PropertiTerkini.com, (HONG KONG) — Schindler melalui unit bisnisnya Jardine Schindler meluncurkan rangkaian interior lift terbaru di Hong Kong. Peluncuran ini disebut sebagai pembaruan interior lift terbesar sepanjang sejarah perusahaan.
Isu yang diangkat bukan sekadar estetika, melainkan positioning lift sebagai bagian dari pengalaman arsitektur. Di tengah kompetisi gedung perkantoran, apartemen, hotel, hingga mixed-use yang makin ketat, interior lift kini menjadi elemen diferensiasi.
Baca Juga: 3 Seri SolarFlow Zendure Terbaru Meluncur, Hemat Tagihan Listrik Rumah Hingga 73 Persen!
Pihak yang terdampak langsung adalah pengembang properti, arsitek, desainer interior, serta pemilik gedung yang ingin meningkatkan citra proyek.
Secara tidak langsung, pengguna akhir—tenant dan penghuni—akan merasakan peningkatan experience di ruang vertikal.
Dalam rilisnya, Vu Huy Ta, Group New Installation Sales Director Jardine Schindler Group, menegaskan bahwa, dengan meluncurkan rangkaian interior lift terbaru, pihaknya tidak hanya mengubah pengalaman penggunaan lift, namun juga merevolusinya.
“Perpaduan material, warna, dan estetika terbaru menyatukan desain dan inovasi lift secara harmonis,” ujarnya, dinukil dari PRNewswire.
Langkah ini penting karena tren properti 2026 mengarah pada experiential design—setiap ruang, termasuk lift, menjadi bagian dari storytelling bangunan.
Baca Juga: Alat Penyedot Debu Nirkabel Yaber Resmi Diluncurkan untuk Permudah Perawatan Hunian
4 Tema Interior Lift Schindler dan Nilai Tambahnya bagi Proyek Properti
Kali ini, empat tema utama yang diperkenalkan Jardine Schindler adalah:
Natural Nuances – Menghadirkan warna dan tekstur alami untuk menciptakan atmosfer organik di dalam kabin.
Tone on Tone – Skema monokrom elegan untuk kesan minimalis dan timeless.
Architectural Elegance – Perpaduan historis dan kontemporer dalam satu ruang vertikal.
Accent Colour – Warna berkarakter untuk identitas visual yang dramatis.
Setiap tema dilengkapi opsi material seperti laminasi, baja, kaca, hingga keramik. Elemen tambahan meliputi handrail, lantai, plafon, dan pintu kabin yang dapat disesuaikan preferensi lokal dan regional.
Dari sisi nilai proyek, pembaruan interior lift berpotensi meningkatkan persepsi kualitas gedung.
Baca Juga: IFEX 2026: Hadirkan 5.000 Produk Furnitur Unggulan untuk Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global
Pada proyek high-rise premium, diferensiasi desain interior lift bisa berdampak pada positioning harga jual atau sewa, meski perusahaan tidak mengungkapkan kisaran biaya upgrade.
Namun, catatan pentingnya adalah biaya customisasi dan integrasi desain harus diperhitungkan sejak tahap perencanaan. Tanpa perencanaan matang, upgrade interior bisa menambah capex proyek.
Bagi pengembang, keputusan ini strategis. Lift bukan lagi sekadar alat transportasi, tetapi bagian dari brand statement bangunan.
Elemen Desain Lift Jadi Senjata Diferensiasi
Kolaborasi intensif dengan arsitek dan desainer menjadi fondasi peluncuran ini. Artinya, pendekatan Schindler bukan sekadar produk massal, tetapi platform desain fleksibel.
Dalam konteks pasar properti Asia yang semakin kompetitif, integrasi estetika dan teknologi menjadi keharusan, bukan opsi.
Lift yang dahulu dianggap elemen teknis kini masuk kategori experiential infrastructure.
Risikonya? Jika tren desain berubah cepat, proyek dengan tema terlalu spesifik bisa terlihat usang dalam beberapa tahun.
Baca Juga: 7 Keunggulan Teknologi Biocrystal Serta dalam Mendukung Kualitas Tidur dan Kesehatan Mental
Karena itu, pemilihan konsep perlu mempertimbangkan horizon jangka panjang bangunan.
Namun secara umum, langkah ini menunjukkan pergeseran industri transportasi vertikal menuju era desain premium yang lebih adaptif dan personal.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com




