Banner Louis
Thursday, May 23, 2024

Tahun 2022 Pakuwon Jati Catat Pendapatan Rp5,98 Triliun, Siap Gelar Proyek Mixed Use di Batam dan Bali

Guna menyukseskan proyek baru yang terbilang spektakuler, perseroan siap menggelontorkan dana Rp1,5 triliun untuk membeli lahan di Pulau Bali, Batam dan Jawa Tengah.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), pengembang yang dikenal sebagai ‘jawara’ mal, di tahun 2022 lalu, mencatat pendapatan sebesar Rp5,98 triliun atau meningkat 4,79 persen dari tahun sebelumnya (2021) yang hanya sebesar Rp5,71 triliun.

Dalam gelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Hotel Sheraton, Gandaria City, Jakarta, Selasa pagi (27/6/20230), pengembang yang sukses menggarap Kota Kasablanka mal ini, menyepakati membagikan dividen tunai senilai Rp313,03 miliar atau setara Rp6,5 per saham.

Baca Juga: Pakuwon Residences Bekasi Luncurkan Bella Tower, Target Pasarnya Kalangan Ekspatriat

“Dividen yang dibagikan secara tunai ini, menggambarkan komitmen Pakuwon Jati kepada para pemegang saham PWON,” kata Director and Corporate Secretary Pakuwon, Minarto Basuki kepada awak pers.

Adapun, dividen yang dibagikan perseroan tersebut, setara dengan 20,34 persen laba bersih tahun buku 2022 yang mencapai Rp1,53 triliun, dan akan dibagikan dalam bentuk 48,15 miliar saham yang segera beredar.

Dalam kesempatan yang sama, perseroan juga menetapkan Rp1 miliar dari laba bersih itu sebagai dana cadangan dan sisanya menjadi modal atau dibukukan sebagai laba ditahan.

Baca Juga: Garap Dua Proyek Baru, Metland Optimis Properti Semakin Moncer

Selain itu, perseroan juga siap menggelar sejumlah proyek baru dengan melakukan ekspansi besar-besaran di Kota Surabaya dengan memperbanyak proyek kondominium serta menambah luas area mal, sekaligus membangun proyek mixed use, diantaranya  hotel, perumahan dan pusat perbelanjaan yang tersebar di Bali, Jawa Tengah dan Batam.

Untuk menyukseskan proyek baru yang terbilang spektakuler ini, perseroan siap menggelontorkan dana Rp1,5 triliun untuk membeli lahan di Pulau Bali, Batam dan Jawa Tengah.

Di sisi lain perseroan juga sudah menyiapkan anggaran capital expenditure (capex) sebesar Rp2,4 triliun, sebesar Rp1,5 triliun akan dipakai untuk pembelian lahan.

Baca Juga: Tepat Waktu! Amesta Living Surabaya Serah Terimakan Rumah ke Konsumen

Berdasarkan komposisi pemegang saham per tanggal 31 Mei 2023, masyarakat sudah memiliki saham perseroan sebesar 15,08 miliar atau setara 31,32 persen. Pakuwon Arthaniaga sebagai pengendali perseroan, menguasai saham sebesar 68,68 persen.

Pada bagian akhir, Director Business Development Pakuwon Group, Ivy Wong menuturkan, Pakuwon Jati akan segera melakukan akuisisi beberapa produk properti dan lahan yang memiliki opportunity di beberapa wilayah di Jakarta, khususnya untuk memperluas area mal yang menjadi fokus andalan Pakuwon Jati.

Baca Juga: Sinar Mas Land Siap Rilis Fase 2 Klaster Chelsea di Wisata Bukit Mas Surabaya

“Nanti pada waktu yang tepat, kami akan informasikan kepada publik, produk properti apa saja yang akan diakuisisi Pakuwon,” tandas Ivy yang menolak menyebutkan sejumlah produk properti yang masuk dalam planning akuisisi Pakuwon Jati.

Baca berita lainnya di GoogleNews

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster

BERITA TERBARU

Demo Half Page