Iklan Mesin Cuci Sharp
Thursday, February 29, 2024
Iklan Mesin Cuci Sharp

Maybank dan Habitat Indonesia Serahkan Rumah Tinggal Kepada Penyintas Bencana Gempa di Sulteng

Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia telah membangun ratusan hunian sementara dan tetap, penyediaan akses air, dan program bantuan lainnya sejak 2018 di Sulawesi Tengah.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (Maybank Indonesia) melalui program tanggung jawab sosial Maybank Berbagi dan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia menggelar serah terima rumah tinggal dan balai pertemuan kepada para penyintas bencana gempa di Sulawesi Tengah. Kegiatan yang digelar secara simbolis tersebut digelar pada Kamis (27/1/2022).

Acara diselenggarakan secara virtual dan dihadiri oleh Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria, Direktur Nasional Habitat for Humanity, Susanto Samsudin, serta penerima bantuan dan perwakilan Pemerintah Desa Jono Oge.

Baca Juga: Pembangunan Huntap Pascabencana NTT dan NTB Gunakan Pendekatan Build Back Better

Bantuan sosial rumah tinggal dan balai pertemuan ini direalisasikan melalui kerja sama antara Maybank Indonesia dengan Yayasan Habitat For Humanity Indonesia yang telah membangun 10 rumah tinggal permanen dan satu community center (balai pertemuan) untuk menjadi hunian bagi para penyintas bencana gempa bumi di Desa Jono Oge, Sulawesi Tengah, yang merupakan salah satu desa dengan dampak terparah.

Seperti diketahui bahwa pada 28 September 2018 lalu, wilayah Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi berkekuatan 7,4 pada skala richter yang kemudian disusul dengan tsunami dan likuifaksi tanah, sehingga meluluh lantahkan sebagian besar wilayah dan kota di Sulawesi Tengah serta menelan ribuan korban jiwa.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, mengatakan, meski tiga tahun lebih telah berlalu sejak gempa bumi melanda wilayah Sulawesi Tengah, pihaknya tetap memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak melalui pembangunan sarana rumah tinggal permanen dan balai pertemuan.

Baca Juga: Tol Semarang-Demak Seksi Dua Selesai 64 Persen

“Kiranya dapat berfungsi, tidak hanya sebagai tempat hunian dan aktivitas sosial, tetapi juga dapat menjadi titik awal untuk menapak hidup baru, khususnya bagi para penyintas bencana gempa mulai saat ini dan ke depannya,” kata Taswin.

Mengusung misi Bank, Humanising Financial Services, Taswin menambahkan, “Sebagai warga usaha yang telah berdiri di tengah masyarakat, kami berupaya untuk dapat mengambil peran aktif dalam meringankan beban warga yang menjadi korban bencana di Tanah Air. Hal ini merupakan bagian dari salah satu agenda dan pilar kegiatan tanggung jawab sosial Maybank Indonesia.”

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang penyediaan hunian, Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia telah membangun ratusan hunian sementara dan tetap, penyediaan akses air, dan program bantuan lainnya sejak 2018 di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Sharp Boyong Laptop Teringan di Dunia ke Indonesia

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto Samsudin mengucapkan terima kasih kepada Maybank Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang terkena bencana di Sulawesi Tengah.

“Tanpa dukungan Maybank Indonesia, Habitat for Humanity Indonesia tentu tidak dapat melakukan sebuah gerakan yang besar bagi warga yang membutuhkan. Kami yakin apa yang sudah Maybank lakukan saat ini terhadap warga di Jono Oge akan sangat berarti dan dapat mendukung kembali kegiatan warga sehari-hari,” ujarnya.

Pembangunan rumah tinggal dan balai pertemuan dari Maybank Indonesia ini telah memakan waktu kurang lebih enam bulan, dan akan diberikan kepada para penerima bantuan yang hingga saat ini masih belum mampu mendirikan kembali tempat tinggalnya.

Banyak dari para penyintas ini juga masih harus tinggal di sisa puing rumah, atau di hunian sementara dengan fasilitas yang kurang memadai, atau menumpang di rumah keluarganya.

Baca Juga: Dulux Sambut Tahun Macan Air Melalui Inspirasi Warna “Bright Skies”

Suliyono, seorang penyintas bencana gempa dan penerima bantuan rumah dalam kesempatan terpisah mengatakan, “Saya sangat terharu dan berterima kasih kepada Maybank Indonesia yang sudah memberikan rumah tinggal untuk saya dan keluarga. Selama dua tahun sejak bencana, saya dan keluarga hanya bisa menumpang di sisa puing rumah tetangga yang sudah tidak ditempati lantaran rumah saya sudah hancur. Rumah tinggal ini sudah dalam kondisi yang lebih dari cukup, di mana saya dan keluarga kini bisa tinggal dengan aman dan nyaman, di dalam rumah yang sudah memiliki struktur ramah gempa.”

Sementara, Mesak Ropiua, S.Pd, Kepada Desa Jono Oge mengungkapkan seputar balai pertemuan, “Balai ini akan sangat bermanfaat bagi kegiatan sosial masyarakat desa, dan malah belum lama ini, kami sudah mulai menggunakannya untuk pertemuan PKK dan akan berlanjut kepada kegiatan sosial lain. Mewakili seluruh warga desa Jono Oge, kami mengucapkan terima kasih kepada Maybank Indonesia yang telah menyediakan sarana dan fasilitas ini yang tentunya, akan sangat mendukung kegiatan kami di kemudian hari,” katanya.

Maybank Indonesia melalui program Maybank Berbagi secara konsisten memberikan bantuan terkait bencana alam, termasuk bantuan pasca bencana dan pandemi yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Summarecon Serpong Rilis Rumah Konsep Attic di Klaster Leonora

Salah satu program bantuan sosial bencana yang pernah direalisasikan Maybank Indonesia adalah bantuan sosial pasca bencana kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Merapi pada tahun 2009 hingga 2018 lalu, melalui pembangunan infrastruktur air bersih, pemasangan biogas, bantuan peralatan pertanian dan dukungan program layanan keuangan mikro.

- Advertisement -
Demo Below News

BERITA TERKAIT

Sharp Plasmacluster
RHVAC - 2023

BERITA TERBARU

Demo Half Page