Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal
Monday, February 9, 2026
Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal

BERITA TERKAIT

ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

MegaProperty Expo 2026: Pameran Properti Terbesar dengan Stimulus PPN DTP

Kehadiran MegaProperty Expo 2026 menjadi jawaban atas tingginya minat masyarakat terhadap rumah tapak dan apartemen TOD di tengah dukungan stimulus pemerintah. Pameran terintegrasi ini siap menjadi titik balik kebangkitan sektor properti nasional dengan konsep unik B2B2C.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — MegaProperty Expo 2026 resmi diluncurkan sebagai pameran properti terintegrasi yang menjadi jawaban atas kebutuhan hunian dan investasi masyarakat Indonesia tahun ini.

Isu utama dalam industri properti saat ini adalah masa transisi dari fase menunggu (wait and see) menuju fase ekspansi besar-besaran.

Baca Juga: PPN DTP 100% 2026: Rumah Bebas Pajak, Tapi Waspada Harga Jebakan!

Pameran ini mempertemukan pengembang (developer), penyedia bahan bangunan, hingga konsumen akhir dalam satu ekosistem “One-Stop Solution”.

Hal ini penting karena masyarakat kini mencari kepastian proyek, kemudahan akses material berkualitas, serta skema pembiayaan yang meringankan di tengah optimisme pertumbuhan ekonomi nasional.

Bagi pencari properti, pameran yang akan digelar pada 4–7 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2 ini menjadi sangat krusial karena bertepatan dengan berlakunya stimulus PPN DTP 100%.

Stimulus ini menyasar hunian dengan harga hingga Rp2 miliar, sesuai dengan PMK No. 90 Tahun 2025.

Dengan adanya insentif pajak tersebut, konsumen dapat menghemat pengeluaran hingga ratusan juta rupiah, sebuah angka yang signifikan untuk dialokasikan ke kebutuhan pengisian interior atau biaya KPR lainnya.

Dampaknya tidak hanya terasa pada sisi finansial, tetapi juga memberikan keamanan psikologis bagi pembeli untuk segera melakukan realisasi transaksi.

Baca Juga: Metland Cyber Puri Terintegrasi MRT Lintas Timur Barat, Investasi Properti Melambung

Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya, menjelaskan bahwa tahun 2026 adalah titik balik krusial bagi industri.

Menurutnya, fase keraguan pasar telah berakhir dan kini saatnya masyarakat serta investor melihat peluang nyata di lapangan.

Integrasi pameran ini dengan ajang MEGABUILD dan KERAMIKA Indonesia diharapkan mampu mempercepat proses pengambilan keputusan bagi calon pembeli.

“Kami melihat 2026 sebagai momentum emas kebangkitan properti. Melalui konsep B2B2C di MegaProperty Expo, kami menghadirkan ekosistem terintegrasi yang menyatukan hunian impian dengan inovasi material dari MEGABUILD dan KERAMIKA untuk mempercepat keputusan bisnis serta akselerasi penjualan,” ujar Royanto dalam keterangan resminya.

Optimisme Pasar dan Keuntungan Strategis MegaProperty Expo 2026

Pertumbuhan sektor properti di tahun 2026 diprediksi akan sangat agresif, yakni mencapai angka 8% (yoy).

Angka ini jauh melampaui prediksi pertumbuhan PDB nasional yang berada di kisaran 4,9% hingga 5,7%.

Baca Juga: Pembiayaan Rumah Subsidi MBR Melesat: BRI–PKP Perkuat Harapan Hunian Rakyat

Kondisi ekonomi yang stabil menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang selama ini menunda pembelian rumah.

Selain itu, tren data menunjukkan minat terhadap rumah tapak dan apartemen berbasis Transit Oriented Development (TOD) meningkat pesat hingga 78,6%.

Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik menjadi prioritas utama bagi kaum urban saat ini.

Kehadiran pameran di NICE, PIK 2 ini, memberikan nilai tambah dari sisi kenyamanan dan aksesibilitas.

Sebagai lokasi MICE terbesar di Indonesia, NICE mampu menampung target 50.000 pengunjung yang ingin melihat langsung produk dari pengembang raksasa.

Keterlibatan developer besar seperti PT Indonic Tangerang Investment (Lavon Swancity), PT Sripertiwi Sejati (CINITY), PT Edofa Cipta Graha Development, PT Jababeka Tbk, PT Setiawan Dwi Tunggal (South City), PT Tripta Dinamika Manajemen Properti, dan perusahaan lainnya, memastikan bahwa pilihan properti yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari kelas menengah hingga segmen mewah.

