Thursday, February 2, 2023

PropertyGuru Gelar Dialog Tantangan Pembangunan dan Pertumbuhan Investasi di IKN

REI sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Pusat dan menyampaikan sejumlah ide atau usulan serta strategi bisnis yang akan diterapkan di IKN.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PropertyGuru Indonesia Property Awards menggelar CEO & Leaders Forum 2022 bertema “Expert Views on Real Estate Opportunities and Challenges in The National Capital (IKN)”, di Jakarta, Kamis (6/9/2022).

Tujuan forum dialog ini memfasilitasi pertukaran ide antara developers dan stakeholders real estat di Indonesia.

Baca Juga: Triniti Land Tunjuk Totalindo Sebagai Kontraktor Utama Condovilla Paul & Prive Batam

Sejumlah pengembang properti besar yang hadir ikut menyikapi dan mengapresiasi potensi investasi di Ibukota Baru Indonesia (IKN) yang lebih dikenal dengan sebutan Nusantara.

Saat ini, pembangunan sekaligus pengembangan IKN sudah memasuki tahap pertama. Para pengembang properti nasional tampak sangat antusias ingin terlibat langsung dalam pembangunan serta ikut memajukan pertumbuhan ekonomi IKN.

Forum dialog ini dihadiri Jules Kay, Manajer Umum PropertyGuru Asia Property Awards and Events; Marine Novita, Country Manager Rumah.com; Vivin Harsanto, Direktur Senior dan Kepala Penasihat JLL Indonesia; Dhony Rahajoe, Wakil Ketua Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN); Hari Ganie, Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI); dan Moris Nuaimi, Direktur Perencanaan Infrastruktur, Deputi Perencanaan Investasi, Kementerian Investasi Nasional.

Baca Juga: Lamudi Property Fair 2022 Bakal Bagikan Total Hadiah Hingga Rp500 Juta

“PropertyGuru dan grup perusahaannya terus memberdayakan pencari properti dengan lebih dari 3,3 juta daftar real estat dan ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk membuat keputusan properti, seperti di Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Vietnam,” ujar Jules Kay dalam kata sambutannya.

Dalam forum yang sama Wakil Ketua Otoritas Ibu Kota Nusantara Dhony Rahajoe mengemukakan bahwa kewenangan otoritas IKN harus kuat sehingga dapat melaksanakan tugasnya sesuai UU tentang IKN dan tepat waktu dalam pembangunan, pengembangan dan pertumbuhan IKN, khususnya sektor ekonomi.

“Salah satu pengembangannya ialah IKN akan menjadi economic centre, termasuk di dalamnya ada pelayanan kesehatan berskala internasional dan tourism. Selain itu juga akan dibangun dan dikembangkan edu town, innovation & research centre, culture & industry, serta pengembangan hightech industry,” ujar Dhony.

Baca Juga: Puncaki Index Kepuasan Pelanggan, Sharp Raih ICSA 2022

Dhony juga menambahkan, untuk tahun ini sampai tahun 2024 sekitar 60 ribu ASN dan militer akan segera dipindahkan ke IKN dari jumlah totalnya sekitar 190 ribu. Saat ini, otoritas IKN sedang dalam proses transisi bersama sejumlah kementerian yang terlibat dan semua kementerian berada dibawah kewenangan otoritas IKN.

Sementara itu, Moris Nuaimi, Direktur Perencanaan Infrastruktur, Deputi Perencanaan Investasi, Kementerian Investasi  Nasional mengatakan bahwa peran kementerian Investasi dalam proses pembangunan dan pertumbuhan IKN lebih banyak melakukan koordinasi dengan kalangan industri.

“Koordinasi itu lebih bersifat perizinan serta insentif  fasilitas bagi investor yang akan ikut terlibat dalam pembangunan IKN. Kemudian melakukan kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah serta menyiapkan berbagai aspek yang menyangkut perizinan dan UU investasi di IKN,” tandas Moris.

Baca Juga: Kementerian PUPR Selesaikan 10 Tower Rusun Bagi Pekerja KIT Batang

Menanggapi hal itu, Wakil Kepala REI Pusat Hari Ganie menuturkan, REI telah menyiapkan tim khusus dengan sebutan Pokja untuk melakukan monitoring terhadap investor yang ingin membangun, mengembangkan dan menumbuhkan sektor properti di IKN.

“Tentu saja ada peraturan atau regulasi khusus dalam pembangunan properti di IKN yang berbeda dengan aturan pembangunan properti di wilayah lain. Termasuk sektor pengadaan yang juga perlu dibuat aturan khusus,” kata Hari.

Dalam kesempatan itu Hari juga mengungkapkan REI juga sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Pusat dan menyampaikan sejumlah ide atau usulan serta strategi bisnis yang akan diterapkan di IKN, terkait dengan kota di sekitar IKN yaitu Samarinda dan Balikpapan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU