PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Summarecon Discovery resmi dibuka di La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading, sebagai penanda perjalanan 50 tahun Summarecon membangun sembilan kawasan kota terpadu di Indonesia.
Ruang ekshibisi ini dibuka untuk publik mulai 28 November 2025 dan dirancang sebagai medium edukasi, eksplorasi, sekaligus dokumentasi komprehensif mengenai sejarah, visi, dan inovasi Summarecon.
Baca Juga: Summarecon Borong 16 Penghargaan PropertyGuru, Tegaskan Kejayaan di HUT ke-50
President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, menegaskan bahwa Summarecon Discovery bukan sekadar pameran, tetapi ruang untuk memahami proses panjang pembangunan kota.
“Summarecon Discovery kami hadirkan sebagai ruang bagi publik untuk menelusuri perjalanan Summarecon, dari langkah awal di Kelapa Gading hingga menjadi pengembang sembilan kota terpadu,” kata Adrianto di sela acara tersebut, Kamis (27/11/2025).
Lebih dari dokumentasi sejarah, kata dia, ekshibisi ini menampilkan komitmen, integritas, serta inovasi berkelanjutan perusahaan.
12 Zona Utama Summarecon Discovery
Secara visualisasi Summarecon Discovery menampilkan rangkaian arsip visual, instalasi digital, maket bangunan, dokumentasi sejarah, mural berskala besar, video perjalanan hingga penciptaan visualisasi karakter yang menggambarkan dinamika kehidupan sebuah Kota Terpadu dan latar belakang penciptaannya.
Ke-12 zona kuratorial disusun untuk memberikan pengalaman imersif dan terstruktur bagi pengunjung, mulai dari sejarah awal hingga visi masa depan Summarecon.
Baca Juga: Bellefont Summarecon Serpong Bukukan Penjualan Rp600 Miliar dalam 5 Bulan
1. Foyer – Ikon Summarecon
Zona penyambut berupa mural yang menampilkan bangunan ikonik Summarecon, mulai dari pusat belanja, hunian, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga ruang komunitas.
2. Discovery of Life
Sebuah audiovisual berdurasi enam menit yang menampilkan dampak dan kontribusi Summarecon selama 50 tahun.
3. Timeline — 50 Years of Our Journey & 9 Symbols
Menampilkan rangkaian perjalanan Summarecon sejak 1975, dimulai dari langkah visioner Soetjipto Nagaria mengembangkan lahan 10 hektare yang kini menjadi Summarecon Kelapa Gading. Instalasi animasi 9 Symbols yang menggambarkan visi Summarecon serta konsep Kota Terpadu dan komponen-komponen pembentuknya.

4. Our Breakthrough
Rangkaian inovasi Summarecon di bidang komersial, hunian, fasilitas olahraga, konstruksi, hingga pengelolaan kawasan;
- Komersial: integrasi ruko dan hunian, pembangunan Summarecon Mall Kelapa Gading, The Downtown Walk, hingga Villaggio Outlet sebagai outlet pertama di Indonesia.
- Hunian: konsep Clubhouse dan Condovilla sebagai inovasi hunian berkelanjutan.
- Fasilitas olahraga & kesehatan: perjalanan Klub Kelapa Gading (KKG) hingga hadirnya Wellground di Bekasi.
- Konstruksi: SQII sebagai standar kualitas konstruksi.
- Kawasan: inovasi Absorption Chiller, WWTP, sistem Tata Air Mandiri, dan Town Management.
Zona ini juga menampilkan berbagai inovasi Summarecon yang mempermudah pekerjaan konstruksi, seperti alat pendeteksi keramik berongga dan alat pengukur kemiringan lantai kamar mandi. Bahkan, banyak temuan tersebut yang sudah dipatenkan.
Selain itu, Summarecon juga menegaskan bahwa prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) bukan tren baru. Perusahaan telah lama menerapkan praktik ramah lingkungan, salah satunya Wastewater Treatment Plant (WWTP) komunal di setiap cluster, yang mengolah limbah domestik menjadi air layak untuk penyiraman.
“Jauh sebelum ESG populer, Summarecon sudah menjadi pionir pengelolaan air melalui wastewater treatment plant,” ungkap Adrianto sembari menambahkan, “Kami akan terus menjaga keberlanjutan lingkungan ke depan.”
5. Our Founder
Zona personal berisi perjalanan hidup dan nilai-nilai sang pendiri, Soetjipto Nagaria.
6. Lights of Life
Kontribusi sosial Summarecon dalam bidang pendidikan, lingkungan, CSR, dan pembangunan infrastruktur publik.
7. CARING
Galeri nilai budaya perusahaan dengan maskot interaktif.
8. Time of Endurance
Kisah ketangguhan Summarecon menghadapi krisis 1998, banjir 2007, hingga pandemi Covid-19.
“Dalam kondisi terberat seperti 1998 dan Covid, kami belajar bahwa semua karyawan berada dalam satu kapal. Kita harus menghadapi tantangan bersama tanpa meninggalkan siapa pun,” lanjut Adrianto.
9. A City of Million Culinary
Kurasi kekuatan Kelapa Gading sebagai destinasi kuliner multi-generasi.
10. Tales of The People
Kompilasi video yang merekam kehidupan penghuni dan karyawan Summarecon.
11. Wonderful Future
Menampilkan visi masa depan: TOD, fasilitas publik kelas internasional, hunian berkelanjutan, dan konsep Human Flourishing.
12. Shop
Area penjualan merchandise resmi Summarecon Discovery.
Ekshibisi dibuka gratis setiap Selasa–Minggu pukul 11.30–20.00 WIB, dengan registrasi di www.booking.summarecondiscovery.com.
Baca Juga: 10 Tahun HSE Awards: Ciputra Residence Raih 95% Zero Accident di 2025

