silaturahmi dan buka puasa bersama rekan media pada Kamis (26/2/2026) di Bateeq Lounge, Atria Hotel Gading Serpong.
Baca Juga: Dongkrak Konektivitas, Paramount Land Kelola Proyek MRT Lintas Timur-Barat (Kembangan-Balaraja)
Pencapaian target ini sangat krusial karena didorong oleh volume pembangunan yang masif, dimana pada periode tertinggi kapasitas pembangunan residensial dan komersial mencapai 1.600 hingga 1.800 unit per bulan.
Bagi konsumen, agresivitas pembangunan ini memberikan kepastian serah terima dan pertumbuhan nilai investasi yang cepat.
Tercatat, sepanjang 2025 lalu, perusahaan telah melakukan serah terima sekitar 1.250 unit residensial dan komersial, peluncuran delapan produk baru, serta penjualan lebih dari 800 unit residensial dan komersial.
“Pada periode tertinggi, kapasitas pembangunan residensial dan komersial mencapai 1,600 hingga 1,800 unit per bulan,” tambah Norman Daulay, Direktur Paramount Land, dalam kesempatan yang sama.
Namun, terdapat catatan penting terkait regulasi perizinan yang sempat disentil oleh Nawawi.
Baca Juga: Tumbuh 711%, Produk Komersial Maggiore @ Paramount Gading Serpong Jadi Rebutan Pasar
Ia menyoroti pentingnya sinkronisasi antara pusat dan daerah agar tidak menghambat pengembangan kewilayahan.
Menurutnya, sektor-sektor lokal selayaknya tetap dikelola oleh daerah agar pembangunan lebih fleksibel dan tepat sasaran bagi masyarakat setempat.
Pasadena Central District Jadi Ikon Baru Mixed-Use Premium
Strategi besar Paramount Land di tahun 2026 juga mencakup pengembangan kawasan mixed-use premium melalui Pasadena Central District, yang juga berada di akses jalan baru Gading Serpong-BSD.
Kawasan yang mengusung konsep ‘10 Minutes City Living’ ini dirancang untuk menjadi jantung aktivitas baru yang mengintegrasikan hunian premium dengan area komersial kelas atas.
Baca Juga: Free PPN 2026 Jadi Momentum, Paramount Land Hadirkan Promo Properti di Dua Kawasan Unggulan
Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menjelaskan bahwa kawasan seluas ±40 hektar ini diproyeksikan menjadi pusat gaya hidup baru yang prestisius.
“Pasadena Central District akan menjadi standar baru bagi kawasan terpadu yang modern dan eksklusif,” ujarnya.
Lebih jauh dijelaskan, di dalam kawasan ini terdapat hunian premium Grand Pasadena Village dan Altadena Residences yang terhubung dengan area komersial Grand Boulevard Aniva Studio Loft serta pusat kuliner Aniva yang kini diramaikan ratusan bisnis viral dan menjadi destinasi favorit masyarakat Jabodetabek.
“Dengan dukungan infrastruktur dan akses tol utama, Pasadena Central District memiliki potensi pertumbuhan nilai properti yang berkelanjutan,” tegas Chrissandy.
Bahkan dalam waktu dekat, Victoria Commercial District juga akan dibangun dalam kawasan Pasadena Central District tersebut.
Baca Juga: 1.464 Bisnis Baru Tumbuh, Kawasan Maggiore Gading Serpong Kian Fenomenal Jadi Magnet Investasi
Dengan demikian, konsumen tidak hanya membeli fisik bangunan, tetapi juga mendapatkan ekosistem kota yang sudah matang dengan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang terus dikembangkan.
Fasilitas Publik Lainnya Terus Dibangun

(Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)
Komitmen pembangunan oleh Paramount Land tentu tidak hanya pada Pasadena Central District, anggaran untuk belanja modal (Capex) juga telah disiapkan untuk membangun sejumlah fasilitas publik lainnya, guna meningkatkan liveability kota.
“Kami akan melakukan groundbreaking sekolah di kuartal ketiga 2026 untuk jenjang TK dan SD yang ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru di Juli 2027. Selain itu, Bethsaida Hospital di Paramount Petals juga mulai dibangun pada akhir tahun ini,” kata Norman.
Sementara di Paramount Gading Serpong, sejumlah fasilitas juga terus dibangun, termasuk Bethsaida Hospital Gading Serpong dan Bethsaida Hospital Serang juga akan segera melakukan ekspansi pengembangan ke area belakang.
Di kawasan Paramount Petals Utara, perusahaan juga bersiap membangun pusat otomotif (Automotive Marketplace) serta supermarket besar.
Pembangunan fasilitas kota dan infrastruktur yang konsisten ini merupakan bagian dari janji pengembang dalam menciptakan kota mandiri yang terintegrasi secara sempurna.
“Jadi komitmen Paramount Land dalam menyediakan fasilitas kota itu tidak berhenti, kami terus konsisten sesuai janji dan kami akan berfokus selain di Gading Serpong juga di Paramount Petals,” pungkas Norman.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com




