PropertiTerkini.com, (SERPONG) — Anandaya Home Resort secara resmi memulai langkah besar pembangunan fisik melalui seremoni groundbreaking Cluster Nala dan peresmian Main Gate, pada Sabtu (14/2/2026).
Langkah ini menandai keseriusan Synthesis Development dalam memenuhi janji kepada konsumen untuk menghadirkan hunian berkualitas bernuansa resort di Serpong Selatan.
Baca Juga: Metland Smara Hotel Bekasi Tutup Atap, Bintang Empat Bisnis (City) 169 Kamar
Momentum ini menjadi sangat krusial karena merupakan titik awal transformasi dari lahan mentah menjadi kawasan hunian premium yang siap huni pada tahun 2026.
Isu utama yang menjadi perhatian adalah kepastian progres pembangunan bagi para pembeli yang mengharapkan insentif Free PPN 100%.
“Jadi memang semua unit di fase pertama ini kami fokuskan untuk insentif PPN DTP 2026. Serah terimanya kami mulai di-Juli 2026,” kata Zaldy Wihardja, Chief Marketing Officer Synthesis Development, kepada media usai gelaran acara tersebut.
Seremoni ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur dan unit rumah telah berjalan sesuai jadwal.
Bagi konsumen, ini adalah jaminan keamanan investasi di tengah dinamika pasar properti yang terus berkembang di kawasan penyangga Jakarta.
Baca Juga: Summarecon Awards 2026: Resep Jitu Penjualan Properti Melejit 27% di Era Emas
COO Synthesis Development, Aldo Daniel, menambahkan bahwa proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang hidup yang sehat dan berkelanjutan.
“Melalui pembangunan Cluster Nala dan peresmian Main Gate, kami ingin menghadirkan kawasan hunian resort yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga fungsional dan
berkelanjutan,” katanya.
Menurut Aldo, Anandaya bukan hanya sekadar tempat tinggal, melainkan investasi jangka panjang yang memberikan kualitas hidup lebih baik bagi penghuninya.
Pembangunan ini juga mencakup fasilitas pendukung yang lengkap seperti area hijau seluas 2.500 m2, delapan taman tematik, club house, serta beberapa fasilitas lainnya.
Project Development Anandaya Home Resort, Judi Alvasino, menyatakan bahwa pekerjaan pra-infrastruktur seperti saluran air, dinding pengaman, dan jaringan fiber optik telah rampung dikerjakan.
Mulai pekan ini, kontraktor akan fokus pada pembangunan fisik rumah, termasuk penggalian fondasi dan pendirian batubata secara masal.
Baca Juga: Sinyal Positif Pasar Perkantoran Jakarta: Penyewa Kini Berkuasa Atas Harga Sewa Gedung Premium!
“Kami ingin melihat senyum bangga dari Bapak Ibu saat serah terima dilakukan sesuai komitmen Synthesis Development,” tuturnya.

Anandaya Home Resort dan Strategi Investasi Menjelang Lebaran
Keputusan untuk memulai pembangunan saat ini sangat tepat mengingat potensi kenaikan nilai properti yang signifikan di masa depan seiring pengembangan Tol JORR 3.
Namun, bagi calon pembeli, waktu untuk mendapatkan harga perdana semakin sempit karena adanya rencana penyesuaian harga dalam waktu dekat.
Hal ini menjadi catatan penting bagi investor yang mengincar keuntungan maksimal di area “sunrise” Serpong Selatan.
Baca Juga: PPN DTP 100% 2026: Rumah Bebas Pajak, Tapi Waspada Harga Jebakan!
Saat ini, Anandaya Home Resort memasarkan beberapa pilihan tipe hunian yang dirancang untuk menjawab kebutuhan berbagai segmen pasar.
Mulai dari tipe Arka (LT 60m² LB 28m²), Bima (LT 60m² LB 34m²), Cakra (LT 72m² LB 43m²), hingga Devara dua lantai (LT 60m² LB 58m²).
Setiap unit dirancang dengan memaksimalkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta tata ruang yang fungsional dan elegan.
Zaldy mengungkapkan bahwa harga unit akan mengalami kenaikan sebesar 5% pada pembukaan tahap kedua.
Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan pasar, dimana tipe Cakra pada fase pertama telah dinyatakan habis terjual atau sold out.
“Respon pasar sangat luar biasa. Dari total 300 unit di Cluster Nala yang kami pasarkan dalam dua fase, fase pertama sebanyak 140 unit sudah hampir habis terserap. Bahkan, 80 unit Tipe Cakra yang menjadi unggulan kami sudah resmi sold out,” tegasnya.
Baca Juga: Menteri PKP Ajak BRI Turunkan Suku Bunga Kredit Usaha PNM
Saat ini, konsumen masih bisa memiliki unit dengan harga mulai Rp395 juta sebelum angka tersebut menyentuh Rp400 juta ke atas setelah Lebaran.
“Tahap kedua sudah pasti naik harganya, mungkin sekitar 5%. Kami rencanakan dibuka sekitar dua bulan lagi atau setelah Lebaran,” jelas Zaldy.
Ia juga menambahkan bahwa investasi di proyek Synthesis Development secara historis selalu mengalami peningkatan nilai antara 50 hingga 100 persen.
Rendahnya harga per meter dibandingkan kawasan BSD membuat Anandaya menjadi pilihan yang sangat atraktif bagi pembeli rumah pertama maupun investor.
“Harga per meter persegi di sini enam kali lebih rendah daripada BSD City, dimana BSD dengan fasilitas lengkapnya hanya ditempuh dalam waktu 15-an menit,” kata Zaldy.
“Selisih harganya sangat kontras, dimana harga per meter di sini enam kali lebih rendah daripada BSD, padahal waktu tempuhnya cuma 15 menitan. Ini adalah gap keuntungan yang sangat besar bagi konsumen yang masuk sekarang sebelum harga terus merangkak naik,” jelas Zaldy.
Baca Juga: Rusun Prajurit Kopassus Solo Dibangun 1 Tower 8 Lantai, Rp13 Miliar Disiapkan

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah aksesibilitas yang prima, hanya 10 menit menuju Stasiun KRL Parung Panjang dan Jatake.
Kemudian, hanya sekitar 15 menit ke Gerbang Tol Legok (Tol Serpong – Balaraja), serta dapat menjangkau Jakarta dalam waktu sekitar 25 menit melalui KRL.
Lokasi yang strategis membuat kawasan ini sangat diminati oleh pekerja yang bermobilisasi ke Jakarta dan sekitarnya menggunakan transportasi publik maupun kendaraan pribadi.
“Selain ring satu warga sekitar, banyak pembeli kami berasal dari Tangerang Kota, Tangerang Selatan, hingga Jakarta Selatan dan Jakarta Barat,” kata Zaldy.
Baca Juga: Trauma Janji Manis Developer? Cek 7 Tips Mencari Rumah Bebas Banjir Agar Tidak Menyesal
Dengan cicilan mulai Rp2 jutaan, masyarakat dengan double income sekitar Rp6 juta hingga Rp8 juta sudah bisa mengamankan unit di kawasan premium ini sebelum harga melambung tinggi.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com







