PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Savyavasa menghadirkan dua mahakarya terbaru dari maestro seni Indonesia, Teguh Ostenrik, yang memperkuat identitasnya sebagai hunian mewah berkelanjutan di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Dua instalasi seni berjudul Song of the Flow dan Dance with the Wind ini bukan hanya elemen estetika, tetapi bagian dari pengalaman penghuni yang menyatukan seni, alam, dan filosofi desain berkesadaran.
Baca Juga: Paradise Indonesia Proyeksikan Kinerja Hospitality Menguat Jelang Akhir 2025
Savyavasa sendiri merupakan hasil kolaborasi antara PT Jakarta Setiabudi International Tbk (JSI Group) dan Swire Properties, memperkenalkan karya seni permanen tersebut sebagai representasi komitmen terhadap keberlanjutan dan craftsmanship Indonesia.
Dibangun dari baja corten yang tahan lama, kedua instalasi ini menegaskan slogan Savyavasa, “Crafted in Harmony, Perfected by Nature,” dan dirancang sebagai bagian integral dari lanskap hunian melalui guest experience.
Selama hampir lima dekade, Teguh Ostenrik dikenal sebagai seniman yang menempatkan isu lingkungan sebagai inti karya.
Ia mendirikan Yayasan Terumbu Rupa, gerakan seni untuk memulihkan terumbu karang melalui instalasi patung.
Lulusan Hochschule der Künste (UdK) Berlin ini memadukan teknik Eropa dan sensibilitas Indonesia, menciptakan karya yang berakar kuat pada konteks lokal namun bergaung global.
Baca Juga: Sinar Mas Land Raih 11 Penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Awards 2025
Motif kehidupan laut yang sering muncul dalam karyanya mengingatkan publik akan peran penting samudra sebagai sumber oksigen dan penyangga kehidupan.
Adapun karya seni pertama, Song of the Flow berada ditempatkan di Tower 1. Patung berbentuk pita logam setinggi sekitar lima meter ini menampakkan gestur halus dan mengalir.
Permukaannya menangkap serta memantulkan cahaya berbeda sepanjang hari—dari siang hingga senja, menghadirkan nuansa hangat yang menyatu dengan lanskap air dan hijau.
Sementara Dance with the Wind diletakan di Tower 2, yang berupa tiga bidang logam melengkung menyerupai kain yang terkena hembusan angin.
Komposisinya mengundang pengunjung bergerak memutarinya untuk menemukan ritme visual yang berbeda.
Instalasi ini mengekspresikan harmoni antara seni dan alam, sejalan dengan prinsip desain Savyavasa.
Baca Juga: Kota Podomoro Tenjo Luncurkan Midori at Cluster Mahogany, Hunian Bergaya Jepang Rp270 Jutaan
Chandra Asali, Director JSI Group sekaligus President Director PT Jantra Swarna Dipta, mengatakan bahwa, visi JSI Group selalu berakar pada upaya meningkatkan kualitas hidup perkotaan yang seimbang dengan tanggung jawab lingkungan.
“Kolaborasi dengan Teguh Ostenrik adalah perwujudan komitmen tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Sophie Watson-Swingewood, Vice President Director PT Jantra Swarna Dipta dan Swire Properties Indonesia, menyatakan, ““Savyavasa adalah tentang kemewahan yang bermakna—ruang hijau, privasi, eksklusivitas, dan craftsmanship Indonesia. Kolaborasi ini memperkaya pengalaman sehari-hari para pemilik hunian.”
Teguh Ostenrik menambahkan, “Seni bagi saya adalah jembatan antara tradisi dan modernitas. Saya ingin menciptakan bentuk yang mengundang tafsir, bukan memaksakan makna—karya yang bernafas bersama tempatnya.”
Baca Juga: Aksara Clubhouse Dibuka, Hadirkan Fasilitas Premium untuk Penghuni Aksara Homes Ciputat
Perkuat Identitas Hunian Mewah Berkelanjutan, Savyavasa di Jantung Dharmawangsa

Kehadiran dua mahakarya ini menjadi representasi konkret dari dedikasi Savyavasa dalam mengkurasi lingkungan hunian yang bermakna.
Integrasi seni dan keberlanjutan menjadi pembeda yang memperkuat karakter Savyavasa di pasar hunian mewah Jakarta.
Savyavasa yang bersertifikat Green Mark Gold menawarkan unit berorientasi keluarga berukuran 131–264 m² dengan fasilitas kawasan yang sangat lengkap, seperti 2 hektare ruang hijau, 1 km jogging track, hingga kolam renang, pusat kebugaran, wellness centre (Hammam Spa, cold plunge, infrared sauna).
Fasilitas lainnya, berupa lapangan tenis dan pickleball, klub privat eksklusif, area bermain anak indoor–outdoor, fasilitas ramah hewan peliharaan, kafe, restoran, minimarket, area BBQ, sistem smart-home dan keamanan tingkat lanjut, serta parkir luas dan tertata.
Serah terima hunian mewah ini dijadwalkan akan dilakukan pada akhir 2025, dengan harga pra-penyelesaian yang masih tersedia.
***
Untuk berita santai yang tak kalah seru, mampir juga ke: PropertiPlus.com







