Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal
Sunday, February 1, 2026
Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal

BERITA TERKAIT

ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

Sharp Bangun SDM Vokasi: 25 Siswa SMK Karawang Ikuti Sharp Class, 83 Alumni Terserap Industri

Sharp Class menjadi model kolaborasi berkelanjutan industri dan sekolah dalam mencetak SDM unggul

PropertiTerkini.com(JAKARTA) PT Sharp Electronics Indonesia bangun SDM vokasi melalui Program Class dengan menggandeng SMKN 3 Karawang sebagai bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara pendidikan kejuruan dan kebutuhan industri.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret industri elektronik dalam menjawab tantangan kesenjangan kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya sektor jasa dan teknologi pendingin udara (AC).

Baca Juga: Sharp Perluas Lini Smartphone Premium Lewat AQUOS sense10 dan AQUOS R10

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama Sharp Class berlangsung di Karawang, Jawa Barat, pada 26 Januari 2026, dan disaksikan langsung oleh Pengawas Pembina SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan pendidikan vokasi berbasis industri.

Program Sharp Class dirancang sebagai ekosistem pembelajaran berbasis kebutuhan industri, bukan sekadar pelatihan jangka pendek.

Dalam kerja sama ini, Sharp menghadirkan kurikulum yang mengombinasikan teori dan praktik langsung sesuai standar dunia kerja, sehingga lulusan SMK memiliki kesiapan teknis dan mental kerja sejak dini.

Customer Satisfaction Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, Lise Tiasanty, menegaskan bahwa Sharp Class merupakan investasi jangka panjang perusahaan dalam pembangunan SDM nasional.

Baca Juga: Sinar Mas Land Dukung Program Entrepreneur Indonesia–Tiongkok, Targetkan Akses Global Mulai 2026

“Sharp Class bukan sekadar program pelatihan, tetapi komitmen berkelanjutan Sharp untuk mencetak tenaga kerja vokasi yang kompeten dan siap kerja. Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat link and match antara pendidikan dan industri,” ujar Lise.

Menurutnya, kolaborasi strategis antara industri dan sekolah menjadi kunci agar lulusan SMK mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif dan dinamis.

25 Siswa Terpilih Fokus Kompetensi AC dan Soft Skill Industri

Pada pelaksanaan Sharp Class di SMKN 3 Karawang, sebanyak 25 siswa terpilih mengikuti program intensif selama dua bulan. Materi pembelajaran difokuskan pada kompetensi Air Conditioner (AC), salah satu bidang dengan permintaan tinggi di industri elektronik dan layanan purna jual.

Selain penguasaan teknis, peserta juga dibekali berbagai soft skill krusial, mulai dari pelayanan pelanggan, etos kerja, komunikasi profesional, hingga dasar kewirausahaan.

Baca Juga: Mosslife Coffee Perkuat Daya Tarik Ruko District East Karawang sebagai Destinasi Lifestyle Baru

Pendekatan ini bertujuan membentuk lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki potensi untuk berwirausaha secara mandiri.

Kepala SMKN 3 Karawang, Ade Mardiah Hayati menilai Sharp Class sebagai contoh ideal kolaborasi industri dan sekolah.

“Materi, metode praktik, serta keterlibatan langsung tenaga profesional Sharp memberikan pengalaman belajar yang sangat relevan. Siswa kami dapat memahami standar kerja industri yang sesungguhnya,” jelasnya.

Sejak 2012, Sharp Class Cetak Ratusan Lulusan Siap Kerja

Sharp bangun SDM vokasi
Sharp bangun SDM vokasi dengan pelatihan praktik teknis Sharp Class yang dibimbing langsung oleh teknisi Sharp di SMKN 3 Karawang.
(Foto: Dok Sharp)

Program Sharp Class pertama kali diperkenalkan pada 2012 dan hingga kini telah diterapkan di 24 SMK di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Malang, Denpasar, Banjarmasin, Padang, serta sejumlah kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Hingga awal 2026, 893 siswa telah mengikuti Sharp Class. Dari jumlah tersebut, 83 alumni direkrut langsung sebagai karyawan Sharp Indonesia, sementara lainnya berkarier di perusahaan nasional dan internasional, serta mengembangkan usaha mandiri di bidang jasa teknik.

Capaian ini memperkuat posisi Sharp Class sebagai model pendidikan vokasi berbasis industri yang berkelanjutan dan berdampak nyata.

Baca Juga: Zumana Beach Club Bali, Destinasi Tepi Pantai Baru di Pantai Kuta

Melalui keberlanjutan Sharp Class, Sharp Indonesia menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah di bidang pendidikan vokasi dan penguatan daya saing tenaga kerja nasional.

“Kolaborasi ini akan terus diperluas ke lebih banyak SMK di berbagai daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tutup Lise.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com
ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

BERITA TERBARU

Demo Half Page