PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Perusahaan Smart Mobility Parking Solution asli Indonesia Centrepark (PT Centrepark Citra Corpora) kembali mencuri perhatian industri dengan meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori parking management, sekaligus menegaskan bahwa parkir bukan lagi sekadar tempat menitip kendaraan, tetapi bagian penting dari sistem mobilitas modern.
Isu ini menjadi relevan karena pertumbuhan kendaraan dan aktivitas urban yang tinggi menuntut sistem parkir yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan, tetapi juga oleh pengelola properti seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, rumah sakit, hingga apartemen.
Baca Juga: Strategi Bisnis Centrepark 2026: Target 100 Proyek Baru dan Inovasi Parkir Pintar
Dengan pengalaman lebih dari 16 tahun, Centrepark saat ini mengelola lebih dari 800 lokasi parkir di lebih dari 60 kota di Indonesia, dengan kapasitas lebih dari 300.000 ruang parkir serta melayani sekitar 350 juta transaksi setiap tahun. Skala ini menunjukkan bahwa parkir telah naik kelas menjadi infrastruktur bisnis strategis.
Centrepark dan Top Brand 2026: Validasi Kepercayaan Pasar
Penghargaan Top Brand Award 2026 diberikan berdasarkan survei nasional independen yang mengukur preferensi dan kepercayaan konsumen. Dalam konteks ini, Centrepark berhasil menempatkan diri sebagai brand dengan reputasi kuat di sektor pengelolaan parkir.
Bagi industri properti, capaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi indikator bahwa pengelolaan parkir kini menjadi salah satu faktor diferensiasi layanan. Properti dengan sistem parkir yang buruk berisiko kehilangan tenant maupun pengunjung.
Baca Juga: ART Belum Balik? Ini Strategi Bertahan Hidup di Dapur Tanpa Drama
CEO & President Director Centrepark Group, Charles Richard Oentomo, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kepercayaan publik dan mitra.
“Top Brand Award 2026 merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan dan mitra properti di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menekankan arah pengembangan perusahaan ke depan.
“Centrepark akan terus menghadirkan inovasi dalam sistem parkir modern yang memberikan transparansi pengelolaan, kemudahan akses, serta pengalaman parkir yang lebih nyaman bagi masyarakat,” tambah Charles.
Dalam bahasa sederhana: kalau parkir masih bikin antre dan ribet, itu bukan lagi standar 2026.
Baca Juga: Generasi Muda Serbu Properti, Data Rumah123 Bongkar Faktanya
Transformasi Smart Parking: Dari Operasional ke Value Properti
Centrepark mengusung konsep Smart Mobility Parking Solution dengan mengintegrasikan teknologi seperti cashless parking, ticketless system, hingga pemanfaatan AI dan IoT.
Bagi pengguna, manfaatnya langsung terasa: parkir tanpa tiket, pembayaran non-tunai, dan proses masuk-keluar yang lebih cepat. Sementara bagi pengelola properti, sistem ini meningkatkan transparansi pendapatan dan efisiensi operasional.
Namun, ada sisi yang perlu diperhatikan. Implementasi teknologi parkir modern membutuhkan investasi awal yang cukup besar, terutama untuk integrasi sistem dan infrastruktur digital. Artinya, pengelola properti harus menghitung kelayakan bisnis secara matang.
Baca Juga: Paradise Indonesia Tumbuh 32,9%: Kas Naik 113%, Sinyal Ekspansi Properti Makin Agresif

Selain itu, sistem berbasis data juga membawa risiko baru, seperti keamanan data dan ketergantungan pada teknologi. Jika tidak dikelola dengan baik, potensi gangguan sistem bisa berdampak langsung pada operasional harian.
Centrepark mencoba menjawab tantangan ini melalui pendekatan layanan “Beyond With Care”, yang menempatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan sebagai fondasi utama.
Baca Juga: Perumnas Lepas 22 Ha Lahan untuk PSU dan Fasilitas Umum di Malang, Ini Rencana Pemanfaatannya
Ke depan, tren smart parking diproyeksikan akan semakin terintegrasi dengan ekosistem kota pintar (smart city). Dalam konteks ini, parkir bukan lagi fasilitas tambahan, tetapi bagian dari strategi mobilitas urban.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com




