BERITA TERKAIT

103 Juta Orang Terjangkau Sanitasi LIXIL, Bukti Solusi Toilet Terjangkau Bisa Ubah Kualitas Hidup Global

Perusahaan teknologi perumahan LIXIL mengumumkan pencapaian besar dalam memperluas akses sanitasi global. Inovasi toilet terjangkau melalui program SATO disebut mampu meningkatkan kesehatan, martabat, dan ekonomi komunitas.

PropertiTerkini.com(TOKYO) — Sanitasi LIXIL menjadi sorotan setelah perusahaan teknologi perumahan asal Jepang ini mengumumkan telah membantu 103 juta orang di dunia mendapatkan akses sanitasi dan higiene yang lebih baik.

Pencapaian ini dicapai melalui distribusi lebih dari 10 juta unit toilet dan produk higiene tangan SATO di 59 negara.

Baca Juga: LIXIL Kukuhkan Kepemimpinan Desain lewat ReMarkable Award Singapura

Isu ini penting karena sanitasi masih menjadi tantangan besar secara global. Data menunjukkan sekitar 3,4 miliar orang belum memiliki layanan sanitasi yang dikelola secara aman, sementara 1,7 miliar orang belum memiliki layanan higiene dasar di rumah.

Dampaknya tidak kecil. Sanitasi buruk dan air tidak aman menyebabkan lebih dari 1.000 anak di bawah lima tahun meninggal setiap hari akibat penyakit terkait kebersihan dan air minum yang tidak layak.

Di sisi ekonomi, sanitasi juga berkaitan langsung dengan produktivitas. Kegagalan sistem sanitasi global diperkirakan menyebabkan kerugian ekonomi hingga ratusan miliar dolar setiap tahun, mulai dari biaya kesehatan hingga hilangnya produktivitas kerja.

CEO LIXIL Kinya Seto mengatakan pencapaian ini menunjukkan peran sektor swasta dalam menjawab persoalan global.

Baca Juga: 4 Konsep Kamar Mandi Terpadu: Kolaboras Grohe Spa x Buster + Punch Padukan Air, Cahaya, dan Sentuhan

“Menjangkau 103 juta orang bukanlah garis akhir, melainkan bukti kuat bahwa sektor swasta memainkan peran penting dalam menjawab isu global yang mendesak,” ujar Kinya Seto.

Menurutnya, meskipun LIXIL dikenal dengan inovasi premium, perusahaan juga fokus menghadirkan solusi sanitasi yang terjangkau melalui model bisnis sosial.

Kolaborasi Global dan Solusi Toilet Terjangkau Jadi Kunci

Program sanitasi LIXIL dijalankan melalui SATO, sebuah bisnis sosial yang mengembangkan toilet inovatif dengan harga lebih terjangkau dan desain yang tahan lama. Produk ini dirancang untuk menjangkau masyarakat pedesaan dan komunitas berpenghasilan rendah.

Diluncurkan pada 2013, SATO awalnya hanya memiliki satu produk. Kini, produk tersebut berkembang menjadi berbagai solusi sanitasi yang membantu masyarakat beralih dari praktik buang air besar sembarangan menuju sanitasi yang lebih aman.

Baca Juga: Rayakan 150 Tahun, American Standard Hadirkan Teknologi Kamar Mandi Masa Kini

Program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi.

Model bisnis SATO menciptakan lapangan kerja baru bagi wirausaha lokal, tukang bangunan, produsen, hingga peritel sanitasi di komunitas pedesaan.

LIXIL juga menjalin kemitraan global dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi internasional, LSM, dan sektor swasta.

Salah satu kolaborasi penting adalah program “Make a Splash!” bersama UNICEF, yang fokus mempercepat akses air bersih, sanitasi, dan higiene (WASH).

Hingga kini, kemitraan tersebut telah memberikan dampak positif bagi lebih dari 16,3 juta orang di berbagai negara.

Erin McCusker, Leader of SATO, menegaskan bahwa pencapaian ini baru awal dari target yang lebih besar.

Baca Juga: 5 Konsep Resort Mewah Kohler Ubah Kamar Mandi Jadi Tempat Relaksasi yang Nyaman di Rumah

“Menjangkau 100 juta orang merupakan pencapaian signifikan, tetapi target global untuk akses sanitasi universal pada 2030 membutuhkan percepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Program Sanitasi LIXIL Juga Menyasar Indonesia

Di Indonesia, program sanitasi SATO milik LIXIL dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, distributor lokal, serta organisasi masyarakat.

Fokusnya adalah mengatasi hambatan sanitasi seperti keterbatasan produk, pembiayaan, dan rendahnya kesadaran masyarakat.

Baca Juga: 5 Benda yang Tidak Boleh Masuk dalam Septic Tank, Awas Masalah Besar Bisa Terjadi di Rumah Anda!

Beberapa temuan lapangan menunjukkan tantangan sanitasi masih cukup besar, terutama di kawasan padat penduduk atau bantaran sungai.

Fasilitas toilet komunal program sanitasi LIXIL di Indonesia
Fasilitas toilet komunal hasil program sanitasi LIXIL di Indonesia membantu masyarakat mendapatkan akses sanitasi yang lebih aman dan higienis. (Foto: Dok. LIXIL)

Masalah yang ditemukan antara lain:

  • Sebagian warga masih berbagi toilet dengan tetangga.

  • Banyak toilet umum tidak terawat dan akhirnya tidak digunakan.

  • Limbah toilet masih dibuang langsung ke sungai tanpa septic tank.

  • Biaya air bersih menjadi beban tambahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan, pemerintah melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) bekerja sama dengan LIXIL untuk menyediakan 5.000 unit toilet SATO, yang diperkirakan memberi manfaat bagi lebih dari 16.000 orang.

Selain itu, kolaborasi dengan Youth Sanitation Coalition juga menghasilkan pembangunan toilet komunal di Bogor dan Lampung yang digunakan oleh masyarakat sekitar, termasuk di fasilitas ibadah dengan ribuan pengunjung setiap hari.

Baca Juga: 80% Konsumen Enggan Kembali ke Toilet Kotor, Excel Dryer Hadirkan Solusi Teknologi Pengering Tangan

Seorang warga yang menggunakan fasilitas tersebut mengatakan, “Kami merasa lega memiliki toilet yang dapat digunakan dengan aman bahkan saat bencana. Baunya sangat berkurang dan air yang dibutuhkan lebih sedikit.”

Program ini menunjukkan bahwa sanitasi tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesehatan, martabat, dan kualitas hidup masyarakat.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com

BERITA TERBARU

Demo Half Page