Kulkas atau Lemari Es Sharp Indonesia
Monday, February 23, 2026
Kulkas atau Lemari Es Sharp Indonesia

BERITA TERKAIT

Metland Optimis Bisnis Perhotelan Akan Kembali Normal

Walaupun saat ini pemerintah sedang mengurangi belanja untuk rapat-rapat di hotel, tetapi tidak sampai berpengaruh di dalam pencapaian performance hotel Metland.

PropertiTerkini.com(KERTAJATI) — PT Metropolitan Land Tbk (Metland) tidak membantah bisnis perhotelan saat ini sedang lesu, malah berani menambah hotel baru, tetapi kelesuan ini adalah fenomena sesaat, begitu ada perubahan kebijakan dari pemerintah, kondisi bisnis perhotelan akan berubah kembali.

Business getting back to normal. Hal ini disampaikan oleh Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Land Tbk, dalam acara Media Gathering Metland Kertajati, Kertajati, (13/12/2025).

Baca Juga: Metland Kertajati Semakin Perkuat Pengembangan Kawasan Rebana Metropolitan

Menurut Wahyu di penghujung tahun 2025 ini yang kita estimasikan, mungkin penurunan pendapatan di hotel tidak terlalu signifikan. Metland sudah mencoba menghitung kira-kira masih di bawah 1 persen atau 0,64 persen.

“Buat kita masih oke lah, karena juga dari sisi kontribusinya, pendapatan di sektor hotel terhadap seluruh lini bisnis Metland, itu cuma 10 persen, jadi penurunan terlalu signifikan,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu walaupun saat ini pemerintah sedang mengurangi belanja untuk rapat-rapat di hotel, tetapi tidak sampai berpengaruh di dalam pencapaian performance hotel Metland.

“Di beberapa hotel, ya terpengaruh kita bisa akui, tetapi kita juga tertolong sama tingkat kunjungan Wisman di Bali, yang dari tahun lalu ke tahun 2025 ini naik kira-kira 10 persen tingkat hunian di Metland Hotel. Begitu juga dengan Metland Smara Hotel Kertajati, ada kenaikan 20 persen dari tahun 2024 ke tahun 2025,” papar Wahyu.

Baca Juga: Metland Kertajati: Klaster Sava Terra, Investornya Sultan-Sultan Lokal

Metland Didorong Investasi ke Rebana

Direktur Metland, Wahyu Sulistio, dalam wawancara, menjelaskan mengenai strategi hotel Metland dan pengembangan properti.
Direktur PT Metropolitan Land Tbk (Metland), Wahyu Sulistio, menjelaskan secara rinci strategi hotel Metland melalui rebranding dan filosofi nama untuk memperkuat recurring income perusahaan. (Foto: Pius/PropertiTerkini.com)

Hal yang mengembirakan, lanjut Wahyu, dari penjelasan Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmi Yahya, investasi-investasi sudah mulai masuk ke Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana)

“Dalam tahun ke depan ini akan ada beberapa tenant lagi yang masuk ke kawasan Rebana yang nanti akan menyumbangkan tingkat okupansi di hotel Metland,” ujar Wahyu.

Bahkan, lanjut Wahyu, dirinya mendapat informasi soal realisasi MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) untuk Bandara Kertajati. Kalau ini bisa direalisasikan dalam tahun depan, tentunya akan membuat tingkat okupansi hotel di Kertajati lebih menarik lagi.

Juga ada kabar baik mengenai haji dan umroh yang mulai bulan Januari 2026 sudah mulai diaktifkan di Bandara Kertajati.

Baca Juga: Filosofi “Dicintai” dari Nama Metland Hotel: Taktik Brilian Jaga Bisnis Properti Berkelanjutan

“Nah, ini sedikit banyak akan mempengaruhi bisnis ataupun okupansi di Metland Hotel Kertajati.  Semoga apa yang kita rencanakan ini bisa in line dengan progres dari kawasan Rebana,” ujar Wahyu, menatap penuh optimis.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page