Perjalanan 50 Tahun Summarecon: Aman, Nyaman dan Lengkap
Summarecon mengembangkan sembilan kawasan kota terpadu, yaitu:
Summarecon Kelapa Gading
Summarecon Serpong
Summarecon Bekasi
Summarecon Bandung
Summarecon Emerald Karawang
Summarecon Mutiara Makassar
Summarecon Bogor
Summarecon Crown Gading
Summarecon Tangerang
Konsep yang dibangun sejak awal adalah Aman, Nyaman, dan Lengkap, yang menurut Adrianto tetap relevan meskipun terjadi transformasi kebutuhan masyarakat.
“Aman, nyaman, lengkap tidak berubah. Namun definisi kenyamanan selalu berkembang,” ujarnya. “Dulu rumah dekat pasar sudah nyaman, sekarang penghuni ingin clubhouse, taman depan rumah, hingga internet cepat untuk bekerja dari rumah.” terang Adrianto.
Baca Juga: Midea AC Luncurkan Celest Inverter, AC Pintar Dengan Teknologi AI Pertama di Kelasnya
Summarecon juga terus mengadopsi teknologi, termasuk sistem smart marketing digital dan pengembangan kawasan berorientasi TOD di township yang sesuai.
Optimisme dan Visi ke Depan
Dari rekam jejak perusahaan yang tetap tangguh menghadapi berbagai krisis, perjalanan bisnis ke depan pun diyakini akan tetap tumbuh.
Ini terlihat dari penjualan Summarecon yang tetap solid sepanjang 2025, menurut Adrianto.
“Marketing sales kami di Oktober mencapai Rp4 triliun, dengan pertumbuhan year-on-year sebesar 26 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Summarecon mendapatkan momentum positif karena menyasar segmen menengah atas yang lebih tahan terhadap isu ekonomi.
Baca Juga: Kinerja Agung Podomoro Land Kuartal III 2025 Tetap Positif, Penjualan Capai Rp2,64 Triliun

Selain itu, kebijakan pemerintah memperpanjang insentif PPN DTP hingga 2027 memberi ruang bagi pengembang untuk merencanakan proyek lebih efektif.
“Insentif ini bukan hanya menguntungkan developer, tapi terutama konsumen yang mendapat diskon 11 persen. Ketika konstruksi berjalan, 180 sektor usaha ikut tumbuh,” jelas Adrianto.
Summarecon memastikan tetap fokus pada pengembangan kota terpadu, bukan diversifikasi ke sektor industri atau logistik.
Baca Juga: ModernCikande Industrial Estate Raih Penghargaan Kawasan Industri Terpadu Terbaik di PIA 2025
“Fokus kami tetap pada pengembangan township. Ini yang menjadi keunggulan kami dan akan terus dikembangkan,” tegas Adrianto
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com







