Home Blog Page 805

Incinerator Kamine: Solusi Ampuh Atasi Sampah Medis dan Non Medis

0

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Kamine Elmac Indopro (Kamine) merupakan produsen dan pemasok mesin dan peralatannya untuk berbagai industri, utamanya Insinerator (Incinerator), yakni mesin untuk menghancurkan atau memusnahkan limbah-limbah farmasi/rumah sakit maupun limbah pabrik/industri.

Unik dan Menarik, Ternyata Produk Ini dari Kulit Kerang

0

Berbagai varian dan jenis lampu merupakan produk yang paling banyak digunakan di hotel-hotel dan restoran. Semua ini merupakan hasil kreasi yang terbuat dari kulit kerang.

Menghindari Pesaing, Kesalahan Utama Saat Berbisnis

0

Ketika seseorang sudah memilih bidang yang akan ditekuni, selanjutnya ia mencari cara agar produk yang ia jual mampu mencuri hati konsumen.

Mau Restoran Anda Untung Berlipat? Gunakan Produk Ini

0

Dengan Solis Resto, bisa dijamin restoran Anda untung berlipat, lantaran Anda dapat menganalisa dan mengetahui perkembangan restoran atau f & b Anda. Dengan demikian Anda dapat menentukan strategi untuk dapat memuaskan tamu sekaligus melipatgandakan pendapatan Anda.

Empat Tips Kelola Bisnis Pemula ala Ciputra

1

“Sekarang ini sudah marak berbisnis via dunia maya. Dengan cara ini, produk atau jasa bisa langsung tersebar ke pelosok.”

Gresh, Lebih Jeruk, Lebih Memasyarakat

1
Marketing Manager PT Greshindo Aroma, Regan Dwinanda (Foto: Patty)
Produk minuman rasa jeruk dalam kemasan botol, Gresh juga telah dipasarkan ke beberapa negara, salah satunya adalah Selandia Baru.
“Lebih Jeruk di Setiap Tetesnya”. Ya, ini adalah slogan atau tagline sekaligus ikon dari produk Gresh besutan PT Greshindo Aroma. Produk minuman kemasan dari ekstrak jeruk asli ini benar-benar terasa nikmat di setiap tetesnya.
Demikian dikatakan Marketing Manager PT Greshindo Aroma, Regan Dwinanda. Kata dia, Gresh merupakan produk asli Indonesia yang menggunakan buah lokal dari beberapa daerah di Indonesia.
“Ya, ini adalah produk asli Indonesia yang kami olah dari buah lokal,” tutur Regan kepada IndoTrading News.
Menurut dia, buah-buah asli Indonesia memiliki kualitas yang sangat layak untuk dikembangkan dan dijadikan sebagai minuman khas Indonesia.
“Semua produk kami memiliki kualitas terbaik dan diproses dengan teknologi tinggi, menggunakan campuran khusus untuk menciptakan rasa terbaik,” jelas Regan.
Gresh tersedia dalam beberapa kemasan botol, mulai dari 200 ml, 300 ml, 500 ml, hingga 1 liter. Dan untuk menambah ‘semarak’ rasa jeruk tersebut, Gresh pun disajikan dalam beberapa rasa, antaralain orange, strawberry, grape, orango (orange-mango), apple dan gula asam (Tamarind).
Nah, apa yang membedakan Gresh dengan produk sejenis lainnya? Menurut Regan, kualitas rasa adalah poin terpenting dari produknya itu.
“Sama seperti Gresh, produk-produk seperti ini kan disasar untuk market kelas menengah ke bawah dengan harga yang cukup terjangkau. Kita lihat, ada yang menjual produknya dalam kemasan cup seharga Rp 500, tapi rasanya, ya begitu-begitu saja. Nah, produk kami yang termurah seharga Rp 1.000, tapi benar-benar terasa jeruk di setiap tetesnya. Jadi kualitas menjadi perhatian utama kami,” terangnya.
Sesuai namanya, Gresh yang berarti sesuatu yang baru atau atau selalu menyegarkan ini akan selalu tampil dengan berbagai varian rasa dan aroma yang baru. Inovasi tersebut juga selalu diikuti dengan pengembangan kemasan yang menjadi ciri produk Gresh tersebut. Tak hanya itu, pihak perusahaan juga terus melakukan inovasi dengan menciptakan produk-produk baru untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sejauh ini, selain Gresh yang menjadi produk andalan PT Greshindo Aroma, ada juga beberapa produk lain, seperti salah satunya adalah Gresh Tea.
Gresh Tea tersedia dalam dua rasa, yakni teh blackcurrent dan strawberry tea. Produk ini dibuat dengan teh ekstrak nyata dari daun teh terbaik dan dikombinasikan dengan rasa buah untuk memperkaya rasa.
Sebagaimana diketahui, PT Greshindo Aroma merupakan perusahaan consumer goods yang fokus pada pengembangan produk minuman. Perusahaan ini didirikan pada awal tahun 2000 lalu dengan visi untuk menjadi perusahaan yang terkemuka dan terbaik di kelasnya, dengan menciptakan produk-produk yang inovatif dan dapat dipercaya.
“Target segmen kita adalah kelas menengah ke bawah, sehingga kita mau menjadi yang terbaik di kelas menengah ke bawah ini,” tegasnya.
Minuman Masyarakat Indonesia
Gresh, “Lebih Jeruk di Setiap Tetesnya”
Dengan kualitas rasa yang khas dan diproses dengan teknologi tinggi menggunakan campuran khusus pada setiap produknya, Gresh kini mendapatkan sambutan positif di tengah masyarakat. Produk yang diproduksi di daerah Jawa Barat dengan penerapan teknologi dan mesin-mesin asal Eropa ini, kini telah dipasarkan ke toko-toko dan gerai di berbagai wilayah di Indonesia.
“Produk kita sudah dipasarkan secara nasional. Jadi dari Sumatera sampai ke Papua, produk kita sudah ada dan dijual di sana,” ungkap Regan.
Dikatakannya, untuk saat ini wilayah di Pulau Jawa paling banyak menyerap produknya itu. Wilayah-wilayah lain yang juga cukup mendapatkan repons baik terhadap minuman yang mengandung vitamin C ini, seperti di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
“Jadi memang hampir merata untuk wilayah-wilayah di luar Pulau Jawa. Masyarakat menyambut baik produk kami karena memang rasanya beda dengan yang lain, ya benar-benar jeruk asli,” katanya bangga.
Tak hanya dalam negeri, ternyata Gresh juga mendapatkan sambutan positif dari pasar luar negeri. Salah satunya adalah Selandia Baru. “Belum lama ini, kami juga sudah mendapatkan pesanan dari Papua Nugini,” tutur Regan.
“Tapi fokus kita tetap di pasar dalam negeri. Market kita masih sangat luas kok, lagi pula harganya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000/1 liter,” sambungnya.
Untuk terus memperkuat sembari menjaga market Gresh tersebut, maka sejumlah langkah dan strategi dilakukan oleh pihak perusahaan. Selain kualitas dan inovasi produk, sebut Regan, pasokan dan distribusi juga tetap dijaga.
“Distribusi dan brand juga menjadi kekuatan kita. Pasokan selalu ada, dan lebih dari itu, inovasi produk, baik rasa maupun kemasannya,” pungkasnya. [Pio/IndoTrading News]

