BERITA TERKAIT

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Perluas Jangkauan, Targetkan 80 Toko Baru Tahun 2026

Emiten ritel AHI mengalokasikan modal ratusan miliar untuk memperluas jangkauan ke kota lapis kedua dan ketiga. Langkah ini mempertegas dominasi portofolio bisnis AZKO dan NEKA di pasar domestik.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Dinamika industri ritel modern di Indonesia terus bergerak cepat, memaksa para pemain besar untuk terus berinovasi agar tidak ditinggalkan konsumen. Salah satunya adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) yang baru saja membagikan rencana besarnya untuk memperkuat dominasi pasar di tahun 2026.

Setelah sukses melewati tahun 2025 dengan berbagai pembaruan identitas, perusahaan yang tercatat dengan kode saham ACES ini rupanya tidak mau mengendurkan gas dalam hal ekspansi fisik maupun portofolio produk.

Baca Juga: AZKO Batulicin Diresmikan, Toko ke-267 Perluas Akses Kebutuhan Rumah

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah luar Jakarta, kabar ini menjadi angin segar karena akses terhadap kebutuhan rumah tangga yang berkualitas akan semakin dekat.

Fokus pembangunan tidak lagi melulu soal pusat kota besar, melainkan mulai menyasar kota-kota lapis kedua dan ketiga yang selama ini mungkin belum terlayani secara optimal oleh ritel modern.

Langkah ini dinilai penting karena kebutuhan masyarakat akan hunian yang nyaman kian meningkat, seiring dengan tumbuhnya kesadaran akan gaya hidup praktis.

Harga barang yang ditawarkan pun menjadi sorotan, terutama melalui merek NEKA yang memang dirancang untuk lebih terjangkau.

Baca Juga: Artotel Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Dibuka: Hotel Seni Terintegrasi Pertama di Bekasi

Kehadiran toko-toko baru ini otomatis memberikan pilihan lebih luas bagi konsumen untuk mendapatkan perlengkapan rumah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota provinsi.

Namun, di balik ambisi besar ini, tantangan logistik dan pemerataan standar layanan di wilayah pelosok tetap menjadi catatan yang harus diperhatikan oleh manajemen agar kepuasan pelanggan tetap terjaga secara konsisten.

“Transformasi yang kami jalankan sepanjang 2025 menjadi fondasi penting dalam memperkuat arah pertumbuhan AHI ke depan. Melalui AZKO, kami terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pelanggan dengan menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Sementara itu, kehadiran NEKA merupakan bagian dari strategi kami dalam memperluas jangkauan ritel modern melalui konsep yang lebih terjangkau dan praktis,” ujar Gregory S. Widjaja, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk.

Baca Juga: Pasar Properti 2026 Masuk Fase Transisi: Pasok Baru Turun hingga 80%, Pemulihan Mulai Terlihat

Rencana Besar PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk dan Investasi Ratusan Miliar

Untuk mewujudkan target ambisius tersebut, manajemen sudah menyiapkan dana yang tidak sedikit. Setidaknya ada alokasi belanja modal atau CapEx sebesar Rp400 miliar hingga Rp450 miliar yang disiapkan untuk tahun 2026.

Dana ini nantinya akan mengalir deras ke pembangunan fisik toko, di mana targetnya adalah membuka sekitar 25 hingga 30 toko baru untuk merek AZKO. Selain itu, merek NEKA yang lebih baru dan ekonomis juga akan digenjot pertumbuhannya dengan target 40 hingga 50 toko tambahan di berbagai wilayah.

Angka-angka ini menunjukkan optimisme yang kuat terhadap daya beli masyarakat Indonesia ke depan.

Selain menambah jumlah toko, perusahaan juga berencana melakukan penyegaran atau rejuvenasi pada beberapa toko lama yang sudah ada di lokasi strategis seperti Living World Alam Sutera dan Pondok Indah Mall 1.

Baca Juga: 6 Tahun Beroperasi, Living Plaza Jababeka Hadirkan Tenant Baru dan Wajah Modern

Tujuannya jelas, yakni memberikan suasana baru agar konsumen tidak bosan dan merasa lebih nyaman saat berbelanja secara langsung. Perubahan ini juga mencakup penyediaan kategori produk yang lebih modern seperti perangkat rumah pintar (smart home).

toko NEKA, merek baru dari PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk
Ekspansi masif PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk turut memperkuat portofolio merek NEKA yang ditargetkan membuka hingga 50 toko baru di berbagai wilayah Indonesia pada tahun 2026. (Foto: Dok. AHI)

Di sisi lain, integrasi antara belanja online dan offline atau strategi omnichannel akan semakin dipertajam dengan keberadaan studio live streaming. Hal ini dilakukan demi mengikuti tren belanja masa kini yang sangat mengandalkan interaksi digital dan kecepatan informasi.

Jadi, meski ekspansi toko fisik sangat masif, sisi teknologi tetap berjalan beriringan untuk memastikan jangkauan pasar yang lebih luas lagi tanpa terbatas jarak geografis.

Dengan modal yang besar dan strategi yang matang, target pertumbuhan penjualan di angka mid-to-high single digit dianggap realistis untuk dicapai tahun depan.

Gregory menambahkan bahwa perusahaan akan terus bergerak dinamis mengikuti pasar.

Baca Juga: Mengejar Makna di Trans Jawa: Saat Travoy Mengubah Perjalanan dari Tebakan Jadi Perencanaan

“Ke depan, kami akan terus mendorong ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas bisnis untuk memastikan AHI tetap adaptif dan mampu menjawab dinamika kebutuhan pasar yang terus berkembang. Memasuki tahun 2026, AHI akan melanjutkan strategi ekspansi dengan target pembukaan sekitar 25-30 toko AZKO, khususnya di kota lapis kedua dan ketiga, serta 40-50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia. Kami juga akan terus menghadirkan produk inovatif yang relevan seperti kategori smart home dan smart kitchen,” ungkapnya lebih lanjut.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page