Thursday, February 9, 2023

Presiden Jokowi Resmikan Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma

Proyek Revitalisasi Bandara Halim mencerminkan kapasitas WIKA Group dalam menyelesaikan proyek sesuai dengan target waktu dan kualitas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

- Advertisement -

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Proyek Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, Rabu (5/10/2022). Adapun pembangunan proyek ini dilakukan oleh WIKA KSO.

Peresmian tersebut turut disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, Direktur Operasi I WIKA Hananto Aji, dan Direktur Utama PT PP Novel Arsyad.

Baca Juga: Menteri Basuki Tekankan Kualitas dan Estetika Infrastruktur Permukiman

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, desain terminal baru VVIP mengusung kearifan lokal dengan sentuhan modern. Terminal baru VVIP ini akan menambah kepercayaan diri Indonesia sebagai tuan rumah ketika menyambut tamu-tamu penting negara dalam Presidensi Indonesia pada KTT G-20.

Revitalisasi ini bertujuan untuk memperbaiki fasilitas sisi darat maupun sisi udara dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2022, pekerjaan revitalisasi mencakup (a) penyehatan landas pacu (runway) dan landas hubung (taxi way), (b) peningkatan kapasitas landas parkir (apron) pesawat udara naratetama dan naratama, (c) renovasi gedung naratetama dan naratama, (d) renovasi bangunan operasi, (e) perbaikan sistem drainase di dalam pangkalan udara/bandara, dan (f) penataan fasilitas lain yang perlu disesuaikan akibat pekerjaan revitalisasi.

Baca Juga: Datascrip Hadirkan Solusi Layanan Optimal di Rumah Sakit Melalui Aplikasi D’HOST

Pada fasilitas sisi darat, setelah revitalisasi, landas pacu yang berukuran 3000 meter x 45 meter kini sudah laik untuk melayani pesawat berbadan lebar (misal Boeing-777). Selain itu, kapasitas landas parkir (apron) naratetama dan naratama juga bertambah dari yang tadinya tiga pesawat berbadan kecil menjadi empat pesawat berbadan kecil atau 2 pesawat berbadan lebar.

Sementara itu, pada fasilitas sisi darat, gedung naratetama dan naratama bertambah luas dari tadinya 1.500 meter persegi menjadi 5.270 meter persegi. Demikian juga dengan terminal operasi TNI AU yang luasnya bertambah dari 500 meter persegi menjadi 2.230 meter persegi setelah dilakukan revitalisasi.

Pengerjaan revitalisasi ini sendiri berlangsung selama 178 hari kalender, terhitung mulai 15 Maret 2022 hingga 9 September 2022.

Baca Juga: Penataan Permukiman Kumuh Kelayan Barat Selaras Tema Hari Habitat Dunia 2022

Sementara itu sebagai kontraktor pelaksana, WIKA KSO bertanggung jawab pada penyehatan landas pacu (runway), penyehatan landas hubung (taxiway), perbaikan sistem drainase, penataan fasilitas lain, peningkatan kapasitas parkir pesawat (apron), dan renovasi gedung Naratetama dan Naratama.

Khusus pada Renovasi Gedung Naratetama dan Naratama, WIKA Gedung sebagai bagian dari WIKA Group turut ambil peran dengan lingkup pengerjaan arsitektur, struktur, mekanikal elektrikal, dan landscape.

“Proyek Revitalisasi Bandara Halim mencerminkan kapasitas WIKA Group dalam menyelesaikan proyek sesuai dengan target waktu dan kualitas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan,” jelas Agung Budi Waskito, Direktur Utama WIKA.

Baca Juga: Permudah Akses Tamu KTT G20, Kementerian PUPR Bangun Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Agung melanjutkan bahwa saat ini WIKA juga tengah fokus untuk menyelesaikan proyek-proyek penunjang Presidensi G20, diantaranya Revitalisasi Terminal VVIP Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Preservasi Jalan dan Jembatan Bali, dan Jalan dan Jembatan Labuan Bajo.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU