Tuesday, September 28, 2021
Pasang Iklan disini ....

Kebutuhan Ruang Kantor Konvensional akan Mengalami Pergeseran Pasar

Kemajuan teknologi dan komunikasi digital yang ada saat ini telah berkembang menjadi lebih cepat yang memaksa para pelaku bisnis untuk dapat beradaptasi lebih cepat.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Kondisi wabah Covid-19 merubah banyak kebiasaan orang dalam beraktivitas termasuk perilaku orang dalam bekerja. Sampai saat ini orang masih terbiasa dengan bekerja di ruang-ruang kantor konvensional. Namun sejak pandemi, sebagian orang mulai WFH dan menjadikan cara bekerja ini menjadi kebiasaan. Meskipun demikian tidak menampik bahwa ada sebagian pekerjaan yang tidak bisa dilakukan di rumah.

Ali Tranghanda, CEO IPW Advisory Group memperkirakan kebutuhan ruang kantor konvensional akan mengalami beberapa pergeseran pasar.

Baca Juga: Colliers: Periode Menantang Bagi Sektor Perkantoran

Perusahaan-perusahaan besar dan multi national tetap akan menjadi tenant terbesar ruang perkantoran ini karena menyangkut lini divisi yang banyak dan tidak bisa semua dilakukan di rumah. Faktor image dan prestise juga menjadi faktor banyaknya perusahaan besar yang menggunakan gedung perkantoran.

Pasar perkantoran di area CBD saat ini belum juga menunjukkan pertumbuhan yang berarti, bahkan terjadi koreksi harga sewa 3-5%. Penurunan tertinggi terjadi di perkantoran CBD dan sekitarnya yang kalah bertumbuh dengan perkantoran di daerah sekunder.

Dengan perubahan kebiasaan yang terjadi yang sejalan dengan perkembangan teknologi yang ada diperkirakan terjadi pergeseran pasar.

Baca Juga: Kotak Samla, Solusi Cerdas Memaksimalkan Ruang

“Pergeseran pasar perkantoran harus menjadi antisipasi pengembang dalam rencana ke depan. Pergeseran wilayah dan jenis model perkantoran diperkirakan akan mulai terjadi. Perkantoran jenis boutique office, SOHO, dan virtual office akan mulai menunjukkan peningkatan permintaan,” jelas Ali

Wilayah permintaan pasar perkantoran akan bergeser ke daerah sekunder yang lebih dekat dengan perumahan dan permukiman masyarakat. Jenis ruang perkantoran berupa boutique office yang compact akan lebih menjadi pilihan nantinya.

Pergeseran lain terjadi dari jenis ruang perkantoran di CBD dari konvensional menjadi jenis SOHO dan virtual office. Beberapa pengembang telah melakukan antisipasi untuk dapat melakukan redesign terhadap konsep perkantoran konvensional.

Baca Juga: Penjualan Properti Menengah Bawah Turun Hingga 62,5%

Kemajuan teknologi dan komunikasi digital yang ada saat ini telah berkembang menjadi lebih cepat yang memaksa para pelaku bisnis untuk dapat beradaptasi lebih cepat.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU