Kulkas atau Lemari Es Sharp Indonesia
Sunday, March 1, 2026
Kulkas atau Lemari Es Sharp Indonesia

BERITA TERKAIT

Pasadena Central District @Paramount Gading Serpong: Transformasi Nyata Commercial-Hub Terbesar di Gading Serpong

Pasadena Central District kini bukan sekadar rencana di atas kertas. Melintasi jantung Gading Serpong, perkembangan fisik kawasan terintegrasi seluas 40 hektar ini menunjukkan betapa cepatnya wajah kota berubah.

PropertiTerkini.com(GADING SERPONG) — Melintasi jantung Paramount Gading Serpong, pemandangan masifnya pembangunan di Pasadena Central District sulit untuk diabaikan.

Daya tarik fundamental distrik terbesar di Gading Serpong seluas 40 hektar ini kini terlihat dari deretan struktur bangunan komersial dan hunian yang tumbuh cepat.

Baca Juga: Paramount Land Bidik Rp5,5 Triliun di 2026, Fokus Dua Proyek Strategis dengan Produk Inovatif

Wanto, seorang warga Cipondoh, Tangerang, yang sempat berbincang dengan tim PropertiTerkini.com saat sedang mengabadikan kawasan di sekitar proyek Studio Loft, mengaku terkejut dengan kecepatan progresnya.

“Baru sekitar tiga bulan lalu kami lewat sini belum seperti ini, sekarang malah sudah naik saja bangunannya,” tuturnya sembari menunjuk ke arah proyek yang sedang berjalan.

Bagi warga seperti Wanto, kesuksesan kawasan komersial lain di sekitarnya, seperti Aniva, menjadi tolok ukur keyakinan akan ramainya distrik ini di masa depan.

Apalagi, lokasi ini bersinggungan langsung dengan jalan tembus menuju BSD City dan akses menuju tol Serpong-Balaraja.

“Saya yakin nanti bakal ramai dan bisa macet ini mas, soalnya sekarang saja sudah ramai banget,” tambahnya.

Baca Juga: Paramount Enterprise Awards 2026 Spektakuler, 31 Penghargaan Perkuat Sinergi dan Optimisme 2026

Wanto mengaku menjadi salah satu pelanggan setia di salah satu restoran di kawasan Aniva yang kini telah menjadi salah satu destinasi utama kuliner di kawasan Paramount Gading Serpong tersebut.

Pengalaman langsung dari lapangan ini mengonfirmasi komitmen Paramount Land melalui kampanye ‘Everything is Here’, dimana integrasi hunian dan bisnis menciptakan denyut ekonomi yang tak pernah berhenti.

Strategi 10 Minutes City Living dan Konektivitas Masa Depan

Kesan masif yang dirasakan warga selaras dengan visi Paramount Gading Serpong, sebagaimana diungkapkan Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land.

Ia menjelaskan bahwa performa kawasan yang stabil menjadi prioritas utama untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Baca Juga: Menakar Arah Properti 2026: Kota Mandiri Pilihan Investasi Jangka Panjang

Melalui konsep “10 Minutes City Living”, Pasadena Central District dirancang agar penghuni dapat menjangkau segala kebutuhan hanya dalam waktu 10 menit.

Progres pembangunan masif area komersial dan hunian di Pasadena Central District Gading Serpong.
Transformasi nyata di depan mata: Pembangunan masif di Pasadena Central District seluas 40 hektar yang terus dikebut untuk menjawab tingginya kepercayaan konsumen. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Hal ini didukung oleh infrastruktur jalan boulevard lebar yang kini menampung arus hingga 15.000 kendaraan per jam pada peak hour, menciptakan captive market yang sangat solid bagi para pelaku usaha.

Ali Tranghanda, Pengamat Properti dari Indonesia Property Watch (IPW), menambahkan bahwa kelengkapan fasilitas dan integrasi antar-pengembang besar membuat kawasan ini memiliki daya saing yang sangat tinggi.

Selain akses jalan yang sudah ada, rencana masuknya jalur MRT Lintas Timur-Barat (Kembangan-Balaraja) akan menjadi booster krusial bagi Pasadena Central District.

Baca Juga: Dongkrak Konektivitas, Paramount Land Kelola Proyek MRT Lintas Timur-Barat (Kembangan-Balaraja)

“Pastinya akan menjadikan akses ke dan dari kawasan ini lebih terbuka dibandingkan saat ini transportasi umum yang masih terbatas,” ujar Ali kepada PropertiTerkini.com.

Kemudahan konektivitas ini diprediksi akan membuat nilai aset di distrik ini terus bergerak naik seiring dengan selesainya berbagai proyek infrastruktur.

Investasi Strategis: Mengamankan Nilai Aset di Kawasan Matang

Bagi investor yang jeli, kematangan ekosistem di Gading Serpong memberikan jaminan keamanan modal.

Meskipun segmen hunian premium seperti Matera Signature yang dipasarkan di kisaran Rp9,5 miliar hingga Rp13 miliar membidik pasar yang sangat spesifik, kualitas wilayahnya dinilai Ali Tranghanda jauh lebih menarik dibandingkan alternatif serupa di Jakarta.

Baca Juga: Tumbuh 711%, Produk Komersial Maggiore @ Paramount Gading Serpong Jadi Rebutan Pasar

Progres pembangunan Pasadena Central District Gading Serpong dukung target Paramount Land bidik Rp5,5 triliun di 2026
Progres pembangunan kawasan Pasadena Central District menunjukkan ekspansi agresif Paramount Land dalam mencapai target Rp5,5 triliun pada 2026.
(Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Kehadiran produk inovatif seperti Studio Loft yang kini tengah dikebut pembangunannya menjadi pilihan bagi pengusaha yang mencari ruang usaha prestisius di lokasi yang sudah “hidup”.

Prediksi pasar hingga akhir 2026 menunjukkan optimisme yang kuat. Menurut Ali, kenaikan harga masih akan terus terjadi di Gading Serpong dan bahkan tren pertumbuhannya akan terus melebar ke wilayah sekitarnya.

“Kenaikan harga properti masih akan terus terjadi di Gading Serpong dan tren pertumbuhannya diprediksi akan terus melebar hingga ke wilayah-wilayah di sekitarnya,” pungkas Ali.

Baca Juga: 81 Unit Komersial Terakhir, Maggiore Signature West Resmi Diluncurkan di Paramount Gading Serpong

Melihat pembangunan Pasadena Central District yang kian nyata di depan mata, saat ini adalah waktu yang paling tepat bagi konsumen untuk menjadi bagian dari pusat gravitasi ekonomi baru di Paramount Gading Serpong.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page