PropertiTerkini.com, (YOGYAKARTA) — PT Sharp Electronics Indonesia kembali memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan meluncurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) andalannya, Sharp Class, di SMK Negeri 2 Yogyakarta.
Program ini merupakan bagian dari upaya Sharp dalam pilar sosial ESG (Environmental, Social, and Governance).
Baca Juga: Sharp AC Installer Championship 2025: Mencetak Teknisi Andal, Beri Hadiah Rp70 Juta
Program yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi ini telah berjalan selama lebih dari satu dekade, sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2012 lalu.
Hingga kini, Sharp Class telah menjangkau 25 SMK di 21 kota di Indonesia dan berhasil meluluskan 843 siswa.
Dukungan Nyata untuk Pendidikan Vokasi
Dalam kolaborasi terbarunya dengan SMK Negeri 2 Yogyakarta, yang dikenal sebagai STM Jetis dan merupakan salah satu SMK tertua di Indonesia, Sharp memberikan dukungan berupa renovasi ruang kelas, penyediaan alat praktik, satu unit TV LED, dan satu unit AC.
Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat proses belajar-mengajar di bidang keteknikan, khususnya bagi 25 siswa terbaik yang terpilih mengikuti program ini.
Menurut Pandu Setio, PR & Brand Communication Head Department PT Sharp Electronics Indonesia, program ini membuktikan konsistensi Sharp dalam mendukung agenda ESG.
“Kami percaya pendidikan vokasi adalah kunci dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain membekali siswa dengan keterampilan teknis (hard skill) dalam perbaikan produk elektronik, Sharp Class juga melatih soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional.
Hal ini sejalan dengan visi Lise Tiasanty, Customer Satisfaction Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, yang menekankan pentingnya kualitas layanan teknisi di lapangan.
Baca Juga: Jotun Buka Flagship Store Pertama di Padang, Tawarkan Solusi Cat Tangguh untuk Iklim Tropis
“Kepuasan pelanggan sangat bergantung pada kualitas layanan dari para teknisi,” kata Lise.
Sharp Class: Kolaborasi Strategis Industri dan Pendidikan
Program selama dua bulan ini melibatkan teknisi profesional dan tim dari Customer Satisfaction Division Sharp Indonesia sebagai tenaga pengajar.
Para peserta tidak hanya menerima materi teknis, tetapi juga dibekali dengan kemampuan menghadapi dunia kerja, termasuk komunikasi dan disiplin.
Dukungan ini disambut baik oleh Kepala SMKN 2 Yogyakarta, Agus Waluyo, “Program ini tidak hanya melengkapi fasilitas belajar kami, tetapi juga membuka peluang yang sangat berarti bagi para siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus menyiapkan diri menghadapi dunia kerja”.
Baca Juga: Metland Menteng Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Run for Fun 5K

Wiwik Indriyani, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikpora DIY, juga menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Sharp.
“Pendidikan vokasi membutuhkan dukungan nyata dari dunia industri agar dapat terus relevan dengan kebutuhan zaman. Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan,” jelasnya.
Keberlanjutan dan dampak positif Sharp Class juga diakui secara nasional, terbukti dengan penghargaan CSR Nusantara Awards pada tahun 2018 dan 2022 untuk kategori Peningkatan Mutu Pendidikan.
Baca Juga: Udara Sehat di Rumah: Kupas Tuntas Manfaat Dehumidifier dan AC Sharp
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kontribusi Sharp berdampak signifikan bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang vokasi.
Sebagai informasi, program CSR ini berada di bawah naungan Sharp Cares yang memiliki fokus pada Pendidikan, Sosial, Kesehatan, dan Lingkungan. Keberhasilan Sharp Class sejalan dengan berbagai inisiatif lain dari perusahaan.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com