Baca Juga: Summarecon Mall Bekasi 2 Resmi Dibuka: Ubah Wajah Bekasi Jadi Kiblat Lifestyle Modern

Pengunjung tidak hanya sekadar melihat brosur, tetapi bisa berinteraksi langsung dengan manajemen pengembang untuk mendapatkan penawaran eksklusif.

Ismet Natakarmana, Founder Synergy Developers Indonesia, menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan dengan cepat oleh semua pihak.

Sinergi antara penyedia material konstruksi dan developer di dalam pameran ini sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pasar.

Jika rantai pasokan bahan bangunan bisa diakses dengan lebih murah dan cepat oleh developer, maka harga jual properti ke masyarakat pun bisa tetap kompetitif meskipun kualitas bangunan tetap terjaga dengan standar internasional.

“Bagi developer, inilah saatnya bertindak cepat dan berkolaborasi. Sinergi MegaProperty Expo dengan MEGABUILD dan KERAMIKA menciptakan ekosistem lengkap yang mempertemukan developer dengan konsumen sekaligus tren material terbaru. Integrasi ini krusial untuk memperkuat brand presence, menumbuhkan kepercayaan pasar dan mempercepat realisasi proyek properti tahun 2026,” ungkap Ismet.

Baca Juga: Harga Rumah di Bekasi dan Depok Naik Lagi, Masihkah Worth It untuk Investasi di 2026?

Risiko dan Catatan Penting Bagi Calon Pembeli

Meskipun momentum MegaProperty Expo 2026 menawarkan banyak keuntungan, calon pembeli tetap harus memperhatikan beberapa catatan penting.

Pertama, stimulus PPN DTP 100% memiliki batas waktu dan kriteria tertentu sesuai peraturan pemerintah yang berlaku, sehingga konsumen harus memastikan unit yang dipilih memenuhi syarat administratif tersebut.

Kedua, tingginya minat pasar seringkali membuat unit-unit strategis terjual dengan sangat cepat dalam waktu singkat.

Disarankan bagi pengunjung untuk melakukan riset awal mengenai lokasi proyek yang diincar sebelum datang ke lokasi pameran di NICE PIK 2.

Selain itu, penting untuk memahami bahwa meskipun harga bahan bangunan diprediksi lebih kompetitif melalui sinergi ini, biaya konstruksi secara global tetap fluktuatif.

Oleh karena itu, mengunci harga pada saat pameran melalui program booking fee atau promo khusus pameran adalah langkah cerdas untuk menghindari kenaikan harga di masa mendatang.

Baca Juga: AQUA Elektronik 39 Tahun: Strategi Produk Rumah Tangga 2026 di Tengah Perubahan Hunian Modern

suasana pameran MegaProperty Expo 2026
Visualisasi pameran MegaProperty Expo 2026 yang mengusung konsep One-Stop Solution bagi pencari hunian dan investor properti. (Ilustrasi PropertiTerkini.com)

Konsumen juga harus teliti dalam melihat rekam jejak pengembang yang ikut serta. Beruntungnya, pameran ini didukung oleh asosiasi industri yang ketat dalam menyeleksi peserta, sehingga risiko terkait legalitas dan keterlambatan pembangunan dapat diminimalisir secara signifikan.

Royanto Handaya kembali menekankan bahwa tujuan akhir dari kolaborasi ini adalah menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi seluruh pihak.

Dengan menyatukan seluruh elemen dalam satu atap, hambatan komunikasi dan birokrasi antara penyedia material, pengembang, dan pembeli bisa dipangkas.

Hal ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang tidak hanya menguntungkan pengusaha, tetapi juga memberikan kepastian bagi masyarakat luas dalam memiliki aset properti yang bernilai tinggi.

Baca Juga: Strategi Bisnis Centrepark 2026: Target 100 Proyek Baru dan Inovasi Parkir Pintar

“Harapan kami melalui MegaProperty Expo, yang dilaksanakan bersamaan dengan MEGABUILD Indonesia dan KERAMIKA Indonesia, dapat menjadi ekosistem strategis yang membantu akselerasi bisnis para exhibitor MegaProperty,” pungkas Royanto.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com
ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

BERITA TERBARU

Demo Half Page