PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Menjelang libur akhir tahun, masyarakat kerap fokus pada persiapan perjalanan, namun sering kali luput memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan, termasuk perangkat elektronik.
Padahal, kelalaian dalam merawat peralatan elektronik rumah tangga dapat memicu risiko serius, mulai dari penurunan performa hingga potensi korsleting listrik.
Baca Juga: TV Micro RGB 115 Inci Jadi Andalan, Samsung Siapkan 6 Ukuran TV Premium di 2026
Perangkat elektronik seperti AC, kulkas, mesin cuci, dan dispenser umumnya memiliki masa pakai rata-rata 8–15 tahun, tergantung pola penggunaan dan perawatan.
Komponen krusial seperti filter AC, kompresor kulkas, motor mesin cuci, hingga elemen pemanas dispenser memerlukan perhatian khusus, terutama saat rumah ditinggal dalam waktu lama.
Chief Strategy Officer Pinhome, Qurrat Aynun Abu Ayub, menegaskan bahwa perangkat elektronik dengan tegangan tinggi berisiko menimbulkan masalah apabila tidak diperiksa sebelum liburan.
“Kalau sedang mau liburan, fokus kita biasanya ke perjalanan. Padahal kondisi rumah yang ditinggalkan beserta alat elektronik yang ada juga perlu diperhatikan agar tetap terawat dan menghindari kerusakan,” ujarnya.
Baca Juga: Mulai dari Gaji UMR, Ini Strategi Investasi Gen Z Kumpulkan DP Rumah Pertama
Ia menambahkan, tanda-tanda kecil seperti suara tidak normal, panas berlebih, atau penurunan kinerja sering kali menjadi indikasi awal gangguan yang sebaiknya ditangani sebelum rumah ditinggal.
Ceklis Keamanan Perangkat Elektronik Rumah Sebelum Liburan
Agar rumah tetap aman selama liburan, berikut beberapa langkah praktis yang disarankan:
1. Pastikan Kulkas Berfungsi Optimal
Periksa isi kulkas dan buang makanan yang mudah basi. Pastikan suhu pendinginan normal dan lampu kulkas menyala. Kulkas yang kurang dingin bisa menjadi tanda gangguan pada sistem pendingin.
2. Matikan Dispenser untuk Mencegah Korsleting
Dispenser, terutama dengan fitur air panas, berpotensi menimbulkan risiko listrik jika dibiarkan menyala. Mematikannya juga membantu memperpanjang usia elemen pemanas.
3. Bersihkan Mesin Cuci Sebelum Ditinggal
Pastikan tabung mesin cuci kosong dan kering. Sisa deterjen atau cucian yang tertinggal dapat menyebabkan mesin bermasalah saat digunakan kembali.
4. Cabut Perangkat Elektronik yang Tidak Diperlukan
Televisi, microwave, hingga charger sebaiknya dicabut dari sumber listrik guna meminimalkan risiko korsleting dan lonjakan arus listrik.
5. Waspadai Gejala Gangguan Sejak Dini
Perubahan suara, performa melambat, atau panas berlebih merupakan sinyal awal yang tidak boleh diabaikan. Deteksi dini dapat mencegah biaya perbaikan besar di kemudian hari.
Baca Juga: Sharp Perluas Lini Smartphone Premium Lewat AQUOS sense10 dan AQUOS R10
Layanan Home Service Jadi Solusi Preventif

Sebagai platform properti end-to-end, Pinhome juga menghadirkan layanan Pinhome Home Service yang mencakup perawatan dispenser, kulkas, hingga mesin cuci.
Layanan ini didukung teknisi tersertifikasi dan sistem harga transparan, sehingga pemilik rumah dapat berlibur dengan tenang tanpa khawatir kondisi elektronik di rumah.
Baca Juga: Jababeka Bizpark: Sinergi Strategis dengan BCA, Ratusan Unit Terjual dan Siap Serah Terima 2026
“Kami ingin masyarakat dapat menikmati liburan dengan rasa aman, tanpa kekhawatiran terhadap kondisi perangkat elektronik yang ditinggalkan,” tutup Qurrat.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com