5 Alasan Pelanggan “Ogah” Membeli Produk Anda

0

Sebagai konsumen kita tidak sekadar terbujuk oleh harga saja, kita juga digerakkan oleh benefit produk tersebut dan apa yang bisa dilakukannya untuk kita dan itu alasan kita melakukan pembelian.

Sandiaga Uno: Wirausaha Bukan Profesi Tapi Pola Pikir

0

“Karyawan yang memiliki think outside the box akan memiliki peluang sukses daripada karyawan tidak jiwa entrepreneur.” – sandiaga uno

Chairul Tanjung: Wirausaha Bersahabat dengan Kegagalan

1

Pengusaha tak pernah lari dan siap bangkit dari kegagalan.

Jual Produk “Propaganda” Indonesia, Provotoko Pertama di Dunia

0
Antonius Yudo Kusumo (Foto: Pio)
Propaganda, atau rangkaian pesan biasanya dilakukan untuk memengaruhi pendapat dan kelakuan masyarakat atau sekelompok orang. Pesan ini dapat disampaikan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melalui ragam produk-produk provokasi, yang pada akhirnya dapat menetaskan omzet puluhan juta rupiah.
Penasaran? Simak propaganda besutan Provotoko melalui ragam produk “Cinta Tanah Air” berikut ini.
Provokasi ala Provotoko dikreasikan melalui produk-produk propaganda, seperti pada baju, kaos, archipelago, mug, tas, topi, pin, gantungan kunci, dan berbagai aksesoris serta souvenir lainnya. Produk-produk tersebut bertuliskan ragam tema yang menarik dan tentu bersifat provokasi.
“Jadi di Provotoko ini tersedia beragam produk-produk propaganda Indonesia yang kami rancang untuk mengajak masyarakat agar semakin mencintai bangsa dan tanah airnya,” ujar Antonius Yudo Kusumo, salah satu pendiri Provotoko.
Kepada IndoTrading News, Toni, demikian dia biasa disapa, melanjutkan ceritanya, bisnis Provotoko tersebut bermula ketika kelompoknya terlibat dalam aksi sosial, saat gempa bumi melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah, pada 2006 lalu. Saat itu, kelompoknya mencari bantuan dana dengan menjual kaos-kaos bertemakan Indonesia. Namun tak disangka, kegiatan sosial berlalu, mulai berdatangan pesanan terhadap kaos-kaos itu.
Ragam Produk Provotoko (Foto: Pio)
“Karena permintaan juga terus meningkat, maka sejak saat itu kami putuskan untuk membuka sebuah bisnis yang menyediakan produk-produk propaganda Indonesia,” jelasnya.
Provotoko diklaim sebagai toko produk-produk propaganda Indonesia pertama di dunia. Provotoko punya visi untuk memperkenalkan beragam kekayaan dan peson budaya, serta alam Indonesia. Lebih dari itu, juga untuk membangkitkan rasa dan semangat nasionalisme masyarakat terhadap bangsa Indonesia.
“Kita ingin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin mencintai bangsa Indonesia melalui produk-produk universal ini. Lebih dari itu, kita juga mau mengajak warga negara asing untuk tidak sungkan-sungkan berkunjung dan menikmati kekayaan alam dan budaya Indonesia,” terangnya.
Beberapa produk propaganda tersebut, sambung Toni, didatangkan dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti dari Bali dan Yogyakarta. Namun demikian, ada juga yang dirancang dan didesain sendiri di Jakarta.
“Karena bersifat propaganda, maka produk-produk yang kami hasilkan dirancang dan didesain seunik dan semenarik mungkin dengan kata-kata atau gambar yang juga bersifat provokatif untuk dapat memengaruhi kelakuan dan pendapat orang,” urainya.
