BERITA TERKAIT

Harris Hotel & Convention Serpong Resmi Dibuka: Investasi Rp400 Miliar, Tawarkan Promo Stay 3 Pay 2

Hotel baru di Summarecon Serpong ini menghadirkan 282 kamar dan ballroom berkapasitas 1.500 orang. Promo pembukaan stay 3 pay 2 ditawarkan hingga akhir April 2026.

PropertiTerkini.com(SERPONG) — Kawasan Summarecon Serpong kini memiliki fasilitas hospitality baru dengan dibukanya Harris Hotel & Convention Serpong, hotel yang terintegrasi langsung dengan Summarecon Mall Serpong. Kehadiran hotel ini memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai regional hub bisnis, lifestyle, dan pertemuan di Tangerang Raya.

Hotel yang diresmikan pada Jumat, 13 Maret 2026 ini berada sekitar lima menit dari exit Tol Gading Serpong serta memiliki akses langsung ke pusat perbelanjaan terbesar di kawasan tersebut.

Baca Juga: Bebas Macet ke Jakarta! Jalur MRT Koridor Timur-Barat Bakal Tembus Summarecon Serpong dan Tangerang

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Summarecon Agung dalam mengembangkan konsep kota terpadu (integrated city) yang menggabungkan hunian, bisnis, retail, hingga hospitality dalam satu kawasan.

President Director PT Summarecon Agung Tbk., Adrianto P. Adhi, menjelaskan bahwa pembangunan hotel ini menelan investasi sekitar Rp400 miliar yang seluruhnya didukung oleh dana internal perusahaan.

Menurutnya, kehadiran Harris Hotel & Convention Serpong menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat sumber pendapatan berulang (recurring income).

Saat ini, bisnis hospitality menyumbang sekitar 20 persen dari total pendapatan recurring income Summarecon, sementara kontribusi keseluruhan recurring income mencapai 25–30 persen dari total pendapatan perusahaan.

Baca Juga: 16 Tahun Summarecon Bekasi: Dari Township Pinggiran Jadi Kota Lifestyle di Timur Jakarta

“Dengan hadirnya Harris Serpong, kontribusi bisnis hotel diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 23 persen dari target pendapatan recurring income tahun ini,” ujarnya.

Adrianto juga menilai kehadiran hotel ini memperkuat posisi Summarecon Serpong sebagai kota terpadu yang semakin matang secara ekonomi dan aktivitas.

Ekosistem Mall dan Hotel Saling Menguatkan

Direktur PT Summarecon Agung Tbk., Soegianto Nagaria, menyebut Harris Hotel & Convention Serpong sebagai hotel Harris ketiga yang dimiliki Summarecon, setelah sebelumnya hadir di Kelapa Gading dan Bekasi.

Secara keseluruhan, Summarecon kini memiliki lima hotel dalam portofolio bisnis hospitality.

Baca Juga: Hunian Vertikal, Jawaban Kota Masa Depan yang Terus Bertumbuh

Menurutnya, integrasi hotel dengan Summarecon Mall Serpong akan menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.

“Jika hotel ramai, mall ikut terbantu. Sebaliknya, kunjungan ke mall juga akan meningkatkan okupansi hotel,” ujarnya.

Konsep integrasi ini memungkinkan pengunjung melakukan berbagai aktivitas dalam satu kawasan, mulai dari menginap, meeting, berbelanja, hingga menikmati hiburan tanpa perlu berpindah lokasi.

Konferensi pers grand opening Harris Hotel & Convention Serpong
(Kiri-kanan): Adrianto P. Adhi (President Director PT Summarecon Agung Tbk), Soegianto Nagaria (Director PT Summarecon Agung Tbk), Lut Abader (General Manager Harris Hotel & Convention Serpong), dan Irene Janti (Country Director Brand & Marketing, The Ascott Limited – Indonesia) saat konferensi pers grand opening Harris Hotel & Convention Serpong di kawasan Summarecon Serpong, Tangerang. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Hotel Generasi Baru dengan Konsep “Living in Balance”

Harris Hotel & Convention Serpong dikembangkan bersama operator hospitality global The Ascott Limited.

Country Director Brand & Marketing Ascott Indonesia, Irene Janti, menjelaskan bahwa hotel ini merupakan bagian dari Harris “new generation”, yang menawarkan pengalaman menginap lebih modern.

Baca Juga: Summarecon Awards 2026: Resep Jitu Penjualan Properti Melejit 27% di Era Emas

Konsep utama yang diusung adalah “Living in Balance”, yaitu menggabungkan produktivitas, wellness, dan lifestyle dalam satu destinasi.

“Hotel tidak lagi sekadar tempat tidur. Kami ingin tamu bisa bekerja, berolahraga, bersosialisasi, hingga menikmati lifestyle experience dalam satu tempat,” ujarnya.

Harris Hotel & Convention Serpong memiliki 282 kamar dengan desain kontemporer khas brand Harris.

