Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal
Thursday, February 5, 2026
Pintu Baja Fortress, Canggih untuk Keamanan Rumah Maksimal

BERITA TERKAIT

ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

Strategi Bisnis Centrepark 2026: Target 100 Proyek Baru dan Inovasi Parkir Pintar

Menghadapi era ekonomi digital, Centrepark memperkuat peran parkir sebagai penggerak mobilitas perkotaan melalui integrasi teknologi tinggi. Langkah ini mencakup penyediaan gedung parkir elektronik guna mengatasi keterbatasan lahan di berbagai titik properti strategis di Indonesia.

PropertiTerkini.com(JAKARTA) — Strategi bisnis Centrepark di tahun 2026 menempatkan pengelolaan parkir bukan lagi sekadar area penitipan kendaraan, melainkan elemen fundamental dalam ekosistem mobilitas perkotaan.

Di tengah pesatnya urbanisasi, kemacetan sering kali berakar dari sistem masuk-keluar parkir yang tidak efisien, sehingga masyarakat kini menuntut layanan yang cepat, cashless, dan seamless.

Baca Juga: Summarecon Mall Bekasi 2 Resmi Dibuka: Ubah Wajah Bekasi Jadi Kiblat Lifestyle Modern

Kondisi ini menegaskan bahwa kualitas pengelolaan area parkir berdampak langsung pada nilai properti dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Charles Richard Oentomo, Chief Executive Officer Centrepark, menegaskan bahwa parkir adalah penggerak tersembunyi dari keteraturan kota.

“Parkir merupakan silent engine of urban mobility yang bekerja di balik layar namun berdampak besar terhadap keteraturan kota. Setiap perjalanan urban dimulai dan diakhiri di area parkir,” jelas Charles dalam Media Gathering Centrepark 2026 di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Hal ini sejalan dengan kematangan operasional perusahaan yang kini telah menginjak usia 16 tahun dan menjadi salah satu pemimpin pasar di Indonesia dengan pengelolaan di lebih dari 700 proyek di 60 kota.

Masalah utama yang dihadapi sektor properti saat ini adalah keterbatasan lahan, sementara tren volume kendaraan terus meningkat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Centrepark mulai mengalokasikan anggaran besar untuk inovasi fisik dan digital guna memaksimalkan kapasitas di lahan yang sempit, termasuk melalui solusi gedung parkir elektronik atau parkir susun (mechanical parking).

Baca Juga: 7 Keunggulan Teknologi Biocrystal Serta dalam Mendukung Kualitas Tidur dan Kesehatan Mental

“Solusi seperti ini sudah dibuat di luar negeri. Ini juga menjadi salah satu yang sudah kami pertimbangkan ke dalam budget and planning kami ke depan,” ungkap Stephen Roy Imantaka, Chief Strategy Officer Centrepark.

Investasi dan Strategi Bisnis Centrepark untuk Pertumbuhan Masif

Dalam pilar ekspansi, perusahaan telah menetapkan target yang ambisius untuk memperluas jangkauan layanannya di seluruh wilayah Indonesia.

Charles mengungkapkan rencana pertumbuhan portofolio perusahaan yang signifikan dalam waktu dekat guna memperkuat dominasi pasar nasional.

“Hingga saat ini kami sudah mengembangkan lebih dari 700 proyek, tahun ini kami targetkan dapat tumbuh 10-15 persen atau tepatnya hampir 100 proyek baru,” katanya.

Untuk mendukung rencana ini, Centrepark telah menyiapkan proyeksi belanja modal (capital expenditure).

Baca Juga: 6 Kesalahan Parkir yang Harus Dihindari: Bisa Rugikan Waktu, Uang, dan Rasa Aman Anda

“So far kita mentargetkan kurang lebih sekitar Rp350 sampai Rp500 miliar sampai tahun depan,” kata Stephen.

Selain ekspansi fisik, teknologi terbaru yang akan segera rilis adalah penggunaan full license recognition automated yang terintegrasi langsung dengan aplikasi.

Teknologi perparkiran, CentrePark
CentrePark telah mengaplikasikan sejumlah teknologi terkini di area parkir. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Chris Haryadi, Chief Operating Officer & Acting CFO Centrepark, menjelaskan bahwa teknologi seperti License Plate Recognition (LPR) dan centralized control room adalah kunci efisiensi modern.

“Penerapan automated gate, LPR, parking guidance system, traffic dispatching, control room terpusat, serta layanan cashless dan ticketless menghadirkan proses masuk dan keluar parkir yang lebih tertib, kemudahan dalam mencari ruang parkir, serta pemantauan operasional secara real-time di berbagai lokasi,” jelasnya.

Baca Juga: Dongkrak Konektivitas, Paramount Land Kelola Proyek MRT Lintas Timur-Barat (Kembangan-Balaraja)

Sementara itu, Stephen, menekankan bahwa pengelolaan parkir yang terstruktur berkontribusi pada peningkatan nilai properti serta mendukung kesiapan terhadap adopsi kendaraan listrik.

Risiko Operasional dan Kriteria Lokasi Strategis

Meskipun optimis dengan strategi bisnis Centrepark, perusahaan tetap mewaspadai risiko dalam analisa lokasi yang dapat menghambat performa bisnis.

Tantangan terbesar muncul jika terjadi ketidakterbukaan data trafik dari pihak pemilik lahan (landlord) atau survei yang dilakukan terlalu terburu-buru, sehingga menghasilkan ekspektasi yang tidak realistis.

Risiko utama terletak pada ketidaksesuaian data trafik; jika asumsi bagi hasil didasarkan pada tingkat okupansi yang lebih tinggi dari realita lapangan, hal tersebut akan menjadi beban error yang merugikan pengelola.

Baca Juga: Kulkas Side by Side Midea Hadir Sebagai Solusi Hemat untuk Dapur Elegan

Maket teknologi sistem parkir otomatis dari Centrepark
Manajemen Centrepark menunjukkan maket teknologi smart parking yang menjadi bagian inti dari strategi bisnis Centrepark dalam mengoptimalkan lahan sempit melalui sistem parkir susun elektronik. (Foto: Pius Klobor/PropertiTerkini.com)

Oleh karena itu, Centrepark kini lebih selektif dalam memilih mitra dengan mengedepankan asas keterbukaan dan waktu asesmen yang cukup.

Fokus utama tetap pada lokasi high margin dan high traffic, mulai dari mall, rumah sakit, hingga stasiun kereta api, selama kesepakatan bisnis bersifat fleksibel, adil, dan menguntungkan (cincai, cengkih, cuan).

Dengan pengalaman mengelola 440.000 lebih ruang parkir dan melayani 360 juta lebih transaksi per tahun, Centrepark berkomitmen untuk terus berinovasi.

Baca Juga: AQUA Elektronik 39 Tahun: Strategi Produk Rumah Tangga 2026 di Tengah Perubahan Hunian Modern

Fokus pada fundamental yang kuat dan kepatuhan (compliance) menjadi pondasi utama perusahaan agar tidak hanya menjadi pemimpin pasar, tetapi juga memberikan solusi mobilitas yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

***
Untuk berita santai yang tak kalah serumampir juga kePropertiPlus.com

*** Baca berita lainnya di GoogleNews
——— KONTAK REDAKSI:
Telepon/WA: 0821 2543 0279
Email Redaksi: redaksi@propertiterkini.com
Email Iklan: iklan@propertiterkini.com
ICBT 2025: Pameran Teknologi Pemeliharaan Fasilitas, Smart Building, dan Sustainability

BERITA TERBARU

Demo Half Page