PropertiTerkini.com, (BSD CITY) — KEK ETKI Banten resmi memasuki fase akselerasi investasi setelah dilantiknya jajaran Administrator baru yang diharapkan memperkuat tata kelola kawasan dan mempercepat realisasi investasi di sektor edukasi, teknologi, dan kesehatan.
Hingga kuartal III-2025, kawasan ini telah mencatatkan investasi kumulatif sebesar Rp1,08 triliun dengan serapan tenaga kerja ratusan orang, menjadikannya salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Banten dan nasional.
Baca Juga: Industri Kreatif Nasional: Potensi 27 Juta Pekerja di KEK ETKI Banten
Adapun pelantikan Administrator KEK ETKI Banten menjadi tonggak penting dalam penguatan kelembagaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berlokasi di BSD City.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, pada 15 Januari 2026 di Jakarta.
Adapun pejabat yang dilantik meliputi Candra Lesmana sebagai Kepala Administrator KEK ETKI Banten, Roni Syah Putra sebagai Kepala Subbagian Perizinan Berusaha dan Non Perizinan, serta Dadi Supriyadi sebagai Kepala Subbagian Pengawasan dan Pengendalian.
Dengan struktur organisasi yang lengkap, layanan administrasi dan perizinan di kawasan diharapkan berjalan lebih cepat dan terintegrasi.
Kehadiran Administrator baru ini dipandang sebagai elemen krusial dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Tata kelola yang solid menjadi fondasi utama bagi KEK ETKI Banten untuk meningkatkan daya saingnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Menteri PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta
Investasi KEK ETKI Banten Tembus Rp1,08 Triliun
Dalam kesempatan tersebut, Susiwijono Moegiarso mengungkapkan bahwa hingga kuartal III tahun 2025, KEK ETKI Banten telah membukukan investasi kumulatif sebesar Rp1,08 triliun.
Investasi tersebut melibatkan 14 pelaku usaha lintas sektor dengan total serapan tenaga kerja mencapai 432 orang.
“Capaian awal KEK ETKI Banten menunjukkan sinyal yang positif, baik dari sisi investasi, keterlibatan pelaku usaha, maupun kontribusinya terhadap perekonomian daerah,” ujar Susiwijono.
Ia menambahkan bahwa peran Administrator sangat strategis untuk memastikan proses perizinan dan pelayanan usaha berjalan cepat, transparan, dan akuntabel.
Dengan lengkapnya jajaran Administrator, pemerintah optimistis seluruh agenda strategis pengembangan kawasan dapat berjalan optimal.
Baca Juga: OneSmartServices Perluas Layanan ke Seluruh KEK Indonesia, Perkuat Infrastruktur Digital Investasi
Targetnya, KEK ETKI Banten mampu meningkatkan kinerja investasi secara berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.
KEK ETKI Banten Fokus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan
KEK ETKI Banten, yang juga dikenal sebagai D-HUB SEZ, merupakan Kawasan Ekonomi Khusus seluas 59,68 hektare yang berlokasi di BSD City.
Kawasan ini secara khusus dikembangkan untuk sektor edukasi, teknologi, kesehatan, dan industri kreatif sebagai tulang punggung ekonomi berbasis pengetahuan.
Konsep pengembangannya mengedepankan ekosistem terintegrasi, di mana institusi pendidikan internasional dan nasional berperan sebagai pemasok talenta.
Di sisi lain, sektor digital, kesehatan, dan industri kreatif menjadi penyerap tenaga kerja sekaligus penggerak inovasi.
Baca Juga: 4 Sosok ‘Power Women’ Penggerak Masa Depan Kota Asia di ARES 2025 VIP Party
Model ini menciptakan aliran pengetahuan yang berkesinambungan serta kolaborasi lintas sektor.
Dengan pendekatan tersebut, KEK ETKI Banten diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis human capital dan teknologi.
Insentif Fiskal dan Non-Fiskal Tarik Investor Global
Kepala BUPP KEK ETKI Banten, Lindawaty Chandra, menegaskan bahwa pelantikan Administrator menjadi sinyal kuat kesiapan kawasan dalam memasuki fase akselerasi investasi.
Menurutnya, KEK ETKI Banten menawarkan berbagai kemudahan bagi investor lokal maupun global.
“KEK ETKI Banten memberikan insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance, pembebasan PPN, bea masuk, dan cukai, serta insentif non-fiskal berupa perizinan dan birokrasi yang lebih sederhana,” jelas Lindawaty.
Baca Juga: Strategi Pasar Properti 2026: Menakar Lonjakan Pasokan Apartemen dan Dominasi Logistik
Selain itu, kawasan ini juga menawarkan kemudahan imigrasi serta kelancaran lalu lintas barang dan tenaga kerja.
Dengan dukungan kelembagaan yang semakin solid, KEK ETKI Banten diyakini akan semakin kompetitif dalam menarik investasi di sektor pendidikan, kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif.
Lokasi Strategis di Jantung BSD City

Keunggulan KEK ETKI Banten juga diperkuat oleh lokasinya yang strategis di BSD City.
Kawasan ini terhubung langsung dengan berbagai pusat komersial modern seperti AEON Mall BSD City, ICE BSD, BSD CBD, hingga Green Office Park.
Di sekitarnya juga terdapat institusi pendidikan internasional dan nasional ternama serta fasilitas kesehatan modern.
Aksesibilitas kawasan didukung jaringan jalan tol dan transportasi publik, termasuk rencana pengembangan MRT Lebak Bulus–Serpong.
Baca Juga: Hunian Modern dengan Gaya Hidup Sehat di Summarecon Crown Gading
Dengan kombinasi lokasi strategis, infrastruktur lengkap, serta insentif investasi, KEK ETKI Banten diposisikan sebagai magnet baru bagi investor yang ingin mengembangkan usaha berbasis ekonomi masa depan.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com