Selain itu, hotel ini juga dilengkapi fasilitas MICE yang cukup besar, meliputi:

  • Grand ballroom berkapasitas hingga 1.500 orang

  • 3 ballroom tambahan

  • 11 meeting room multifungsi

Baca Juga: Hotel “Chelsea” Diluncurkan Ascott di Jakarta: 2 Kamar Ikonik Resmi Hadir untuk Penggemar The Blues

Fasilitas ini ditargetkan untuk menangkap pasar meeting korporasi, konferensi, hingga event sosial berskala besar di kawasan Serpong yang terus berkembang sebagai pusat bisnis baru.

Hotel ini juga menyediakan berbagai fasilitas gaya hidup seperti:

  • gym dan fitness studio

  • spa

  • kids club

  • restoran Lemon Basil & Co.

  • executive lounge di lantai 19 dengan panorama kota

Promo Opening Harris Hotel & Convention Serpong: Stay 3 Pay 2

Baca Juga: Paradise Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5–10%: Momentum Lebaran 2026 Dongkrak Okupansi Hotel dan Ekspansi ke Balikpapan

Fasilitas kolam renang Harris Hotel & Convention Serpong
Fasilitas kolam renang di Harris Hotel & Convention Serpong yang menjadi bagian dari konsep “Living in Balance” dengan menghadirkan pengalaman menginap yang menggabungkan produktivitas dan wellness. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Untuk menarik pasar awal, Harris Hotel & Convention Serpong menawarkan promo pembukaan hingga akhir April 2026.

Penawaran tersebut meliputi:

  • harga kamar mulai sekitar Rp1,5 juta per malam

  • sudah termasuk sarapan untuk dua orang

  • promo “stay 3 nights, pay 2 nights” artinya, konsumen cukup membayar harga dua malam atau sekitar Rp3 juta untuk dapat menginap 3 malam.

Promo ini menyasar dua segmen utama, yaitu tamu bisnis dan keluarga yang ingin staycation di kawasan Serpong.

Baca Juga: Metland Optimis Bisnis Perhotelan Akan Kembali Normal

General Manager Harris Hotel & Convention Serpong, Lut Abader, mengatakan strategi utama hotel dalam menarik pasar adalah menghadirkan pengalaman tamu yang kuat melalui layanan berkualitas serta keterlibatan dengan komunitas di kawasan Serpong.

“Kami fokus memberikan pengalaman menginap yang kuat melalui kualitas layanan serta membangun keterlibatan dengan komunitas di kawasan ini,” ujar Lut Abader.

Ia menjelaskan bahwa manajemen menargetkan tingkat okupansi sekitar 50 persen pada tahun pertama operasional.

“Untuk tahun pertama, kami memproyeksikan tingkat okupansi sekitar 50 persen. Namun dari perkembangan pasar yang kami lihat saat ini, permintaannya justru lebih kuat dari proyeksi awal,” katanya.

Menurut Lut, potensi permintaan tersebut didukung oleh aktivitas ekonomi yang berkembang di kawasan Summarecon Serpong serta integrasi hotel dengan pusat perbelanjaan di sekitarnya.

Baca Juga: BSD City Resmi Punya Jaringan 5G, Infrastruktur Digital Kota Makin Kuat

“Dengan dukungan kunjungan ke mall dan semakin banyaknya destinasi di kawasan Summarecon Serpong, kami melihat potensi okupansi bisa terus meningkat ke depan,” tambahnya.

Meski demikian, Lut menegaskan pihaknya tetap berhati-hati dalam menetapkan target akhir okupansi.

“Kami tidak ingin berspekulasi terlalu jauh mengenai angka akhirnya, tetapi kami melihat prospek yang sangat positif untuk hotel ini dan kawasan Serpong,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, rata-rata tingkat okupansi hotel milik Summarecon saat ini berada di kisaran 71 persen.

Baca Juga: 7 Rekomendasi RCBO Terbaik 2026: Tinggalkan MCB Biasa demi Rumah Anti Setrum

Indikator Kematangan Kota Terpadu

Panorama kawasan Summarecon Serpong Tangerang
Panorama kawasan Summarecon Serpong di Tangerang yang berkembang sebagai kota terpadu dengan hunian, pusat bisnis, retail, dan fasilitas hospitality seperti Harris Hotel & Convention Serpong. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Dalam pengembangan township modern, kehadiran hotel sering dianggap sebagai indikator kematangan sebuah kawasan.

Ketika fasilitas hunian, pusat belanja, perkantoran, dan hotel berada dalam satu ekosistem, maka aktivitas ekonomi di kawasan tersebut akan saling menguatkan. Hal ini pula yang terjadi di Summarecon Serpong.

Jika sebelumnya kawasan ini dikenal sebagai pusat retail dan hunian, kini kehadiran Harris Hotel & Convention Serpong mempertegas transformasinya menjadi destinasi bisnis, konferensi, dan lifestyle di Tangerang Raya.

Dalam bahasa pengembang, ini biasanya disebut fase “township maturity stage”—ketika sebuah kawasan sudah cukup kuat untuk menopang aktivitas ekonomi secara mandiri.

Baca Juga: Pasadena Central District: Menakar Potensi Distrik 40 Hektar di Jantung Gading Serpong yang Kian Matang

Dan bagi pasar properti, fase ini biasanya menjadi sinyal bahwa nilai kawasan akan terus bergerak naik dalam jangka panjang.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page