Tema Menarik, “Cinta Indonesia”
Travel Warning, salah satu tema propaganda yang cukup laris di Provotoko (Dok. Provotoko)
“Travel Warning: Indonesia Dangerously Beautiful”, inilah salah satu tema untuk ‘melawan’ peringatan perjalanan terhadap warga negara asing yang akan berkunjung ke Indonesia. Tema ini punya pesan yang mendalam, yaitu untuk meyakinkan warga dunia, bahwa Indonesia, negara yang begitu indah untuk dikunjungi, sayang jika tak berkunjung ke Indonesia.
“Kita bahaya, tapi indah loh! Jadi kita melawan tetapi dengan bahasa yang halus dengan cara provokasi untuk menyampaikan bahwa Indonesia memang bahaya, tapi indah,” ungkap Toni.
Nah, ragam tema lain yang telah dicetak di berbagai produk Provotoko, utamanya kaos, adalah “Garuda-Greendonesia” untuk memprovokasi masyarakat terhadap pentingnya menjaga serta memelihara lingkungan alam Indonesia. Juga, “Jong Java, Jong Sumatera, Jong Celebes, Jong Borneo, Jong Ambon, dan Jong Sunda”, sebagai peringatan akan semangat sumpah pemuda. Tema lainnya adalah, “Kibarkan Merah Putih, Cinta Indonesia, Satu Nusa Satu Bangsa” dan lain sebagainya. Tema-tema tersebut tersedia dalam berbagai ukuran dan pilihan warna, dan tak hanya di kaos, tapi juga di jenis produk lainnya.
Namun bagi masyarakat yang menginginkan tema dan desain lain sesuai keinginannya, dapat juga memesan ke Provotoko, dengan batas minimal dua lusin. “Ini akan kami kerjakan antara 10 hingga 14 hari, dan dijamin pemesan akan sangat puas dengan kualitas yang kami sajikan,” tegas alumnus Fakultas Ekonomi Trisakti ini.
Produk-produk tersebut di atas dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp 10.000 untuk berbagai souvenir seperti gantungan kunci dan lainnya, hingga Rp 175.000 untuk sweater jacket. Ini dapat dibeli secara langsung di gerai Provotoko, Plaza Semanggi Lt. 2 No 20, Jl Jend Sudirman, Jakarta, atau bisa juga secara online di provotoko.com.
“Rata-rata pembeli yang membeli produk-produk ini adalah untuk dibawah ke luar negeri, baik untuk berwisata, sebagai hadiah, dan lainnya. Jadi ini sebagai kebanggaan sekaligus identitas diri sebagai warga negara Indonesia. Kemudian juga ekspatriat, sebagai hadiah dari Indonesia. Kadang batik kurang cocok, terutama untuk anak muda dalam suasana santai, sehingga lebih cocok mengenakan kaos,” urai Toni.
“Ada juga beberapa orang dari Australia dan Amerika yang sudah membeli produk kami, dan kami layani,” sambungnya.
Perluasan pasar diakui Toni masih menjadi kendala, antaralain karena belum banyak yang tahu soal Provotoko, dan berbagai jenis produknya. Namun dengan terus dilakukannya publikasi melalui media sosial maupun pameran, Toni meyakini, Provotoko bakal terus eksis dengan berbagai terobosan dan inovasi baru.
“Kita inginkan agar semakin banyak orang yang mendapatkan produk-produk bertemakan Indonesia yang kemudian menjadi kebanggaan bagi mereka, sebagai identitas diri dan bangsa. Jadi itu yang menjadi target sekaligus semangat kita,” pungkasnya. [Pius Klobor/IndoTrading News]

Valuta Asing

IDR - Indonesian Rupiah
USD
16,968.9936
EUR
19,591.9758
GBP
22,455.4241
JPY
106.3680